Begini Gambaran Rumah Sederhana Ibu Isaac Newton
Ini isi peralatan rumah ibu Isaac Newton yang ditemukan kembali arkeolog.
Para arkeolog di Inggris baru-baru ini berhasil menemukan sisa-sisa rumah abad ke-17 yang pernah menjadi tempat tinggal ibu Isaac Newton.
Lokasinya tak jauh dari pohon apel legendaris di Woolsthorpe Manor, Lincolnshire—tempat yang selama ini dikaitkan dengan lahirnya teori gravitasi.
Penemuan ini diumumkan oleh National Trust, lembaga pelestarian warisan budaya Inggris. Dalam penggalian, mereka menemukan beragam benda sehari-hari yang memberi gambaran baru tentang kehidupan keluarga Newton.
Apa saja?
Mengutip FoxNews, Senin (8/9), Isaac Newton lahir dan besar di Woolsthorpe Manor. Namun, ia tidak selalu tinggal bersama sang ibu, Hannah Ayscough.
Setelah ayah Newton meninggal, Hannah menikah lagi dengan seorang vikaris dan meninggalkan Newton kecil untuk dibesarkan kakek-neneknya.
Baru setelah suami keduanya wafat, Hannah membangun rumah sendiri di sebelah Woolsthorpe Manor. Di situlah ia tinggal bersama anak-anaknya dari pernikahan kedua. Rumah sederhana itu diyakini hancur akibat kebakaran pada awal 1800-an. Kni, lebih dari dua abad kemudian, sisa-sisanya akhirnya ditemukan.
Potret Kehidupan Keluarga
Dalam pencarian lokasi rumah itu, para arkeolog menemukan puing bangunan dan sejumlah artefak menarik. Layaknya rumah yakni bidal, jarum, kancing, hingga tulang hewan dengan bekas penyembelihan.
Mereka juga menemukan peralatan makan khas abad ke-17 dari Staffordshire. Kendi Bellarmine bergambar wajah timbul, serta jetton—kepingan kecil yang biasa dipakai untuk berjudi atau menghitung.
“Benda-benda ini adalah jendela nyata ke dalam kehidupan rumah tangga keluarga Newton,” ujar Rosalind Buck, arkeolog National Trust.
“Kita bisa membayangkan Hannah dan keluarganya makan menggunakan peralatan Staffordshire atau menuang minuman dari kendi berukir megah itu," tambahnya.
Dekat Tapi Berjarak
Allan King dari National Trust menambahkan, meski Newton tidak tinggal di rumah tersebut, lokasinya begitu dekat dengan Woolsthorpe Manor sehingga kemungkinan besar ia sering berkunjung.
“Ia mungkin kerap makan bersama keluarganya di sana,” katanya.
Bayangkan suasana Hannah dan anak-anaknya sibuk menjahit atau memperbaiki pakaian, mungkin ada anggota keluarga lain yang asyik bermain jetton di meja kayu. Kehidupan khas keluarga yang sederhana.
Proyek penggalian ini sendiri memakan waktu lima tahun, sejak National Trust membeli lahan di sebelah Woolsthorpe Manor pada 2020.
Sketsa lama dari tahun 1797 dan survei arkeologi oleh Universitas Leicester turut membantu memastikan lokasi tepat rumah itu.
Artefak yang ditemukan rencananya akan dipamerkan di Woolsthorpe Manor tahun depan, memberi kesempatan bagi publik untuk melihat sisi lain dari kehidupan pribadi Newton—bukan hanya legenda pohon apelnya, tapi juga kisah rumah sederhana sang ibu yang akhirnya kembali ke permukaan sejarah.