Pemerintah Indonesia terus berupaya mengakselerasi transformasi digital nasional melalui berbagai inisiatif strategis. Dalam langkah terbaru, Indonesia secara aktif mengundang perusahaan teknologi terkemuka asal Tiongkok untuk memperkuat kerja sama di sektor digital. Upaya ini diharapkan dapat memanfaatkan keahlian global guna mendukung visi digital Indonesia.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memimpin langsung inisiatif ini dengan mengadakan pertemuan penting. Ia mengundang dua raksasa teknologi, Huawei dan ByteDance, untuk berkolaborasi lebih erat. Pertemuan tersebut bertujuan memanfaatkan kapabilitas kelas dunia mereka dalam infrastruktur telekomunikasi, komputasi awan, kecerdasan buatan (AI), dan platform digital populer.
Agenda diplomasi ekonomi ini berlangsung di sela-sela kunjungan kerja Menko Airlangga ke Shanghai, Tiongkok. Kunjungan tersebut juga bertepatan dengan penandatanganan perjanjian pembentukan World Artificial Intelligence Cooperation Organization (WAICO) pada Kamis, 16 Juli.
Advertisement
Advertisement
Peran Huawei dalam Infrastruktur dan AI Nasional
Dalam pertemuan dengan Huawei, Menko Airlangga menegaskan posisi perusahaan tersebut sebagai mitra strategis. Huawei dinilai memiliki potensi besar untuk mempercepat transformasi digital di Indonesia. Perusahaan ini dikenal dengan kapabilitas kelas dunianya dalam infrastruktur telekomunikasi, komputasi awan, dan kecerdasan buatan.
Diskusi antara pemerintah Indonesia dan Huawei mencakup empat area kerja sama utama. Pertama, investasi dalam infrastruktur AI dan komputasi awan. Kedua, penguatan ekosistem talenta digital dan keamanan siber. Ketiga, percepatan digitalisasi layanan pemerintah dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Keempat, implementasi solusi energi hijau di pusat data.
Indonesia, sebagai salah satu anggota pendiri World Artificial Intelligence Cooperation Organization (WAICO), berkomitmen untuk memastikan kemajuan nyata dalam kerja sama teknologi. Menko Airlangga menekankan bahwa dengan kapabilitasnya di bidang AI, telekomunikasi, dan komputasi awan, Huawei adalah mitra strategis vital. Kemitraan ini sangat penting dalam mendukung transformasi digital nasional Indonesia.
Advertisement
Advertisement
ByteDance dan Pengembangan Ekonomi Digital Inklusif
Sementara itu, dalam pertemuan dengan ByteDance, Menko Airlangga menyampaikan apresiasi atas investasi strategis dan komitmen jangka panjang perusahaan di Indonesia. Kontribusi ByteDance, terutama melalui Tokopedia dan TikTok Shop, telah memperkuat ekosistem perdagangan digital nasional. Kehadiran ByteDance tidak hanya memperkuat ekosistem ekonomi digital, tetapi juga menciptakan peluang lebih luas bagi jutaan UMKM untuk tumbuh melalui platform digital dan perdagangan lintas batas.
Pemerintah Indonesia juga berupaya memperluas kolaborasi dengan ByteDance untuk membantu produk UMKM lokal menjangkau pasar internasional yang lebih luas. Hal ini sejalan dengan visi pemerintah untuk meningkatkan daya saing produk dalam negeri di kancah global.
Lebih lanjut, Menko Airlangga mengundang ByteDance untuk menjajaki kerja sama di bidang kecerdasan buatan. Area yang diusulkan meliputi Large Language Models (LLM), pembelajaran mesin, dan AI generatif. Indonesia memiliki pasar digital yang masif, talenta digital yang terus berkembang, dan komitmen kuat untuk membangun ekosistem AI yang inklusif.
Advertisement
Menko Airlangga juga mengajak ByteDance untuk mengeksplorasi peluang pendirian pusat penelitian AI di Indonesia. Selain itu, kerja sama dalam pengembangan talenta digital dan inovasi yang dapat menguntungkan kedua negara juga menjadi fokus. Inisiatif ini diharapkan dapat mendorong inovasi dan menciptakan ekosistem digital yang lebih dinamis di Indonesia.
Sumber: AntaraNews