Penampakan WN China Saat Ditangkap Imigrasi Buntut Tombak dan Masak Penyu

WN China isinial WS itu sedang menjalani pemeriksaan di Imigrasi Sorong.

Devira Prastiwi
Oleh Devira Prastiwi - Reporter
Penampakan WN China Saat Ditangkap Imigrasi Buntut Tombak dan Masak Penyu
WNA tombak penyu di Raja Ampat lalu dikonsumi (Foto: Tangkapan layar IG urban.hikers)

Viral video dugaan penombakan penyu oleh warga negara asing (WNA) asal China berinisial WS di Raja Ampat. Kasus ini semakin disorot karena penyu yang ditombak kabarnya dimasak dan disantap.

Pihak Imigrasi bergerak cepat mengamankan WS yang hendak meninggalkan Indonesia melalui Makassar.

"Warga negara Tiongkok berinisial WS yang diduga melakukan spearfishing ilegal di Raja Ampat berhasil diamankan petugas Imigrasi Makassar saat hendak keluar Indonesia melalui Makassar," ujar Direktur Jenderal (Dirjen) Imigrasi Hendarsam Marantoko kepada Liputan6.com yang juga telah diunggah melalui akun sosial media Instagram miliknya, Selasa (16/9/2026).

WS disebut sebagai instruktur selam asal China yang terekam membawa speargun dan mengarahkannya ke seekor penyu di sekitar terumbu karang Raja Ampat.

Coba Kabur Lewat Makassar

Hendarsam menegaskan, WS bisa berpindah tempat tetapi tidak lepas dari pemantauan keimigrasian yang berlangsung sejak awal.

"Sejak awal pergerakan WS telah terpantau melalui sistem informasi pelayanan penumpang atau SIPP dan yang bersangkutan dimasukkan ke dalam daftar of interest atau SOI, ketika terdeteksi akan meninggalkan Indonesia melalui Makassar, petugas langsung melakukan pengamanan," papar dia.

"Ini menunjukkan bahwa pengawasan keimigrasian hari ini tidak hanya mengandalkan pemeriksaan di lapangan, sistem kita bekerja, data kita terhubung, dan pergerakan orang asing yang menjadi perhatian dapat langsung kita pantau," sambung dia.

Diperiksa di Imigrasi Sorong

Setelah diamankan, WS akan diproses lebih lanjut oleh Kantor Imigrasi Sorong. Hendarsam memastikan langkah ini ditempuh sesuai ketentuan yang berlaku.

"WS selanjutnya akan dibawa kembali ke kantor Imigrasi Sorong untuk menjalani pemeriksaan lebih mendalam dan proses lebih lanjut sesuai ketentuan yang berlaku," kata dia.

Di sisi lain, Hendarsam mengingatkan bahwa Indonesia terbuka bagi siapa pun yang datang dengan itikad baik. Namun setiap orang asing wajib menghormati hukum dan kedaulatan negara.

"Tapi jangan pernah menganggap keramahan Indonesia sebagai suatu kelemahan. Warga negara asing yang datang ke Indonesia wajib menghormati hukum, alam, dan kedaulatan negara kita yang sejalan dengan semangat Imigrasi untuk Rakyat," tutup Hendarsam.

Foto dan Video 'WNA Bunuh Penyu' Viral

Sebelumnya, beredar foto dan video di Instagram yang memperlihatkan seorang WNA melakukan penyelaman di perairan Raja Ampat, disertai keterangan yang menyoroti dugaan perburuan penyu.

"Dalam rekaman tersebut, seorang instruktur selam asal China terlihat membawa speargun dan mengarahkannya ke seekor penyu di sekitar terumbu karang. Dugaan kejadian itu dilaporkan berlangsung di kawasan Piaynemo pada 9–11 September 2026," tulis akun @bndct.id.

Kasus ini makin menjadi perhatian usai beredar dokumentasi yang diduga menunjukkan penyu tersebut telah mati dan dimasak.

"Pemerintah Kabupaten Raja Ampat menyebut dokumentasi foto, video, serta bukti pendukung lainnya telah dilampirkan dalam laporan kepada pihak terkait. Namun, keterkaitan seluruh dokumentasi tersebut masih harus dibuktikan melalui penyelidikan resmi," tulis akun @bndct.id.

"WNA yang disebut dalam laporan sebagai Wei Shang kemudian dikabarkan diamankan di Makassar untuk menjalani proses lebih lanjut. Masyarakat adat dan pemerintah daerah mendorong agar kasus ini ditangani secara transparan, mengingat pentingnya perlindungan ekosistem laut Raja Ampat," tutupnya.

Rekomendasi