Kurang Gula Bisa Munculkan Gejala Serupa Stroke, Kenali 7 Kondisi Kesehatan Ini

Sejumlah kondisi kesehatan bisa memunculkan gejala serupa stroke.

Rizky Wahyu Permana
Oleh Rizky Wahyu Permana - Reporter
Kurang Gula Bisa Munculkan Gejala Serupa Stroke, Kenali 7 Kondisi Kesehatan Ini
Kurang Gula Bisa Munculkan Gejala Serupa Stroke, Kenali 7 Kondisi Kesehatan Ini (Merdeka.com)

Stroke cenderung memiliki gejala yang khas seperti bicara cadel, rasa lemas, mati rasa di satu sisi tubuh, serta masalah pengelihatan. Walau begitu, hal ini ternyata tak terbatas hanya terjadi pada gejala stroke saja.

Stroke terjadi ketika pasokan darah ke otak terhalang, baik oleh pembekuan darah atau pecahnya pembuluh darah. Hal ini menyebabkan sel-sel otak mati sehingga sejumlah bagian tubuh kehilangan fungsinya.

Walau begitu, sejumlah kondisi lain juga bisa memunculkan gejala serupa stroke. Gejala serupa stroke ini antara lain:

- Bicara cadel
- Kebingungan
- Sakit kepala
- Pusing
- Kelemahan atau mati rasa
- Muntah

"Mimic stroke merupakan istilah yang menggambarkan kondisi yang muncul dengan gejala mirip stroke, tetapi tidak ada bukti kerusakan neurologis atau jaringan otak,"

"Mimic stroke merupakan istilah yang menggambarkan kondisi yang muncul dengan gejala mirip stroke, tetapi tidak ada bukti kerusakan neurologis atau jaringan otak,"
Dok. Istimewa

kata Saima Zafar, MD, kardiolog di Texas Health Presbyterian Hospital Kaufman dilansir dari Livestrong.

Sejumlah kondisi kesehatan bisa muncul secara tiba-tiba dengan kondisi serupa stroke. Dilansir dari Livestrong, berikut sejumlah gejala umum yang kerap dianggap sebagai stroke.

Gangguan Keseimbangan

Gangguan Keseimbangan
Dok. Istimewa

Masalah keseimbangan dapat terjadi ketika sensor keseimbangan di telinga mengalami masalah dalam mengirim sinyal ke otak. Hal ini dapat membuat seseorang merasa pusing atau kehilangan orientasi, penglihatan kabur, atau bahkan menyebabkan mereka tersandung atau jatuh. Lebih lanjut hal ini juga bisa menyebabkan rasa cemas dan mual.

Cara Atasi Gangguan Keseimbangan

Dilansir dari Johns Hopkins Medicine, pengobatan gangguan keseimbangan akan tergantung pada penyebabnya. Jika itu disebabkan oleh infeksi, dokter kemungkinan akan meresepkan antibiotik. Jika itu masalah telinga dalam atau cedera otak, kombinasi terapi okupasi dan fisik mungkin akan dilakukan.

Kejang

Kejang
Dok. Istimewa

Kejang merupakan masalah kesehatan yang kerap dikaitkan dengan stroke. Menurut Mayo Clinic, kejang biasanya disebabkan oleh gangguan otak epilepsi, tetapi juga dapat dipicu oleh infeksi, demam tinggi, kadar natrium darah rendah, atau bahkan kurang tidur.

Cara Atasi Kejang

Jika Anda menderita epilepsi atau sering mengalami kejang, dokter mungkin akan meresepkan obat anti-epilepsi atau diet ketogenic, yang membantu mengontrol kejang.

Migrain

Migrain
Dok. Istimewa

Migrain juga merupakan gejala yang sering dianggap sebagai stroke. Sakit kepala migrain dapat menyebabkan nyeri parah (terutama di sekitar pelipis), mual, muntah, dan sensitivitas terhadap cahaya dan suara.

"Dalam beberapa kasus, migrain juga bisa menyebabkan gejala yang menyerupai stroke, seperti kelemahan atau mati rasa di satu sisi tubuh, kesulitan berbicara, dan masalah penglihatan," kata Dr. Zafar.

