Sarapan pagi adalah langkah penting untuk memulai hari dengan energi dan semangat. Namun, tak semua makanan sarapan memberikan efek yang baik bagi tubuh. Beberapa makanan, meskipun terasa enak di lidah, justru membuat kita merasa lapar dan lesu setelah mengonsumsinya.
Advertisement
Saat sarapan, sangat disarankan untuk memilih makanan yang mengandung protein dan serat. Protein membantu kita tetap kenyang lebih lama, mengurangi kadar hormon lapar dan nafsu makan.
Advertisement
Di sisi lain, makanan tinggi serat membutuhkan waktu lebih lama untuk dicerna, membuat perut kenyang lebih lama dan mencegah ngemil atau mengonsumsi kalori berlebih.
Advertisement
Menurut informasi dari Eat This Not That, ada beberapa makanan sarapan yang sebaiknya dihindari agar kita dapat merasakan manfaat sarapan yang sehat dan penuh energi. Berikut adalah daftarnya:
Advertisement
Donat, meskipun menjadi favorit sarapan bagi banyak orang, tinggi gula dan lemak.
Menurut USDA, donat rata-rata berlapis coklat mengandung sekitar 18 gram gula dan 17 gram lemak, yang dapat meningkatkan kemungkinan kelesuan akibat lonjakan gula darah.
Advertisement
Sereal sarapan yang manis seringkali membuat kita merasa lapar dan lesu karena kandungan gulanya yang tinggi. Ahli nutrisi Trista Best menjelaskan bahwa kurangnya protein dan serat pada sereal dapat menyebabkan lonjakan cepat gula darah yang diikuti penurunan berat badan, membuat kita lelah dan ingin makan lebih banyak.
Advertisement
Ahli nutrisi Lisa Young, PhD, RDN, mengingatkan bahwa meskipun terdengar sehat, muffin yang dibeli di toko sebenarnya tidak jauh berbeda dengan cupcake.
Muffin cenderung terdiri dari biji-bijian olahan dan tambahan gula tanpa kandungan serat yang cukup untuk membuat kita merasa kenyang.
Advertisement
Wafel bukan pilihan yang tepat untuk sarapan karena tidak memiliki nilai gizi apa pun.
Meskipun mengandung 4 gram protein, wafel juga mengandung 30 gram karbohidrat dan kurang dari 1 gram serat, membuat protein tersebut tidak cukup untuk mengimbangi dampak negatif sarapan wafel.
Advertisement
Meski terlihat seperti donat, roti bagel memiliki kandungan nutrisi yang kurang memuaskan.
Dengan hanya mengandung 9 gram protein dan 2 gram serat, namun mengandung 53 gram karbohidrat, roti bagel tidak memberikan cukup protein dan serat yang dibutuhkan untuk membuat kita merasa kenyang.
Advertisement
Bar manis sering membuat kita merasa tidak puas dan lapar setelahnya karena tingginya kandungan gula.
Trista Best menjelaskan bahwa bar manis seringkali mengandung gula rafinasi dan memiliki nilai gizi minimal, sehingga tidak cukup untuk mempertahankan energi dan kesehatan.
Advertisement
Biskuit yang dicelup kopi atau teh bisa memberikan rasa kenyang sementara, tetapi kandungan karbohidrat tinggi (41 gram) dan rendah serat (hanya 1 gram) membuatnya tidak memberikan nutrisi yang cukup.
Biskuit dapat menyebabkan lonjakan gula darah dan membuat kita merasa lesu di pagi hari.
Advertisement
Roti panggang dapat menjadi pilihan sarapan yang baik jika dikombinasikan dengan serat, protein, lemak sehat, atau antioksidan. Namun, menambahkan sedikit mentega pada roti panggang tidak akan membuat kita merasa kenyang di perut.
Advertisement
Yogurt tertentu yang tinggi protein dan rendah gula cocok untuk membuat kita merasa kenyang. Namun, banyak yogurt supermarket rendah protein dan tinggi gula.
Yogurt yang dianggap sehat dan dibuat dari buah asli seringkali mengandung 13 gram tambahan gula dan hanya 5 gram protein, yang tidak cukup untuk menjaga energi sepanjang pagi.
Sarapan yang sehat dan mengenyangkan adalah kunci untuk memulai hari dengan baik.
Hindari makanan-makanan yang dapat membuat lapar dan lesu setelah sarapan.
Pilihlah makanan yang mengandung protein dan serat untuk menjaga energi dan rasa kenyang sepanjang pagi.
Advertisement
Advertisement