Imbas anak krakatau erupsi, Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) ditutup sementara karena sebaran abu vulkanik. Pelita Air mencatat 41 penerbangan terganggu dan sekitar 5.337 penumpang terdampak.
Penutupan dimulai pukul 01.30 WIB dan diinformasikan berlanjut hingga sekitar pukul 13.30 WIB pada Minggu (6/9/2026).
Direktur Utama Pelita Air, Faik Fahmi, menyebut gangguan terutama terjadi pada rute domestik dari dan menuju Jakarta, serta satu rute internasional Jakarta–Singapura.
"Keselamatan penumpang dan awak pesawat tetap menjadi prioritas utama kami. Berdasarkan data sementara periode 5–6 September 2026, terdapat 41 penerbangan Pelita Air yang terdampak dengan sekitar 5.337 penumpang," ujar Faik, Minggu (6/9/2026).
"Kami memahami ketidaknyamanan ini. Pelita Air terus berkoordinasi dengan pihak bandara dan otoritas terkait untuk memberikan pelayanan terbaik serta penanganan bagi seluruh penumpang terdampak," tambahnya.
Advertisement
209 Penerbangan Terganggu di Soetta Imbas Anak Krakatau Erupsi
Kementerian Perhubungan melaporkan total 209 pergerakan penerbangan terdampak selama penghentian operasional Bandara Soekarno-Hatta pada Minggu (6/9/2026).
Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub, Lukman F. Laisa, menyatakan kebijakan ini diambil setelah asesmen keselamatan terkait sebaran abu vulkanik.
"Berdasarkan NOTAM penutupan wilayah udara awal periode 01.30–09.30 WIB saja, sudah tercatat 209 pergerakan penerbangan yang terdampak," kata Lukman.
Untuk rute domestik, gangguan terbanyak terjadi pada tujuan Makassar (UPG) dengan 16 pergerakan pesawat. Di rute internasional, tujuan Singapura (SIN) paling terdampak dengan 11 pergerakan.
Penanganan status penerbangan internasional meliputi 16 pembatalan, 7 penundaan, dan 5 penjadwalan ulang. Rute yang ikut terdampak antara lain Singapura, Hong Kong, Sydney, Seoul, Doha, Amsterdam, dan Kuala Lumpur.
Adapun untuk rute domestik tercatat 4 pembatalan dan 1 penerbangan yang dialihkan (divert) pada rute Lampung, Denpasar, dan Surabaya.
"Fokus utama seluruh petugas bandara dan maskapai saat ini adalah memberikan informasi berkala, menyediakan ruang tunggu, serta memastikan penanganan penumpang berjalan sesuai prosedur," tegas Lukman.
Advertisement
170 Pesawat RON di Apron Soetta Dipastikan Aman
Pengelola bandara menyebut seluruh pesawat yang parkir menginap (Remain Over Night/RON) berada dalam kondisi aman dari paparan abu vulkanik.
Hingga Minggu (6/9/2026) pagi, sebanyak 170 pesawat disiagakan di area apron Bandara Soekarno-Hatta.
Rinciannya, 66 pesawat berada di Terminal 1, 51 pesawat di Terminal 2, 49 pesawat di Terminal 3, serta 4 pesawat di area terminal kargo.