Cara Atasi Migrain

Migrain bisa terjadi dengan berbagai macam, sejumlah pencegahan dan pengobatan bisa menjadi jalan keluar dari masalah ini. Dokter bisa meresepkan sejumlah obat tergantung dengan kondisi kesehatan yang kamu alami.

Multiple Sclerosis

Multiple Sclerosis
Dok. Istimewa

Multiple Sclerosis (MS) adalah kondisi ketika terjadi kerusakan pada otak dan sumsum tulang belakang menyebabkan masalah pengiriman sinyal antar saraf. Gejala dari masalah ini bisa sangat menyerupai stroke.

Dilansir dari John Hopkins Medicine, beberapa tanda awal yang paling umum meliputi masalah penglihatan, masalah keseimbangan, kelemahan, dan kesulitan berpikir jernih, bersama dengan sensitivitas terhadap panas, mati rasa di kaki, dan sering ingin buang air kecil.

Atasi Multiple Sclerosis

Menurut Mayo Clinic, hingga kini tidak ada obat untuk MS, tetapi ada obat-obatan dan terapi yang dapat membantu mengurangi gejala. Ini termasuk steroid, pertukaran plasma, obat yang disuntikkan, obat relaksan otot, terapi fisik, dan lainnya.

Kurang Garam

Kurang Garam
Dok. Istimewa

Kurang garam bisa menyebabkan kadar natrium yang terlalu rendah dalam darah atau dikenal sebagai hiponatremia. Kondisi ini bisa membuat Anda mengalami sakit kepala atau mual, menjadi bingung, mengalami kelemahan otot atau kejang, mengalami kejang, atau mengalami kesulitan bernapas dengan hiponatremia.

Cara Atasi Kurang Garam

Ada dua jenis hiponatremia: akut (biasanya terjadi dalam 48 jam dan memerlukan pengobatan darurat) dan kronis (terjadi selama beberapa hari atau minggu). Keduanya dapat diobati dengan suplemen natrium melalui infus di rumah sakit.

Kurang Gula

Kurang Gula
Dok. Istimewa

Ketika gula darah turun di bawah rentang normal atau hipoglikemia, Anda bisa mulai menjadi pucat, gemetar, berkeringat, atau pusing. Saat semakin parah, kondisi ini dapat menyebabkan gejala mirip stroke termasuk kebingungan, kehilangan koordinasi, bicara cadel, atau penglihatan kabur.

Cara Atasi Gula Darah Rendah

Salah satu cara tercepat untuk mengobati kadar gula darah rendah adalah dengan menggunakan aturan 15-15, yaitu makan 15 gram karbohidrat dan kemudian memeriksa kadar gula darah Anda setelah 15 menit.

Bell's Palsy

Bell's Palsy
Dok. Istimewa

Bell's palsy adalah gangguan neurologis yang terjadi ketika saraf yang mengendalikan otot di wajah tidak berfungsi, biasanya karena infeksi atau cedera. Kondisi ini mirip dengan kelumpuhan dan kerutan wajah yang terlihat pada seseorang yang mengalami stroke.

"Walaupun mengkhawatirkan, [Bell's palsy] biasanya tidak permanen dan akan sembuh dalam beberapa minggu atau bulan, tergantung pada tingkat keparahan,"

kata Dr. Zafar.

Cara Atasi Bell's Palsy

Meskipun Bell's palsy biasanya hilang dengan sendirinya, ada beberapa pengobatan untuk meredakan gejala dalam waktu yang bersamaan. Ini termasuk tetes mata untuk mata yang melorot, steroid untuk mengurangi peradangan, analgesik untuk menghilangkan nyeri, terapi panas, dan terapi fisik untuk merangsang saraf wajah.

Pada saat mengalami sejumlah gejala tersebut, sangat penting untuk segera berkonsultasi dengan dokter. Hal ini bisa membantu menangani kondisi lebih cepat sebelum bertambah parah.

Pada saat mengalami sejumlah gejala tersebut, sangat penting untuk segera berkonsultasi dengan dokter. Hal ini bisa membantu menangani kondisi lebih cepat sebelum bertambah parah.
Dok. Istimewa
Rekomendasi