Waktu tidur sudah tiba, tetapi pikiran justru sibuk memikirkan banyak hal. Mulai dari pekerjaan yang belum selesai, rencana untuk esok hari, hingga berbagai hal kecil yang tiba-tiba terlintas bisa membuat mata tak kunjung terpejam.
Jika sering terjadi, kondisi ini tentu dapat membuat waktu istirahat terasa kurang maksimal. Salah satu langkah yang bisa dilakukan adalah mulai menciptakan rutinitas malam yang lebih nyaman agar tubuh dan pikiran punya waktu untuk beralih dari kesibukan sehari-hari menuju waktu istirahat.
Pikiran Masih Sibuk, Tidur pun Jadi Tak Mudah
Sepanjang hari, pikiran terbiasa bekerja mengikuti berbagai aktivitas. Mulai dari menyelesaikan pekerjaan, membalas pesan, mengejar deadline, sampai menyusun agenda untuk hari berikutnya. Masalahnya, kesibukan tersebut terkadang seolah ikut terbawa hingga ke tempat tidur.
Kondisi ini tergambar dalam studi kualitatif Kantar Exploring Consumer Needs terhadap 75 responden. Studi tersebut menemukan fenomena tired but wired, yaitu kondisi ketika tubuh sudah sangat lelah tetapi otak masih aktif memikirkan tugas atau pekerjaan. Sejumlah responden juga mengaku gelisah, bolak-balik mencari posisi nyaman, hingga mengalami tidur yang terasa kurang nyenyak.
Tubuh yang lelah ternyata memang tidak selalu berarti pikiran otomatis siap beristirahat. Inilah mengapa berbagai hal yang memenuhi kepala menjelang malam dapat menjadi salah satu penyebab susah tidur yang perlu diperhatikan.
Namun, sesekali susah tidur karena masih memikirkan pekerjaan atau agenda esok hari tidak serta-merta menunjukkan seseorang mengalami insomnia. Saat mencari informasi mengenai apa itu insomnia, penting untuk memperhatikan bukan hanya sulit terlelap, tetapi juga seberapa sering dan seberapa besar gangguan tidur memengaruhi keseharian. Secara umum, insomnia adalah gangguan tidur yang dapat ditandai dengan kesulitan memulai atau mempertahankan tidur. Jika keluhan terus berulang dan mengganggu aktivitas, pemeriksaan dengan tenaga kesehatan dapat menjadi langkah yang tepat.
Ciptakan Rutinitas Malam yang Lebih Nyaman
Setelah pikiran bekerja sepanjang hari, memberikan waktu transisi sebelum tidur bisa menjadi bagian dari cara mengatasi susah tidur. Jadi, alih-alih masih berkutat dengan pekerjaan lalu langsung mencoba memejamkan mata, coba sisihkan waktu untuk perlahan menurunkan tempo aktivitas.
Mulailah dari hal sederhana. Rapikan meja kerja sebagai tanda aktivitas hari itu telah selesai, redupkan pencahayaan kamar, letakkan ponsel lebih jauh dari tempat tidur, atau pilih aktivitas santai yang kamu sukai. Membaca buku, mendengarkan musik yang menenangkan, mandi air hangat, hingga melakukan peregangan ringan bisa menjadi bagian dari rutinitas malam.
Kondisi tubuh juga jangan diabaikan. Aktivitas sepanjang hari bisa membuat badan terasa capek dan pegal. Studi Kantar Exploring Consumer Needs menunjukkan pegal linu dan nyeri sendi dimaknai responden sebagai salah satu sinyal tubuh ketika mengalami kelelahan. Kelelahan fisik dan mental pun dapat saling berkaitan, sehingga membuat waktu untuk recovery semakin dibutuhkan.
Ketika rasa tidak nyaman mulai mengganggu waktu istirahat, sebagian orang mungkin mencari obat pegal linu. Begitu pula saat mata sulit terpejam, pencarian mengenai obat susah tidur mungkin mulai dilakukan. Namun, jangan lupa untuk tetap memperhatikan kebiasaan sehari-hari dan membangun rutinitas yang membantu tubuh maupun pikiran lebih siap memasuki waktu istirahat.
Tolak Linu Sleep Bisa Jadi Teman Rutinitas Sebelum Tidur
Rutinitas malam yang nyaman juga bisa dilengkapi dengan Tolak Linu Sleep, terutama ketika badan terasa pegal sekaligus mengalami gangguan tidur. Pilihan herbal ini memadukan kandungan yang membantu menjawab kedua kebutuhan tersebut.
Lihat postingan ini di Instagram
Tolak Linu Sleep mengandung cabe Jawa yang membantu meredakan pegal linu serta biji pala yang membantu merilekskan otot kaku. Dengan tubuh yang terasa lebih nyaman, kamu pun bisa mempersiapkan diri untuk memasuki waktu istirahat setelah menjalani aktivitas sepanjang hari.
Formulanya juga dilengkapi valerian yang membantu mempercepat waktu tidur serta passion flower yang membantu menenangkan pikiran, menurunkan kecemasan, dan mencegah siklus tidur yang gelisah.
Kebutuhan mendapatkan waktu tidur yang cukup sendiri masih menjadi tantangan bagi sebagian masyarakat Indonesia. Survei YouGov pada Desember 2023 yang dikutip Katadata menunjukkan 51% responden Indonesia terbiasa tidur enam jam atau kurang setiap hari. Sementara itu, sebanyak 73% responden menganggap waktu tidur ideal berada pada kisaran 7-9 jam sehari.
Karena itu, ketika malam tiba, coba jadikan waktu sebelum tidur sebagai kesempatan untuk benar-benar mengakhiri kesibukan hari itu. Jauhkan sejenak pekerjaan dan berbagai distraksi, buat tubuh lebih rileks, lalu nikmati waktu istirahat dengan lebih nyaman.
Lengkapi rutinitas malammu bersama Tolak Linu Sleep untuk bantu wujudkan tidur nyenyak, badan enak. Waktunya siapkan Tolak Linu Sleep di rumah dengan beli langsung di toko terdekat dan apotek modern. Kamu juga bisa beli secara online melalui www.sidomunculstore.com serta Sido Muncul Official Store di berbagai marketplace favorit.