Advertisement
Asal Usul Jendela Pesawat Berbentuk Oval, Ada Kejadian Tragis di Balik Penemuannya
Ada cerita di balik kenapa jendela pesawat berbentuk oval. Begini asal usulnya.
Advertisement
De Havilland Comet merupakan desain jet komersial awal yang memiliki jendela persegi.
Namun, dalam waktu lima tahun setelah diperkenalkan, tiga Komet mengalami serangkaian kecelakaan tragis dan menewaskan semua penumpang di dalamnya.
Advertisement
Melansir IFLScience & Daily Mail, Senin (13/5), setelah kecelakaan ketiga di 1954, penyelidikan menemukan bahwa retaknya kusen jendela menjadi penyebabnya.
Jendela persegi tersebut tidak mampu menahan tekanan yang meningkat akibat penerbangan di ketinggian.
Hal tersebut membawa pemahaman bahwa jendela persegi tidak cocok untuk menangani tekanan yang terjadi saat terbang di ketinggian.
Meskipun ketinggian menjadi penting dalam penerbangan komersial karena mengurangi hambatan dan membuat penerbangan lebih nyaman, jendela persegi justru mengakibatkan penumpukan tekanan berbahaya di sudut-sudutnya.
Sebaliknya, jendela bundar secara drastis mengurangi risiko peningkatan tekanan.
Dalam sebuah video yang diproduksi oleh Real Engineering, dijelaskan bahwa jendela dengan desain persegi dapat meningkatkan area tekanan dalam kabin selama perjalanan.
Advertisement
Dai Whittingham, Kepala Eksekutif Komite Keselamatan Penerbangan Inggris, menjelaskan bahwa jendela persegi memusatkan tekanan yang dapat menyebabkan kegagalan struktural.
“Sudut persegi memusatkan tekanan dan dapat menyebabkan kegagalan pada struktur. Desainer lebih memilih jendela oval karena mereka bisa mendapatkan area tampilan lebih besar yang sesuai dengan rentang ketinggian duduk penumpang terbesar,”
Dai Whittingham, Kepala Eksekutif Komite Keselamatan Penerbangan Inggris
Advertisement
Advertisement
Perbedaan tekanan di dalam dan di luar pesawat menyebabkan badan pesawat sedikit melebar, kemudian menambah tekanan pada sudut-sudut jendela.
Oleh karena itu, desain jendela yang lebih sesuai dengan kebutuhan dan keamanan penumpang menjadi perhatian utama dalam pengembangan pesawat terbang.
“Bagian tersempit dari oval akan dirancang untuk memastikan kurva tidak menghasilkan tekanan yang tidak aman pada material di sekitarnya.”
Dai Whittingham, Kepala Eksekutif Komite Keselamatan Penerbangan Inggris.
Advertisement