Jika Melihat Kamera Ini di Toilet, Bisa Jadi Bukan Buat Memata-matai
Kamera ini menganalisis tinja pengguna menggunakan kecerdasan buatan untuk memberikan informasi terkait kondisi pencernaan dan hidrasi.
Sebuah startup asal Texas bernama Throne tengah menjadi perbincangan setelah mengembangkan kamera yang bisa dipasang di toilet dan mengambil gambar tinja pengguna.
"Throne menggunakan kamera yang menghadap ke bawah untuk merekam video selama setiap kunjungan ke toilet," tulis perusahaan teknologi yang berbasis di Austin ini di situs web mereka.
Meskipun teknologi ini terdengar seperti candaan, Throne dirancang untuk memantau kesehatan pencernaan pengguna. Alat ini dengan mudah dipasang di bibir toilet dan akan mengambil video dari tinja pengguna.
Setelahnya, kecerdasan buatan yang telah dilatih oleh dokter akan menganalisis tinja dan memberikan informasi terkait kondisi pencernaan serta hidrasi pengguna.
Data hasil analisis ini, bersama dengan rekomendasi kesehatan yang dipersonalisasi, akan tersedia melalui aplikasi smartphone yang mendampingi perangkat tersebut.
Menurut laporan TechCrunch via NYPost, Jumat (25/10), Throne mencari penanda kesehatan pada tinja serta nuansa dalam urin untuk menentukan tingkat hidrasi pengguna. Secara lebih luas, memantau pergerakan usus dapat memberikan wawasan berharga tentang kesehatan pencernaan dan penyerapan nutrisi, serta menjadi tanda awal untuk berbagai kondisi seperti perdarahan gastrointestinal.
"Ini adalah cara yang hemat biaya dan tidak invasif untuk memantau kesehatan secara keseluruhan. Bagi individu dengan penyakit gastrointestinal kronis, pemantauan tinja merupakan bagian penting dari manajemen kesehatan yang berkelanjutan,” tulis dalam website resminya.
Meski demikian, penggunaan kamera di toilet tentu menimbulkan kekhawatiran terkait privasi. Throne menyadari bahwa informasi kesehatan ini sangat pribadi. Perusahaan menekankan bahwa mereka hanya merekam isi mangkuk toilet dan data yang tidak relevan akan dihapus secara otomatis menggunakan teknologi pengenalan gambar.
Pengguna juga dapat meminta akses penuh ke data yang dikumpulkan, dan perusahaan akan menghapus semua informasi sesuai permintaan. Semua data yang dikumpulkan juga dianonimkan untuk memastikan tidak ada data yang dapat dilacak kembali ke pengguna aslinya.
Kamera toilet Throne dijual seharga USD499, namun saat ini tersedia dengan harga USD299 bagi yang ingin membeli lebih awal.