Sebuah tim yang dipimpin ahli astronomi, Arthur Briaud dari Pusat Penelitian Ilmiah Nasional Prancis, membuka fakta terbaru tentang inti Bulan.
Fakta terbaru ini membuat wawasan baru mengenai kandungan inti pada Bulan. Lantas, apa hasil dari penelitian itu?
Advertisement
“Hasil kami mempertanyakan evolusi medan magnet Bulan berkat demonstrasi keberadaan inti dalam dan mendukung pembalikan mantel global," ujar Briaud dikutip dari Indy100, Jumat (6/10).
Teknik penelitian yang digunakan meliputi analisis gelombang akustik yang dihasilkan oleh gempa di permukaan Bulan.
Memang, investigasi komposisi interior benda-benda langit paling efektif dilakukan melalui data seismik.
Melalui gelombang akustik ini, tim ilmuwan dapat memahami lebih lanjut tentang komposisi dan sifat materi di dalam Bulan.
Advertisement
Sebagaimana diketahui, perdebatan panjang tidak selesai-selesai mengenai apakah inti Bulan itu cair atau padat.
Namun berdasarkan data seismik telah dikumpulkan sejak lama dalam misi Apollo.
Tetapi resolusinya masih terlalu rendah untuk menentukan bagaimana keadaan dari inti bagian dalam Bulan.
Advertisement
Mereka kemudian menyusun karakteristik Bulan dengan tipe inti yang berbeda-beda untuk menentukan tipe mana yang paling cocok dengan data observasi yang telah ada.
Hasilnya menarik. Bukan hanya mereka memastikan fakta bahwa inti Bulan itu padat.
Tetapi, mereka juga menemukan bahwa material yang lebih padat jatuh ke pusat Bulan, dan material yang kurang padat naik ke permukaan.
Aktivitas ini dapat menjadi penjelasan bagi keberadaan unsur-unsur tertentu di wilayah vulkanik Bulan.