Advertisement
Proyek BTS 4G Bakti Kominfo yang sempat mangkrak akhirnya diresmikan, Kamis (28/12).
Advertisement
Presiden Jokowi menegaskan masalah korupsi tidak boleh menjadi alasan berhentinya proyek BTS 4G untuk wilayah 3T (Terluar, Terdepan, Tertinggal)
“Biasanya jika sudah ada masalah, apalagi yang namanya korupsi, langsung berhenti proyeknya. Kalau tidak mangkrak, tidak bisa diteruskan,”
Presiden Jokowi dalam pidato penyambutannya dikutip dari YouTube Kominfo TV.
Advertisement
Korupsi yang disinggung di sini adalah korupsi yang melibatkan mantan Menkominfo yang lama, yaitu Johnny G Plate. Mantan Menkominfo ini memang terbukti menjadi tersangka dalam kasus korupsi pembangunan menara BTS 4G dan infrastruktur pendukungnya pada tahun 2020 hingga tahun 2022.
Dalam pidatonya, Presiden Jokowi menyatakan bahwa dia secara khusus menyampaikan kepada Jaksa Agung bahwa sementara persoalan korupsi diselesaikan di wilayah hukum, terjadinya korupsi dalam proyek ini tidak boleh menjadi alasan proyek BTS 4G terhenti.
Ini disebabkan pentingnya keberadaan infrastruktur konektivitas ini bagi bangsa Indonesia terutama di wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, Terluar).
Dengan dikawalnya kasus ini langsung oleh Jaksa Agung, Kementerian Kominfo dapat mengejar penyelesaian proyek ini dengan lebih percaya diri hingga proyek dapat selesai dalam waktu empat bulan lebih sedikit.
Advertisement
Kini, 4.988 proyek BTS 4G telah selesai. Sisa proyek yang belum selesai ada di sekitar 630 lokasi yang berada di Papua.
Presiden mengungkapkan bahwa ketidakselesaian ini disebabkan karena medan yang dihadapi di sana sangatlah sulit, dan keamanannya juga perlu didampingi.
Meski begitu, Presiden menyatakan bahwa Menkominfo Budie Arie Setiadi telah menjanjikan sisa proyek BTS 4G yang belum selesai diharapkan dapat selesai semuanya pada semester I 2024 mendatang.