Setelah Lebaran, banyak individu merasa khawatir karena angka kolesterol mereka cenderung meningkat akibat konsumsi makanan berlemak yang berlebihan. Seringkali, mereka memutuskan untuk membeli simvastatin, obat penurun kolesterol, tanpa melakukan konsultasi terlebih dahulu dengan dokter. Padahal, penggunaan simvastatin seharusnya dilakukan berdasarkan resep dari dokter. Jika tidak ada pengawasan yang tepat, ada risiko efek samping serta interaksi obat yang bisa membahayakan kesehatan.
Simvastatin berfungsi untuk menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) dalam darah. Namun, penggunaan simvastatin tanpa rekomendasi dokter justru dapat meningkatkan risiko kesehatan, seperti yang diungkapkan oleh dokter Levina Avissa dari Klinik Sirka BSD. "Sangat penting untuk selalu menggunakan obat dengan prinsip yang tepat dan dengan rekomendasi dokter, agar penggunaannya sesuai dengan kebutuhan orang tersebut," ujar Levina.
Di balik manfaatnya dalam menurunkan kolesterol, simvastatin juga memiliki efek samping yang perlu diwaspadai, seperti nyeri otot, kerusakan hati, dan gangguan pencernaan. "Tanpa pengawasan medis, efek samping ini mungkin tidak dapat ditangani dengan tepat," jelas Director Medis Sirka tersebut. Oleh karena itu, sangat disarankan untuk selalu berkonsultasi dengan dokter sebelum memutuskan untuk menggunakan simvastatin atau obat-obatan lainnya, dilansir Merdeka.com dari berbagai sumber pada, Senin(7/4/2025).
Advertisement
Pemberian Simvastatin yang Berlebihan atau Dosis yang Tidak Tepat
Pemakaian simvastatin tanpa anjuran dari dokter dapat berakibat pada penggunaan dosis yang tidak tepat, baik terlalu tinggi maupun terlalu rendah. Kondisi ini tentunya berpotensi membahayakan keselamatan pasien.
Simvastatin memiliki kemungkinan untuk berinteraksi dengan obat lain yang sedang digunakan oleh pasien. Menurut Levina, interaksi ini dapat meningkatkan risiko terjadinya efek samping atau bahkan mengurangi efektivitas simvastatin itu sendiri.
Advertisement
Cara yang Aman untuk Menurunkan Kadar Kolesterol
Terdapat beberapa metode alami yang dapat diterapkan untuk menurunkan kolesterol dengan cara yang aman. Menurut Levina, ada beberapa langkah yang dapat diambil untuk menurunkan kolesterol: 1. Batasi Konsumsi Gula dan Lemak Jenuh Mengurangi asupan gula serta lemak jenuh dalam pola makan sehari-hari dapat berkontribusi signifikan terhadap penurunan kadar kolesterol.
2. Tingkatkan Asupan Serat Mengonsumsi makanan yang tinggi serat, seperti buah-buahan, sayuran, dan biji-bijian, dapat membantu mengurangi penyerapan kolesterol oleh tubuh.
3. Lakukan Olahraga Secara Rutin Aktivitas fisik yang dilakukan secara teratur akan meningkatkan proses pembakaran lemak dalam tubuh, yang berdampak positif pada penurunan kadar kolesterol.
Apabila ingin menjaga kesehatan tubuh dengan baik, sangat penting untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala setelah libur Lebaran. Hal ini termasuk memeriksa kadar kolesterol dalam tubuh dan berkonsultasi dengan dokter untuk mengetahui langkah-langkah yang tepat dalam menjaga kadar kolesterol agar tetap berada dalam rentang normal.