Eropa Pertimbangkan Blokir Jaringan 5G Huawei

Selasa, 5 Februari 2019 14:00 Reporter : Fauzan Jamaludin
Eropa Pertimbangkan Blokir Jaringan 5G Huawei Huawei. © androidauthority.com

Merdeka.com - Tudingan sebagai mata-mata pemerintah Tiongkok membuat bisnis Huawei terkendala di beberapa negara. Kali ini, perusahaan juga terancam tidak akan bisa menjual peralatan jaringan 5G di wilayah Eropa.

Dikutip dari Reuters via Liputan6.com, Selasa (5/2), sejumlah sumber di Brussel, Belgia, mengatakan bahwa Komisi Eropa sedang mempertimbangkan pemblokiran secara de facto terhadap peralatan jaringan 5G Huawei untuk jaringan seluler di Uni Eropa. Pertimbangan ini dilakukan berdasarkan masalah keamanan.

Kekhawatiran terhadap isu keamanan ini sudah ditunjukkan oleh Eropa sejak beberapa waktu lalu. Vice President Komisi Eropa, Andrus Ansip, pada tahun lalu mengatakan bahwa Uni Eropa harus mengkhawatirkan soal Huawei dan perusahaan-perusahaan Tiongkok lain terkait risiko terhadap industri dan keamanan.

"Apakah kita harus mengkhawatirkan tentang Huawei atau perusahaan-perusahaan Tiongkok lain? Ya, saya pikir kita harus khawatir soal mereka," ungkap Ansip di Brussel, sehari setelah pimpinan keuangan Huawei, Meng Wanzhou, ditangkap di Kanada.

Huawei sendiri telah berulang kali menyatakan produk-produknya tidak dijadikan alat spionase oleh pemerintah Tiongkok. Kendati demikian, bantahan itu tidak berhasil menepis tudingan tersebut.

Sumber: Liputan6.com

Reporter: Andina Librianty [faz]

Topik berita Terkait:
  1. Huawei
  2. Jakarta
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini