Hati-hati, Girls! Sport Bra Super Ketat Bisa Bikin Sakit Punggung, Ini Penjelasannya

Kenali bahaya sport bra terlalu ketat dan temukan panduan memilih sport bra yang tepat untuk kenyamanan dan kesehatan tubuh Anda selama berolahraga.

Titah Mranani
Oleh Titah Mranani - Reporter
Hati-hati, Girls! Sport Bra Super Ketat Bisa Bikin Sakit Punggung, Ini Penjelasannya
Hati-hati, Girls! Sport Bra Super Ketat Bisa Bikin Sakit Punggung, Ini Penjelasannya (Merdeka.com)

Sport bra alias bra olahraga adalah sahabat sejati banyak perempuan ketika berolahraga—apalagi kalau kamu rutin jogging, yoga, atau nge-gym. Tapi, tahukah kamu? Ternyata, sport bra yang terlalu ketat atau “super supportive” bisa berdampak buruk buat punggungmu. Waduh, kok bisa? Yuk, simak penjelasan ilmiahnya berikut ini, lengkap dengan tips memilih sport bra yang tepat agar kamu tetap nyaman dan bebas bergerak saat olahraga. 

Studi Terbaru: Sport Bra Ketat Bisa Bikin Punggung ‘Teriak’

Sport Bra
Sport Bra Freepik/Pexels

Sebuah studi yang dipublikasikan di European Journal of Sport Science menemukan bahwa sport bra yang terlalu mendukung—dalam arti benar-benar membatasi gerakan payudara—bisa memberi tekanan berlebih pada tulang belakang.

Dalam studi ini, para peneliti dari University of Portsmouth melakukan uji coba pada seorang perempuan berusia 26 tahun dengan ukuran bra 34DD. Dia diminta berlari dalam tiga kondisi berbeda: tanpa bra, dengan bra biasa, dan dengan sport bra.

Hasilnya? Ketika memakai sport bra yang sangat mendukung dan mengurangi gerakan payudara hampir total, ternyata tekanan pada sendi lumbar (bagian bawah tulang belakang) justru meningkat. Artinya, sport bra yang terlalu ‘mengunci’ bisa bikin otot-otot punggung kerja ekstra, dan ujung-ujungnya... sakit punggung deh.

Fungsi Asli Sport Bra: Nyaman, Bukan Menyiksa

Sport bra diciptakan untuk satu tujuan utama: mengurangi ketidaknyamanan saat berolahraga, terutama akibat gerakan payudara yang naik-turun. Gerakan ini bisa bikin ligamen dan kulit di sekitar payudara jadi tegang, bahkan nyeri.

Menurut Kara Radzak, PhD, profesor dari University of Nevada, Las Vegas, sport bra yang baik seharusnya “mengambil sebagian beban dari jaringan penopang payudara,” termasuk Cooper’s ligaments—jaringan halus yang menjaga bentuk payudara.

Selain itu, sport bra juga berkontribusi pada postur tubuh saat olahraga. Kalau kamu punya payudara yang cukup besar, otomatis beban di bagian depan tubuh lebih berat. Tanpa dukungan yang tepat, kamu cenderung membungkuk atau mengubah pola gerak tubuh untuk menghindari "pantulan" saat olahraga. Nah, sport bra hadir untuk mengatasi hal ini. Tapi, ingat: yang terlalu ketat juga bisa jadi bumerang.

Terlalu Mendukung = Terlalu Menyiksa?

Sport Bra
Sport Bra Freepik/Pexels

Menurut pemimpin studi Chris Mills, PhD, sport bra yang sangat ketat memang mampu mengurangi pantulan payudara, tapi sekaligus menghilangkan fungsi alami jaringan lunak untuk menyerap tekanan saat bergerak.

Apa akibatnya? Otot-otot punggung harus bekerja lebih keras untuk menstabilkan tubuh, terutama saat aktivitas intens seperti lari atau Zumba. Ini yang bisa menyebabkan tekanan lebih tinggi pada tulang belakang dan menyebabkan nyeri punggung jangka panjang.

Belum lagi, sport bra yang super padat biasanya terbuat dari banyak lapisan kain. Alih-alih bikin nyaman, ini justru bikin kamu lebih susah bernapas dan lebih cepat gerah karena bahan yang sulit menyerap keringat. Duh, makin nggak enak dipakai, kan?

Jadi, Harus Buang Sport Bra Ketat?

Tenang, belum tentu kok. Studi ini memang menarik, tapi baru dilakukan pada satu orang. Bahkan, peneliti sendiri menyarankan agar hasilnya “tidak langsung digeneralisasi” dan perlu diteliti lebih lanjut.

Seperti yang dikatakan oleh Susan L. Sokolowski, PhD, profesor desain produk olahraga di University of Oregon: “Temuan ini baru gambaran awal, bukan kesimpulan akhir.” Jadi, kamu nggak perlu langsung buang semua koleksi sport bra ketatmu, tapi ada baiknya kamu lebih aware soal bagaimana tubuhmu merespons saat menggunakannya.

Tips Memilih Sport Bra yang Ideal (Alias Nggak Bikin Tersiksa)

Sport Bra
Sport Bra Freepik/Pexels

Nah, kalau kamu jadi galau memilih sport bra, berikut beberapa tips dari para ahli supaya kamu tetap nyaman, bebas bergerak, dan pastinya sehat:

1. Sesuaikan dengan jenis olahraga

Kalau kamu cuma yoga santai, sport bra dengan dukungan ringan sudah cukup. Tapi kalau kamu rutin lari atau olahraga high-impact, kamu butuh bra dengan dukungan lebih.

2. Coba langsung, jangan cuma lihat ukuran

Pakai sport bra, lalu coba lari di tempat atau lompat-lompat kecil. Lihat apakah ada bagian yang terlalu ketat, bikin sesak napas, atau malah longgar dan bikin ‘spil everywhere.’

3. Hindari cup spillage dan tali yang terlalu menekan

Kalau payudaramu ‘tumpah’ dari bra atau tali pundaknya ninggalin bekas merah, itu tanda sport bra-nya salah ukuran.

4. Perhatikan bahan dan cara merawatnya

Mayoritas sport bra dibuat dari spandeks yang sensitif terhadap panas. Cuci dengan air dingin dan hindari mesin pengering supaya elastisitasnya tetap terjaga. Kalau sport bra kamu mulai kendor atau bikin pantulan jadi berlebihan, itu tanda harus ganti baru.

5. Utamakan kenyamanan, bukan gengsi brand

Nggak semua sport bra mahal itu nyaman. Fokuslah pada apa yang bikin kamu bisa olahraga dengan percaya diri dan bebas gerak. Kayak kata Sokolowski, sport bra yang ideal tuh “harusnya berasa kayak kulit kedua.”

Dengarkan Tubuhmu, Jangan Ikut-Ikut Tren

Sport bra memang penting buat mendukung aktivitas fisik kita. Tapi, jangan salah pilih. Yang terlalu ketat belum tentu terbaik. Kalau malah bikin susah napas, sakit punggung, atau nggak bisa gerak bebas, berarti itu tanda red flag.

Ingat, tubuh kita unik. Apa yang cocok buat orang lain, belum tentu cocok buatmu. Jadi, dengarkan tubuhmu sendiri dan pilih sport bra yang nggak cuma mendukung secara fisik, tapi juga bikin kamu merasa nyaman dan percaya diri.

Rekomendasi