Kapal Republik Indonesia (KRI) Bima Suci sukses menarik perhatian ribuan masyarakat Sulawesi Utara pada hari terakhir kegiatan Open Ship. Acara yang berlangsung di Dermaga Utama Satrol Koarmada VIII, Bitung, pada Jumat, 18 Juli, ini dipadati oleh pengunjung dari berbagai kalangan. Antusiasme warga terlihat jelas, menunjukkan tingginya minat terhadap dunia kemaritiman.
Kegiatan Open Ship ini diselenggarakan dengan tujuan utama meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap dunia kelautan. Selain itu, program ini juga diharapkan dapat menumbuhkan minat generasi muda untuk mengenal lebih dekat profesi prajurit TNI Angkatan Laut yang penuh dedikasi.
Sejak pertama kali dibuka untuk umum, kapal latih layar kebanggaan milik TNI AL ini tak henti-hentinya menerima kunjungan. Para pengunjung, mulai dari pelajar, mahasiswa, hingga keluarga dan masyarakat umum, berbondong-bondong datang untuk melihat langsung KRI Bima Suci.
Advertisement
Advertisement
Antusiasme Tinggi Masyarakat Sulawesi Utara
Ribuan warga Sulawesi Utara memadati Dermaga Utama Satrol Koarmada VIII, Bitung, untuk menyaksikan langsung kemegahan KRI Bima Suci. Pengunjung memanfaatkan kesempatan langka ini untuk berkeliling kapal, melihat berbagai fasilitas modern, serta memperoleh penjelasan mendalam mengenai sejarah dan fungsi kapal dari prajurit TNI AL yang bertugas.
Berbagai kalangan masyarakat, mulai dari siswa sekolah dasar hingga mahasiswa perguruan tinggi, serta keluarga-keluarga yang membawa anak-anak, menunjukkan minat besar. Mereka berinteraksi langsung dengan prajurit, menambah wawasan berharga tentang kehidupan di matra laut dan pentingnya pertahanan negara.
Kehadiran KRI Bima Suci di Bitung tidak hanya menjadi tontonan menarik, tetapi juga sarana edukasi yang efektif. Kegiatan ini berhasil mempererat hubungan harmonis antara TNI Angkatan Laut dan masyarakat luas, membangun jembatan komunikasi yang kuat.
Advertisement
Advertisement
Memperkuat Semangat Maritim dan Minat Generasi Muda
Komandan Koarmada VIII, Laksamana Muda TNI Dery Triesananto Suhendi, menegaskan bahwa kegiatan Open Ship ini memiliki peran strategis. Tujuannya adalah meningkatkan kecintaan masyarakat pada sektor kemaritiman dan menumbuhkan semangat generasi muda untuk mengenal profesi prajurit TNI Angkatan Laut.
Laksamana Muda TNI Dery Triesananto Suhendi berharap kehadiran KRI Bima Suci dapat memberikan pengalaman yang tak terlupakan bagi masyarakat. Ini juga diharapkan mampu memperkuat semangat kemaritiman di wilayah Sulawesi Utara, yang dikenal sebagai Bumi Nyiur Melambai.
Melalui interaksi langsung di atas kapal, para pengunjung memperoleh wawasan mendalam mengenai kehidupan prajurit matra laut. Mereka juga memahami pentingnya menjaga kedaulatan maritim Indonesia serta peran strategis TNI Angkatan Laut dalam menjaga keamanan wilayah perairan nasional.
Advertisement
Advertisement
KRI Bima Suci: Kapal Latih dan Duta Edukasi
KRI Bima Suci merupakan kapal latih tiang tinggi kebanggaan TNI Angkatan Laut yang memiliki peran vital. Kapal ini secara khusus digunakan sebagai sarana pendidikan dan pelatihan utama bagi para taruna Akademi Angkatan Laut (AAL), mencetak calon-calon pemimpin masa depan di matra laut.
Selain fungsi utamanya sebagai kapal latih, KRI Bima Suci juga berperan ganda sebagai sarana rekreasi edukatif yang sangat diminati. Kegiatan Open Ship membuktikan bahwa kapal ini mampu menarik minat publik secara luas, memberikan pengalaman belajar yang unik.
Pengunjung dapat melihat langsung bagaimana kehidupan sehari-hari prajurit di laut, memahami disiplin dan dedikasi mereka. Selain itu, mereka juga mendapatkan pemahaman yang lebih baik tentang pentingnya pertahanan maritim Indonesia, sekaligus menjadi ajang promosi yang efektif bagi TNI Angkatan Laut.
Advertisement
Sumber: AntaraNews