Andai saja uji coba balon internet milik Google yang bekerja sama dengan tiga operator selular seperti Telkomsel, XL, dan Indosat Ooredoo berhasil dan melakukan kerja sama lebih mendalam, bagaimana nasib Smartfren untuk menjangkau ke wilayah-wilayah rural? Jawabannya, tak perlu khawatir.
Informasi itu seperti yang diutarakan oleh VP Special Project Network Smartfren, Munir SP. Menurutnya, anak usaha Sinar Mas Group itu sudah melakukan serangkaian rencana strategi yang matang manakala balon internet Google berhasil ujicoba dan mulai melakukan komersialisasi.
"Sebetulnya, kami itu sudah mempunyai master plan secara nasional untuk melakukan pemerataan di wilayah yang sifatnya rural-rural area," ujarnya kepada awak media di Tasikmalaya saat acara drive tes uji jaringan Smartfren Garut dan Tasikmalaya, Jumat (26/2).
Salah satu strategi dalam master plan tersebut adalah bekerja sama dengan penyelenggara satelit, misalnya PT Pasifik Satelite Nusantara (PSN). Dengan cara itu, dirinya yakin wilayah-wilayah rural dapat terjangkau Smartfren. Maka dari itu, ia merasakan keberadaan balon internet Google manakala dikomersialisasi tak akan menjadikan pihaknya kalang kabut lantaran persoalan jangkauan di wilayah rural area.
"Kita bisa saja, kalau itu diadakan (balon internet Google), kita bisa menggunakan sistem-sistem satelit. Dan itu juga udah ada di dalam master plan kita secara nasional. Sementara ini, kami yakin itu bisa menambah semarak kompetisi. Dengan adanya itu, kita akan tergerak untuk menjadi yang lebih baik. Terbukti saat ini, kita anggap sudah cukup leading soal coverage LTE. Kita udah di depan dan udah mendahului yang lain," tuturnya.