PT Supra Primatama Nusantara atau Biznet menyiapkan sejumlah strategi untuk meningkatkan jumlah pelanggan hingga sekitar 30 persen pada 2026.
Perusahaan menargetkan ekspansi layanan dan penyesuaian harga sebagai langkah utama untuk memperluas jangkauan internet di berbagai wilayah Indonesia.
Senior Manager Marketing Biznet, Adrianto Sulistyo, mengatakan jumlah pelanggan perusahaan pada akhir 2025 telah mendekati 900.000 pelanggan.
Dengan basis tersebut, Biznet menargetkan pertumbuhan pelanggan sekitar 30 persen pada tahun ini.
“Dan tahun ini diharapkan meningkat lagi 30 persen,” ungkap Adrianto dalam media gathering pada Selasa (3/3/2026).
Advertisement
Menurut dia, strategi utama yang dijalankan adalah memperluas jaringan ke wilayah yang masih memiliki tingkat penetrasi internet rendah, khususnya di luar Pulau Jawa.
Ia menjelaskan bahwa ekspansi infrastruktur kini difokuskan ke Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi yang masih dalam tahap pengembangan jaringan.
Selain ekspansi jaringan, Biznet juga melakukan penyesuaian harga layanan di sejumlah daerah yang sensitif terhadap tarif. Langkah ini dinilai penting untuk meningkatkan keterjangkauan layanan internet bagi masyarakat di berbagai daerah.
Adrianto menuturkan perusahaan memang menempatkan pertumbuhan jumlah pelanggan sebagai prioritas utama, meskipun strategi tersebut berpotensi menekan pendapatan rata-rata per pelanggan atau average revenue per user (ARPU).
Menurutnya, Biznet ingin memastikan lebih banyak masyarakat dapat mengakses layanan internet yang layak dan berkualitas. Ia juga menilai selama ini akses internet cepat masih terkonsentrasi di kota-kota besar.
Karena itu, Biznet berupaya memperluas jaringan ke kota lapis kedua dan ketiga guna memperkecil kesenjangan digital di Indonesia.
"Jadi kita fokusnya bagaimana semua orang itu mendapatkan internet yang layak dan baik untuk digunakan lah,” jelasnya.
Sejalan dengan target peningkatan pelanggan, Biznet juga membidik pertumbuhan pendapatan mendekati 30 persen secara tahunan pada 2026.
Perusahaan optimistis tren kinerja positif tersebut dapat berlanjut setelah pada 2025 pendapatan Biznet juga mencatatkan kenaikan hampir 30 persen dibandingkan tahun sebelumnya.