Hujan Petir Diprediksi Terjadi di Wilayah Jabodetabek Siang ini
Pada akhir pekan ini, tepatnya pada hari Sabtu (27/12/2025), diperkirakan cuaca pagi di Jakarta akan didominasi oleh awan tebal.
Pada akhir pekan ini, tepatnya pada hari Sabtu (27/12/2025), kondisi cuaca di Jakarta diperkirakan akan didominasi oleh awan tebal di pagi hari. Menurut informasi yang dirangkum dari akun sosial media Instagram Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) @infobmkg, malam hari juga akan mengalami keadaan serupa dengan langit yang berawan tebal.
Pada siang hari, masyarakat di Jakarta Selatan dan Jakarta Timur diingatkan untuk waspada terhadap potensi hujan petir, sementara wilayah lain di Ibu Kota hanya akan mengalami hujan ringan.
Di daerah penyangga Jakarta seperti Bekasi, Depok, dan Kota Bogor, cuaca pagi ini juga diprediksi akan hujan dengan intensitas ringan. Pada siang hari, ketiga wilayah tersebut perlu waspada terhadap kemungkinan hujan petir, seperti yang diinformasikan melalui akun Instagram BMKG Jawa Barat @bmkg_jawabarat.
Sementara itu, di Tangerang, Banten, cuaca di pagi dan malam hari diperkirakan berawan, namun siang harinya akan ada hujan ringan yang menyertai.
Berikut adalah rincian prakiraan cuaca untuk Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) yang diambil dari Liputan6.com:
| Kota | Pagi | Siang | Malam |
| Jakarta Barat | Berawan Tebal | Hujan Ringan | Berawan Tebal |
| Jakarta Pusat | Berawan Tebal | Hujan Ringan | Berawan Tebal |
| Jakarta Selatan | Berawan Tebal | Hujan Petir | Berawan Tebal |
| Jakarta Timur | Berawan Tebal | Hujan Petir | Berawan Tebal |
| Jakarta Utara | Berawan Tebal | Hujan Ringan | Berawan Tebal |
| Kepulauan Seribu | Hujan Petir | Hujan Ringan | Berawan Tebal |
| Bekasi | Hujan Ringan | Hujan Petir | Petir |
| Depok | Hujan Ringan | Hujan Petir | Petir |
| Kota Bogor | Hujan Ringan | Hujan Petir | Hujan Ringan |
| Tangerang | Berawan | Hujan Ringan | Berawan |
BMKG Ingatkan Masyarakat Waspada Terhadap Potensi Hujan Lebat di Daerah ini Selama Libur Natal dan Tahun Baru
Sebelum memasuki libur Natal dan tahun baru (Nataru), Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah memprediksi bahwa sebagian besar wilayah Indonesia akan mengalami cuaca berawan hingga hujan ringan dan sedang. Namun, di beberapa daerah tertentu, terdapat kemungkinan terjadinya hujan lebat hingga sangat lebat yang perlu diwaspadai.
Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani, mengingatkan masyarakat untuk selalu memantau informasi cuaca yang dapat berubah sewaktu-waktu serta potensi dampak hidrometeorologi yang mungkin muncul.
"Di tengah perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, BMKG mengimbau masyarakat dan pemangku kepentingan agar tetap tenang namun waspada, serta berhati-hati dalam merencanakan aktivitas, terutama saat melakukan perjalanan darat, laut, dan udara, serta kegiatan luar ruang seperti ibadah, wisata, dan perayaan malam pergantian tahun," ujarnya pada Jumat, 26 Desember 2025.
Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Guswanto, menjelaskan bahwa kondisi cuaca yang terjadi dipengaruhi oleh fenomena La Nina lemah yang disertai dengan Indian Ocean Dipole (IOD) negatif, aliran angin dari Asia, serta suhu muka laut yang relatif hangat di perairan Indonesia. Selain itu, aktifnya gelombang atmosfer seperti Madden Julian Oscillation (MJO), Kelvin, dan Rossby Ekuator juga mendukung pembentukan awan hujan.
Keberadaan Siklon Tropis Grant di Samudra Hindia selatan Bengkulu dan Bibit Siklon Tropis 96S di selatan Nusa Tenggara Barat (NTB) turut memberikan pengaruh tidak langsung berupa perlambatan dan pertemuan angin. Kondisi ini dapat meningkatkan potensi hujan dengan intensitas yang lebih tinggi di beberapa wilayah.
Hati-Hati Terhadap Kemungkinan Hujan Lebat di Daerah ini
Direktur Meteorologi Publik BMKG, Andri Ramdhani, mengungkapkan bahwa antara tanggal 26 hingga 28 Desember 2025, masyarakat harus waspada terhadap kemungkinan hujan lebat hingga sangat lebat yang bisa disertai dengan kilat/petir dan angin kencang.
Wilayah yang berpotensi mengalami fenomena ini meliputi Aceh, Sumatra Utara, Bengkulu, hampir seluruh Pulau Jawa, NTB, Nusa Tenggara Timur (NTT), Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, dan Papua Selatan. Selain itu, potensi angin kencang juga dapat terjadi di Banten, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, NTB, NTT, Sulawesi Selatan, dan Maluku.
Selanjutnya, pada periode 29 Desember 2025 hingga 1 Januari 2026, hujan lebat hingga sangat lebat masih mungkin terjadi di Aceh, Sumatra Utara, Bengkulu, dan Nusa Tenggara Barat, yang disertai dengan potensi angin kencang di beberapa daerah lainnya. Informasi ini disampaikan untuk memberikan gambaran mengenai kondisi cuaca yang bersifat dinamis dan dapat berubah sesuai dengan perkembangan atmosfer terkini.
Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk menyesuaikan rencana perjalanan dan aktivitas mereka dengan situasi cuaca di daerah masing-masing, serta mengenali potensi risiko yang mungkin terjadi. Selain itu, penting untuk terus memantau pembaruan informasi cuaca darat, laut, dan udara melalui saluran resmi BMKG.
Setiap informasi cuaca akan diperbarui secara berkala berdasarkan analisis dan data meteorologi terbaru, demi menjaga keselamatan dan kenyamanan selama libur Nataru.
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4184513/original/094401600_1665147916-hujan_1.jpg)