Edukasi Lingkungan Pertamina Patra Niaga: Program Sekar Tingkatkan Literasi Siswa Pesisir Medan

Pertamina Patra Niaga melalui program Sekolah Kawasan Pesisir (Sekar) menggelar edukasi lingkungan di pesisir Medan, membekali siswa dengan pengetahuan dan praktik langsung pelestarian lingkungan. Inisiatif ini bertujuan meningkatkan literasi serta kepedu

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Edukasi Lingkungan Pertamina Patra Niaga: Program Sekar Tingkatkan Literasi Siswa Pesisir Medan
Pertamina Patra Niaga melalui program Sekolah Kawasan Pesisir (Sekar) menggelar edukasi lingkungan di pesisir Medan, membekali siswa dengan pengetahuan dan praktik langsung pelestarian lingkungan. Inisiatif ini bertujuan meningkatkan literasi serta kepedu (AntaraNews)

PT Pertamina Patra Niaga baru-baru ini meluncurkan inisiatif edukasi lingkungan di wilayah pesisir Kota Medan, Sumatera Utara. Program ini dikenal sebagai Sekolah Kawasan Pesisir atau Sekar. Tujuannya adalah untuk meningkatkan kesadaran serta kepedulian siswa terhadap pelestarian ekosistem pesisir.

Kegiatan edukasi lingkungan Pertamina Patra Niaga ini berpusat di SD Negeri 068426, yang terletak di Kelurahan Nelayan Indah, Kecamatan Medan Labuhan. Lokasi ini dipilih strategis untuk menjangkau komunitas yang paling dekat dengan lingkungan pesisir. Inisiatif ini menandai komitmen perusahaan dalam mendukung keberlanjutan lingkungan.

Melalui pendekatan learning by doing, program Sekar membekali para siswa dengan pengetahuan praktis. Mereka diajak langsung untuk mengelola sampah, memilah organik dan anorganik, serta memanfaatkan rumah kompos. Selain itu, siswa juga dilibatkan dalam kegiatan daur ulang, penanaman vegetasi, dan aksi bersih lingkungan.

Meningkatkan Literasi Lingkungan dengan Pendekatan Praktis

Pertamina Patra Niaga, melalui VP Corporate Communications Kitty Andhora, menegaskan bahwa program Sekar dirancang untuk meningkatkan literasi lingkungan. Program ini secara khusus menargetkan siswa sekolah dasar di kawasan pesisir. Pendekatan ini diharapkan dapat menanamkan pemahaman mendalam tentang pentingnya menjaga lingkungan.

Para siswa tidak hanya diberikan teori, tetapi juga praktik langsung mengenai berbagai aspek pengelolaan lingkungan. Mereka belajar cara memilah sampah yang benar dan bagaimana sampah organik dapat diubah menjadi kompos. Edukasi ini juga mencakup pemanfaatan limbah menjadi produk daur ulang yang bernilai.

Sebanyak 20 siswa perwakilan dari kelas IV, V, dan VI terlibat langsung dalam pelatihan penggunaan rumah kompos. Harapannya, pengetahuan ini dapat disebarkan kepada 497 siswa lainnya dan 26 tenaga pendidik di sekolah tersebut. Dengan demikian, manfaat edukasi lingkungan Pertamina Patra Niaga ini dapat dirasakan secara lebih luas.

Kolaborasi Multi Pihak untuk Lingkungan Berkelanjutan

Pelaksanaan program Sekar mendapat dukungan penuh dari berbagai pemangku kepentingan di tingkat lokal. Pengawas Sekolah Kecamatan Medan Labuhan, Kelurahan Nelayan Indah, serta Kecamatan Medan Labuhan turut berkontribusi. Kolaborasi ini menunjukkan sinergi yang kuat antara sektor swasta dan pemerintah daerah.

Kitty Andhora menekankan bahwa kolaborasi semacam ini sangat penting untuk membangun budaya peduli lingkungan yang berkelanjutan. Keterlibatan berbagai pihak memastikan program tidak hanya berjalan efektif tetapi juga memiliki dampak jangka panjang. Ini menciptakan ekosistem yang mendukung pelestarian lingkungan pesisir.

Kepala SD Negeri 068426, Nurhayati, menyampaikan apresiasi tinggi atas program ini. Beliau menyatakan bahwa siswa kini lebih memahami cara memilah sampah dan mengolahnya menjadi karya kreatif. Contohnya, mereka berhasil membuat hiasan dinding berbentuk kupu-kupu dari bahan daur ulang.

Nurhayati berharap program edukasi lingkungan Pertamina Patra Niaga ini dapat terus berlanjut. Tujuannya agar semakin banyak siswa yang memiliki kepedulian terhadap lingkungan sejak usia dini. Hal ini penting untuk membentuk generasi penerus yang bertanggung jawab.

Investasi Masa Depan melalui Pendidikan Dini dan Energi Terbarukan

Pertamina Patra Niaga meyakini bahwa pendidikan lingkungan sejak usia dini adalah investasi krusial. Ini bertujuan untuk menciptakan generasi yang peduli terhadap keberlanjutan lingkungan. Program Sekar tidak hanya mengedukasi, tetapi juga membangun kebiasaan positif melalui praktik langsung.

Siswa didorong untuk menjadi agen perubahan di lingkungan sekolah, keluarga, dan masyarakat pesisir. Mereka belajar mengurangi pencemaran dan memahami pentingnya menjaga ekosistem pesisir. Upaya ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk memberikan manfaat berkelanjutan.

Selain edukasi, program ini juga didukung oleh pemanfaatan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di lingkungan sekolah. PLTS ini mampu menghemat biaya listrik sekitar Rp150.000 per bulan. Pemasangan PLTS juga berfungsi sebagai sumber listrik cadangan saat terjadi pemadaman.

Melalui berbagai kegiatan ini, Pertamina Patra Niaga menunjukkan komitmennya. Mereka berupaya menghadirkan lingkungan yang lebih bersih dan lestari. Ini sejalan dengan visi perusahaan untuk mendukung pembangunan berkelanjutan di Indonesia.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi