Terungkap! 8 Manfaat Kesehatan Tertawa yang Jarang Diketahui: Lebih dari Sekadar Hilangkan Stres!
Tertawa bukan hanya sekadar ekspresi bahagia, tapi juga kunci kesehatan! Simak 8 manfaat kesehatan tertawa yang didukung penelitian ilmiah.
Siapa sangka, tertawa bukan hanya sekadar respons terhadap humor, tapi juga memiliki dampak signifikan bagi kesehatan fisik dan mental? Penelitian ilmiah modern telah mengungkap berbagai manfaat kesehatan tertawa yang mungkin belum banyak diketahui. Dari mengurangi stres hingga meningkatkan sistem kekebalan tubuh, tertawa adalah 'obat' alami yang ampuh dan menyenangkan.
Menurut Leslie Finlay, MPA, dalam artikelnya di The Healthy, sains telah menemukan bahwa tertawa benar-benar merupakan obat yang ampuh untuk tubuh dan otak—dan kemungkinan juga menangkal penyakit. Jadi, mari kita telaah lebih dalam mengapa tertawa itu penting dan bagaimana kita bisa lebih sering melakukannya.
Sebuah studi yang dipublikasikan di jurnal Cerebral Cortex pada April 2020 menunjukkan bahwa tertawa memainkan peran penting bagi bayi untuk membentuk ikatan sosial, memahami emosi, mengembangkan kapasitas memori, dan membentuk jalur saraf penting di otak. Tertawa juga penting untuk perkembangan fisik anak, seperti membangun otot dan kekuatan tubuh bagian atas.
Tertawa Redakan Stres dan Kecemasan
Tertawa adalah cara yang baik untuk menghilangkan stres. Tertawa menyebabkan otot-otot kita berkontraksi dan rileks, menenangkan kita secara fisiologis mirip dengan teknik penghilang stres seperti relaksasi otot progresif. Steven Sultanoff, PhD, seorang psikolog klinis berlisensi dan profesor di Pepperdine University yang telah mempelajari efek kesehatan dari tawa dan humor selama 35 tahun, mengatakan bahwa pengurangan stres ini terjadi karena tertawa menurunkan kortisol, hormon stres.
Penelitian menunjukkan bahwa tertawa menekan hormon yang berhubungan dengan stres dan kecemasan, tetapi juga meningkatkan bahan kimia seperti endorfin, serotonin, dan dopamin—semua terkait dengan kebahagiaan, kesenangan, dan ketahanan terhadap stres. Dalam sebuah studi tahun 2021 yang meneliti kesehatan mental selama pandemi, ditemukan bahwa tertawa secara signifikan mengurangi hormon stres dan meningkatkan hormon kebahagiaan.
"Secara biokimiawi, tertawa mengurangi stres," kata Dr. Sultanoff.
Tertawa Tingkatkan Kesehatan Mental dan Kognitif
Mengelola stres adalah jalan penting untuk kesehatan mental yang lebih baik. Tertawa melangkah lebih jauh dalam meningkatkan kesehatan kognitif dan mental. Brian King, PhD, seorang ahli saraf, psikolog, komedian stand-up, dan penulis The Art of Taking It Easy, mengatakan bahwa memproses humor dan meresponsnya melalui tawa menghasilkan sejumlah besar aktivitas otak.
Dr. King menambahkan bahwa khususnya, tertawa meningkatkan aktivitas di wilayah frontal kiri. Aktivitas ini meningkatkan fungsi kognitif yang sehat. Sebuah studi tahun 2015 di Korea menemukan bahwa tertawa secara teratur dapat membantu mengatur kadar neurotransmiter di otak, mirip dengan cara kerja antidepresan.
"Memproses humor dan meresponsnya melalui tawa sebenarnya menghasilkan sejumlah besar aktivitas otak," ujar Dr. King.
Tertawa Kurangi Sensasi Nyeri dan Ketidaknyamanan
Menurut penelitian di Current Research in Physiology, tertawa adalah penghilang rasa sakit alami. Dr. Sultanoff mengatakan bahwa efek ini didokumentasikan dengan baik dalam penelitian lain, juga—salah satunya menggunakan air es: “[Para ilmuwan] meminta seseorang memasukkan tangan mereka ke dalam air es sampai mereka tidak tahan lagi,” katanya. Kemudian para peserta ditempatkan dalam situasi yang membuat mereka tertawa. “Setelah itu, mereka memasukkan kembali tangan mereka ke dalam air es dan dapat menahan tangan mereka di dalam air es secara signifikan lebih lama setelah tertawa.”
Endorfin yang dilepaskan saat tertawa berperan sebagai pereda nyeri alami. Efek ini telah dibuktikan dalam berbagai penelitian, di mana partisipan yang tertawa mampu menahan rasa sakit lebih lama dibandingkan sebelum tertawa.
"Setelah tertawa, mereka memasukkan kembali tangan mereka ke dalam air es dan dapat menahan tangan mereka di dalam air es secara signifikan lebih lama," jelas Dr. Sultanoff.
