Iptu Rita Yuliana ditunjuk memimpin operasi mengungkap kasus pornografi di sejumlah kelab malam. Untuk melakukan misinya, Rita melakukan penyamaran. Ia pun mengubah penampilannya dari ujung kaki hingga kepala.
Saat itu, Rita bertugas di Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Nusa Tenggara Barat, Unit Pelayanan Perempuan Dan Anak (Unit PPA), periode September 2019 sampai Juli 2020.
Penasaran seperti apa foto-foto penyamaran Iptu Rita dalam membongkar tari striptis di kelab malam ada di NTB? Berikut ulasannya.
Advertisement
Pakai Wig Panjang
Guna menyelesaikan misi, Rita dengan sigap mengubah penampilannya agar mudah masuk ke dalam kelab.
"Saya pakai wig panjang," ungkap Rita yang kini jadi Kasat Lantas Polres Lombok Barat itu.
Advertisement
Penyelidikan Tak Sia-Sia
Setelah melakukan penyelidikan, Rita berfokus pada satu kelab malam yang terindikasi melakukan pelanggaran. Rita dan tim berpura-pura menjadi tamu. Memesan ruang khusus karaoke.
Hasil penyelidikan tidak sia-sia karena malam itu Rita mendapati dua wanita beraksi tanpa busana. Selain dua penari diamankan juga seorang papi. Mereka dijerat Undang-Undang tentang Pornografi.
"Sistem pesannya tidak sembarangan. Satu penari bayarannya Rp3 juta," tuturnya.
Advertisement
Bawakan Daster
Saat melakukan penindakan, Rita juga menyiapkan pakaian untuk para penari. Para pelaku tidak berkutik langsung dibawa ke kantor polisi.
"Kita bawakan daster dan baju dalaman," imbuhnya.
Untuk pria dipanggil Papi, kata Rita, rekeningnya dipakai untuk menampung uang transferan dari tamu.
Advertisement
Praktik Terselubung
Menurut Rita, praktik itu dilakukan secara terselubung. Pihak kelab malam mendapat teguran sangat keras karena sistem pengawasannya tidak berjalan dengan baik.
"Ini dilakukan secara ilegal, pemilik kelab tidak tahu. Si penari ketika dapat orderan menyewa tempat tersebut," tandasnya.
Advertisement
Kini Jadi Kasat Lantas Polres Lombok Barat
Kini polisi berparas cantik itu sudah menjabat sebagai Kasat Lantas Polres Lombok Barat.
Sebagai Kasat Lantas, ia pun selalu bertugas di jalanan. Hampir setiap harinya digunakan untuk mengawasi kondisi lalu lintas baik siang atau pun malam hari.