Bikin Lesu dan Cepat Lapar, Hindari 9 Makanan Ini saat Sarapan

Tak semua menu sarapan memberikan efek yang baik bagi tubuh. Beberapa makanan, meski terasa enak di lidah, justru membuat kita merasa lapar & lesu setelahnya.

Ruli Ananda Putri
Oleh Ruli Ananda Putri - Reporter
Bikin Lesu dan Cepat Lapar, Hindari 9 Makanan Ini saat Sarapan
Bikin Lesu dan Cepat Lapar, Hindari 9 Makanan Ini saat Sarapan (Merdeka.com)

Sarapan pagi adalah langkah penting untuk memulai hari dengan energi dan semangat. Namun, tak semua makanan sarapan memberikan efek yang baik bagi tubuh. Beberapa makanan, meskipun terasa enak di lidah, justru membuat kita merasa lapar dan lesu setelah mengonsumsinya.

Cari Makanan dengan Kandungan Protein dan Serat
Dok. Istimewa

Saat sarapan, sangat disarankan untuk memilih makanan yang mengandung protein dan serat. Protein membantu kita tetap kenyang lebih lama, mengurangi kadar hormon lapar dan nafsu makan.

Di sisi lain, makanan tinggi serat membutuhkan waktu lebih lama untuk dicerna, membuat perut kenyang lebih lama dan mencegah ngemil atau mengonsumsi kalori berlebih.

Makanan Sarapan yang Perlu Dihindari
© 2023 merdeka.com

Menurut informasi dari Eat This Not That, ada beberapa makanan sarapan yang sebaiknya dihindari agar kita dapat merasakan manfaat sarapan yang sehat dan penuh energi. Berikut adalah daftarnya:

1. Donat: Tinggi Gula dan Lemak yang Membuat Lesu
Dok. Istimewa

Donat, meskipun menjadi favorit sarapan bagi banyak orang, tinggi gula dan lemak. 

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Menurut USDA, donat rata-rata berlapis coklat mengandung sekitar 18 gram gula dan 17 gram lemak, yang dapat meningkatkan kemungkinan kelesuan akibat lonjakan gula darah.

2. Sereal Manis: Penyebab Lapar dan Lesu karena Kandungan Gula Tinggi
Dok. Istimewa

Sereal sarapan yang manis seringkali membuat kita merasa lapar dan lesu karena kandungan gulanya yang tinggi. Ahli nutrisi Trista Best menjelaskan bahwa kurangnya protein dan serat pada sereal dapat menyebabkan lonjakan cepat gula darah yang diikuti penurunan berat badan, membuat kita lelah dan ingin makan lebih banyak.

3. Muffin: Hindari Makanan Antiribet yang Tidak Kenyangkan
Dok. Istimewa

Ahli nutrisi Lisa Young, PhD, RDN, mengingatkan bahwa meskipun terdengar sehat, muffin yang dibeli di toko sebenarnya tidak jauh berbeda dengan cupcake.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Muffin cenderung terdiri dari biji-bijian olahan dan tambahan gula tanpa kandungan serat yang cukup untuk membuat kita merasa kenyang.

4. Wafel: Tanpa Nutrisi, Cepat Lapar Setelah Sarapan
Dok. Istimewa

Wafel bukan pilihan yang tepat untuk sarapan karena tidak memiliki nilai gizi apa pun. 

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Meskipun mengandung 4 gram protein, wafel juga mengandung 30 gram karbohidrat dan kurang dari 1 gram serat, membuat protein tersebut tidak cukup untuk mengimbangi dampak negatif sarapan wafel.

5. Roti Bagel: Tidak Membuat Kenyang dengan Kandungan Karbohidrat Tinggi
Dok. Istimewa

Meski terlihat seperti donat, roti bagel memiliki kandungan nutrisi yang kurang memuaskan.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Dengan hanya mengandung 9 gram protein dan 2 gram serat, namun mengandung 53 gram karbohidrat, roti bagel tidak memberikan cukup protein dan serat yang dibutuhkan untuk membuat kita merasa kenyang.

6. Protein Bar: Memberikan Dorongan Energi Cepat Tanpa Kandungan Nutrisi
Dok. Istimewa

Bar manis sering membuat kita merasa tidak puas dan lapar setelahnya karena tingginya kandungan gula.

Trista Best menjelaskan bahwa bar manis seringkali mengandung gula rafinasi dan memiliki nilai gizi minimal, sehingga tidak cukup untuk mempertahankan energi dan kesehatan.

Biskuit yang dicelup kopi atau teh bisa memberikan rasa kenyang sementara, tetapi kandungan karbohidrat tinggi (41 gram) dan rendah serat (hanya 1 gram) membuatnya tidak memberikan nutrisi yang cukup.

Biskuit dapat menyebabkan lonjakan gula darah dan membuat kita merasa lesu di pagi hari.

8. Roti Panggang dengan Mentega: Tambahkan Nutrisi pada Roti Panggang
Dok. Istimewa

Roti panggang dapat menjadi pilihan sarapan yang baik jika dikombinasikan dengan serat, protein, lemak sehat, atau antioksidan. Namun, menambahkan sedikit mentega pada roti panggang tidak akan membuat kita merasa kenyang di perut.

9. Yoghurt Manis: Pilih Yogurt dengan Kandungan Protein Tinggi
Dok. Istimewa

Yogurt tertentu yang tinggi protein dan rendah gula cocok untuk membuat kita merasa kenyang. Namun, banyak yogurt supermarket rendah protein dan tinggi gula.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Yogurt yang dianggap sehat dan dibuat dari buah asli seringkali mengandung 13 gram tambahan gula dan hanya 5 gram protein, yang tidak cukup untuk menjaga energi sepanjang pagi.

Sarapan yang sehat dan mengenyangkan adalah kunci untuk memulai hari dengan baik.

Hindari makanan-makanan yang dapat membuat lapar dan lesu setelah sarapan.

Pilihlah makanan yang mengandung protein dan serat untuk menjaga energi dan rasa kenyang sepanjang pagi. 

Ingatlah bahwa kebiasaan sarapan yang baik membawa dampak positif pada kesehatan dan kinerja tubuh kita sepanjang hari.
© 2023 merdeka.com
Rekomendasi