Tertawa Sama dengan Olahraga Ringan
Tertawa melibatkan banyak otot, tidak hanya di wajah tetapi juga di inti tubuh. Bayangkan semua perilaku lain yang kita lakukan saat kita tertawa, seperti bertepuk tangan atau menghentakkan kaki. Ini adalah latihan. Penelitian dari International Journal of Obesity menemukan bahwa hanya 10 hingga 15 menit tertawa membakar hingga 40 kalori, mirip dengan berjalan cepat.
Studi lain dari BMC Geriatrics menunjukkan bahwa orang yang berpartisipasi dalam program yoga tawa selama 12 minggu mengalami peningkatan berat badan dan metrik BMI yang signifikan, serta mengalami tingkat stres dan kesejahteraan umum yang lebih baik.
"Pikirkan otot-otot yang dibutuhkan untuk menghasilkan tawa—tidak hanya di wajah Anda tetapi juga inti tubuh Anda," kata Dr. King.
Tertawa Perkuat Paru-Paru
Humor telah terbukti meningkatkan kapasitas paru-paru dan memompa tubuh Anda dengan udara kaya oksigen, menurut penelitian dari Journal of Aging. Tertawa meningkatkan pelepasan immunoglobulin A (IGA), antibodi utama yang melindungi Anda dari penyakit dan sangat penting dalam melawan penyakit pernapasan bagian atas.
Tertawa membantu meningkatkan kapasitas paru-paru dan asupan oksigen ke dalam tubuh. Hal ini sangat penting untuk menjaga kesehatan sistem pernapasan dan mencegah penyakit.
"Tertawa meningkatkan pelepasan immunoglobulin A (IGA), antibodi utama yang melindungi Anda dari penyakit," jelas Dr. Sultanoff.
Tertawa Tingkatkan Kekebalan Tubuh
Tertawa meningkatkan efektivitas sel-sel tertentu dalam sistem kekebalan tubuh kita. Penelitian Journal of Aging mencatat bahwa setelah tertawa, kadar sel-sel kekebalan ini meningkat selama 12 jam. Karena stres sering mengurangi efektivitas sistem kekebalan tubuh kita, dengan membantu mengelola stres, tertawa membantu menjaga sistem kekebalan tubuh kita secara keseluruhan tetap berfungsi.
Dengan mengurangi stres dan meningkatkan produksi antibodi, tertawa membantu memperkuat sistem kekebalan tubuh dan melindungi kita dari berbagai penyakit.
"Dengan membantu mengelola stres, tertawa membantu menjaga sistem kekebalan tubuh kita secara keseluruhan tetap berfungsi," kata Dr. King.
Tertawa Tingkatkan Kesehatan Jantung
Sebuah tinjauan studi yang diterbitkan dalam HUMOR menemukan bahwa semakin banyak Anda tertawa, semakin rendah risiko Anda terkena penyakit jantung. Tertawa mengoksigenasi darah Anda, meningkatkan sirkulasi, menurunkan tekanan darah Anda, dan meningkatkan variabilitas detak jantung (ukuran yang terkait dengan ketahanan stres yang lebih besar, kesehatan mental yang lebih baik, dan kesehatan jantung yang lebih kuat).
Tertawa membantu menjaga kesehatan jantung dengan meningkatkan sirkulasi darah, menurunkan tekanan darah, dan mengurangi risiko penyakit jantung.
"Semakin banyak Anda tertawa, semakin rendah risiko Anda terkena penyakit jantung," demikian hasil tinjauan studi dalam HUMOR.
Tertawa Tingkatkan Kesehatan Usus
Para peneliti masih menjajaki efek fisiologis tawa pada tubuh—tetapi, kita dapat membuat beberapa ekstrapolasi yang menarik. Misalnya, kita memiliki banyak penelitian yang menunjukkan bahwa kecemasan kronis dan kemarahan kronis terkait dengan sindrom iritasi usus besar dan masalah pencernaan lainnya. Anda tentu dapat berpendapat bahwa selera humor—dengan mengurangi stres emosional dan emosi yang menyusahkan—dapat mengurangi masalah fisik ini [terkait dengan kemarahan atau kecemasan].
Meskipun penelitian lebih lanjut masih diperlukan, ada indikasi bahwa tertawa dapat membantu mengurangi masalah pencernaan yang disebabkan oleh stres dan emosi negatif.
"Anda tentu dapat berpendapat bahwa selera humor—dengan mengurangi stres emosional dan emosi yang menyusahkan—dapat mengurangi masalah fisik ini [terkait dengan kemarahan atau kecemasan]," kata Dr. Sultanoff.
Jadi, tertawa secara teratur bukan hanya kemewahan, tetapi penting untuk hidup sehat. Temukan cara untuk memasukkan lebih banyak tawa ke dalam hidup Anda, baik itu menonton film komedi, menghabiskan waktu bersama teman-teman yang lucu, atau sekadar menertawakan diri sendiri.