Bencana Sumatra

25 Juli 2024

Berita Utama

Berita Terbaru

Berita Utama Lainnya

{{caption}}
Pertamina Dinilai Sigap Tangani Bencana Sumatra: DPR: Pak Dirut di WA Tengah Malam Tetap Jawab

Anggota Komisi VI DPR, Darmadi Durianto mengatakan, cepatnya respons BUMN tersebut, tidak lepas dari kepemimpinan Dirut Pertamina.

{{caption}}
Mendagri: Ratusan Pasar Rakyat di Sumatra Mulai Beroperasi Usai Bencana Banjir

Mendagri Tito Karnavian mengakui bahwa belum semua pasar rakyat beroperasi secara optimal.

{{caption}}
Update BNPB: Mayoritas Wilayah Terdampak Bencana Sumatra Masuk Fase Pemulihan

Dari 52 kabupaten kota terdampak di Sumatera, tinggal dua kabupaten yang menetapkan atau melanjutkan status tanggap darurat.

{{caption}}
Mendagri: Semua Akses Jalan Nasional di Aceh Hingga Sumbar Sudah Pulih

Tito juga memastikan bahwa masyarakat dapat kembali menjalani kehidupan normal, seiring dengan berkurangnya jumlah pengungsi.

{{caption}}
Menkes Kagum, Banyak Masyarakat Bantu Pengadaan Alat Puskesmas Terdampak Bencana Sumatra

"Masyarakat tuh banyak sekali yang mau bantu. Rakyat Indonesia luar biasa," ungkap Menkes Budi.

{{caption}}
Mendagri Tito Perkirakan Butuh Waktu 2 Hingga 3 Tahun Wilayah Terdampak Bencana Sumatra Kembali Normal

Normal yang dimaksud Mendagri Tito itu adalah pembangunan infrastruktur secara permanen.

{{caption}}
Dua Bulan Usai Dihantam Bencana, Begini Proses Pemulihan di Wilayah Sumatra

Prabowo meminta perkembangan pemulihan di wilayah terdampak bencana dilakukan berkala.

{{caption}}
Alat Medis di Faskes Terdampak Bencana Sumatra, 412 Ambulans Rusak

Kemenkes telah memiliki daftar kebutuhan alat kesehatan di rumah sakit dan puskesmas terdampak.

{{caption}}
11 Wilayah Sumatra Terdampak Bencana Masih Butuh Atensi, Terbanyak di Aceh

Dari total 52 kabupaten/kota yang mengalami bencana di tiga provinsi, sebanyak 37 daerah atau 70 persen, telah pulih dalam waktu sekitar dua bulan.

{{caption}}
Kasatgas Tito Ungkap Pemulihan Pascabencana Sumatera Capai Progres Signifikan

Kemenkeu telah menyalurkan anggaran sebesar Rp4,7 triliun kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana untuk mendukung pemulihan pascabencana.