Bagi banyak wanita, vibrator telah menjadi sahabat setia dalam meraih kenikmatan seksual. Meski demikian, timbul pertanyaan, apakah terlalu sering menggunakan vibrator dapat membuat alat kelamin tidak peka?
Advertisement
Aimee Eyvazzadeh, seorang dokter kandungan, memberikan pandangan bahwa kondisi ini, disebut desensitisasi, mungkin terjadi jika penggunaan terlalu berlebihan.
amun, seberapa seriuskah masalah ini? Mari kita telaah bersama.
Advertisement
Desensitisasi: Mitos atau Fakta?
Desensitisasi, atau ketidakpekaan, merupakan hal yang normal dan tidak perlu dikhawatirkan. Menurut Eyvazzadeh, penggunaan vibrator pada posisi, frekuensi, atau tekanan yang sama setiap kali melakukan masturbasi dapat membuat otak dan tubuh terbiasa dengan jenis rangsangan tertentu. Hal ini bisa membuat alat kelamin menjadi kurang peka terhadap sentuhan lain.
Advertisement
Namun, perlu dicatat bahwa desensitisasi sifatnya sementara dan tidak sama dengan kerusakan saraf yang memerlukan perhatian medis.
Jadi, jika Anda merasa kesulitan mencapai orgasme tanpa vibrator, tidak perlu khawatir. Menggunakan vibrator dengan bijak tidak akan merusak alat kelamin.
Advertisement
"Jika pengguna vibrator biasa berhubungan seks atau masturbasi tanpa vibrator dan menyadari bahwa mereka lebih sulit mencapai orgasme, maka mereka harus menggunakannya," kata Eyvazzadeh.
Advertisement
Istirahat Sejenak dari Vibrator
Jika Anda merindukan sensasi saat pertama kali menggunakan vibrator, Aimee Eyvazzadeh menyarankan untuk mengambil istirahat sejenak.
Cobalah menggunakan pengaturan yang lebih rendah atau eksplorasi area yang berbeda. Ini dapat membantu membatalkan pengkondisian tubuh terhadap jenis rangsangan tertentu.
Menurut peneliti seks Zhana Vrangalova, ujung-ujung saraf di area genital bisa menjadi terbiasa dengan getaran yang tinggi dan cepat. Oleh karena itu, mengubah pola getaran atau intensitas dapat membantu mengembalikan kepekaan alat kelamin terhadap berbagai jenis sentuhan.
Advertisement
Advertisement
Tips Memilih Vibrator yang Baik
Sebelum terjun ke dunia vibrator, ada beberapa tips yang perlu diperhatikan untuk memilih alat yang sesuai dengan kebutuhan dan aman digunakan.
Advertisement
1. Perhatikan Masa Berlaku dan Kualitas Vibrator: Pilih vibrator berkualitas premium dengan masa berlaku yang panjang dan garansi. Hal ini penting untuk memastikan daya tahan dan keamanan penggunaan dalam jangka waktu yang lama.
2. Perhatikan Bahan Pembuatannya: Hindari vibrator yang mengandung bahan kimia phthalates, yang dapat meningkatkan risiko kemandulan. Pastikan bahan pembuatannya lembut, tahan lama, dan mudah dibersihkan.
3. Vibrator dengan Aroma: Hindari vibrator dengan wangi yang terlalu menyengat, karena penggunaan parfum dalam produk dapat membahayakan kesehatan.
4. Bentuk Desain Vibrator: Pilih alat dengan desain yang aman, lembut, dan mudah dibersihkan. Hal ini penting untuk kenyamanan dan keamanan penggunaan.
Advertisement
5. Mudah Dilepas: Pastikan vibrator dapat dilepas dengan mudah untuk keamanan tambahan. Kemudahan melepaskan alat dapat menjadi pertimbangan penting dalam situasi darurat.
Advertisement
Cara Aman Menggunakan Vibrator
Selain memilih vibrator yang baik, cara penggunaan yang aman juga perlu diperhatikan. Berikut beberapa tips untuk menjaga kebersihan dan keamanan saat menggunakan vibrator:
Advertisement
1. Bersihkan Secara Rutin: Cuci vibrator sebelum dan setelah digunakan menggunakan cairan pembersih khusus atau air hangat dan sabun ringan.
2. Hindari Peminjaman: Jangan meminjamkan vibrator kepada orang lain untuk menghindari risiko penularan penyakit menular seksual.
Advertisement
3. Gunakan Kondom: Untuk keamanan tambahan, gunakan kondom saat berhubungan intim dengan vibrator. Ganti kondom setiap kali ingin menggunakan vibrator lagi.
4. Ganti Vibrator yang Lama: Jika alat berbahan karet atau gel, gantilah vibrator setelah satu tahun penggunaan untuk mencegah kumpulan bakteri dan risiko penyakit.
Advertisement
Alat Bantu Seksual dalam Hubungan
Terakhir, perlu diingat bahwa alat bantu seksual, termasuk vibrator, dapat menjadi pelengkap yang menyenangkan dalam hubungan intim. Menggunakan alat bantu tidak hanya untuk meraih kenikmatan pribadi tetapi juga dapat menjadi cara baru untuk memperkaya sesi intim bersama pasangan.
Advertisement
Sebagai penutup, mari kita renungkan kata-kata Aimee Eyvazzadeh, "Alat bantu seksual terkadang diperlukan untuk membantu hubungan intim menjadi lebih berwarna."
Advertisement
Demikianlah pembahasan mengenai penggunaan vibrator dan beberapa tips untuk pemilihan dan penggunaan yang aman.
Semoga informasi ini dapat membantu Anda dalam menjaga kesehatan dan keamanan saat mengeksplorasi keintiman seksual.