Berbagai masalah kerap menimpa smartphone paling premium dari Samsung yakni Galaxy S20 Ultra. Setelah masalah performa Exynos dan autofocus kamera yang tidak berfungsi, kali ini masalah belum berhenti.
Pasalnya, sejumlah pengguna Galaxy S20 Ultra membanjiri forum Samsung US Community yang melaporkan kaca pelindung kamera belakang Galaxy S20 Ultra pecah.
Anehnya, sebagaimana dikutip dari laman Gizmochina via Tekno Liputan6.com, pecahnya kaca pelindung kamera Galaxy S20 Ultra ini karena alasan tidak jelas.
Para pengguna melaporkan masalah ini sejak perangkat mulai dikirimkan kepada mereka.
Kebanyakan pengguna yang mengeluh perangkat Galaxy S20 Ultra rusak mengklaim telah memakaikan case (pelindung) berkualitas bagus. Selain itu, perangkat juga diklaim tidak pernah terjatuh sebelumnya.
Advertisement
Sejumlah pengguna menyebut, sebelum kaca pelindung kamera pecah, kaca mengalami baret halus seukuran rambut. Hal ini pun memperburuk kemampuan zooming kamera.
Sementara, sejumlah pengguna lainnya menyebut, kaca kamera itu pecah begitu saja hingga berlubang. Samsung belum menanggapi masalah ini karena tampaknya keluhan hanya terjadi pada beberapa pengguna.
Dengan begitu, sejumlah pengguna harus merogoh uang untuk memperbaiki kaca pelindung kamera Galaxy S20 Ultra.
Para pengguna yang menggunakan Samsung Premium Care akan dikenakan biaya servis sebesar USD 100 alias Rp 1,6 jutaan dengan kurs dolar saat ini.
Sementara, mereka yang tidak ikut program Samsung Premium Care akan dikenakan biaya servis USD 400 atau sekitar Rp 5,9 jutaan.
Tentunya jumlah tersebut cukup besar jika harus melakukan penggantian. Di sisi lain, harga Galaxy S20 Ultra sendiri sudah lebih dari USD 1.400 yang jika dikurskan mencapai Rp20 jutaan.
Sumber: Liputan6.com
Reporter: Agustin Setyo Wardani