Ilmuwan NASA mencoba mengajukan misi untuk meneliti Uranus. Harus diakui planet ini di mata ilmuwan menarik untuk diteliti. Pasalnya, Uranus memiliki luas permukaan 3,121 miliar mil persegi, planet ini memiliki massa planet terbesar keempat dan radius planet terbesar ketiga di tata surya. Salah satu orang yang tertarik untuk menjelajahi Uranus adalah Kathleen E. Mandt, seorang ilmuwan NASA.
Dilaporkan Giantfreakinrobot, Jumat (24/2), Kathleen berharap dengan menjelajah permukaan Uranus mampu mencari temuan air atau temuan lain di permukaan planet es raksasa tersebut, seperti yang dilakukan NASA sebelumnya saat menjelajah Mars, dimana mereka berhasil mendeteksi keberadaan air dan kristal.
Misi ini diharapkan mampu mengungkap asal-usul planet Uranus, juga berapa lama planet raksasa itu terbentuk dan proses apa yang melahirkan planet besar itu. Penelitian ini juga berusaha melihat seberapa jauh Uranus telah ‘lari’ dari posisi awalnya ia dilahirkan.
Saat ini Voyager 2 merupakan jalan untuk menjelajah Uranus, namun Mandt memberanikan diri mengajukan proposal untuk terjun langsung ke dunia misterius itu. Kini proposal Mandt sedang disurvei sebagai bagian dari survei dekade NASA.
Survei ini merupakan kegiatan tahunan mereka untuk menentukan misi prioritas. Voyager 2 adalah pesawat antariksa yang tak berawak milik Amerika Serikat yang difungsikan untuk mengeksplorasi planet-planet di luar tata surya.
Jika misi ini disetujui, penjelajahan planet es raksasa ini akan mewujudkan mimpi para ilmuwan di masa lalu untuk mengungkap misteri di ruang angkasa. Entah NASA akan setuju untuk menjalani misi ini atau tidak. Namun Uranus bisa saja menjadi kunci untuk membuka misi-misi perjalanan ruang angkasa lainnya.
Reporter Magang: Safira Tiur Margaretha