Tips Jaga Kebugaran Tubuh Saat Puasa Berdasar Rekomendasi Olahraga dari Para Ahli

Pelatih kebugaran Jansen Ongko dan Melita Mutia memberikan panduan olahraga efektif selama Ramadan baik jenis dan intensitasnya.

Rizky Wahyu Permana
Oleh Rizky Wahyu Permana - Reporter
Tips Jaga Kebugaran Tubuh Saat Puasa Berdasar Rekomendasi Olahraga dari Para Ahli
Tips Jaga Kebugaran Tubuh Saat Puasa Berdasar Rekomendasi Olahraga dari Para Ahli (Merdeka.com)

Ramadan tiba, bulan penuh berkah yang juga menghadirkan tantangan tersendiri bagi mereka yang gemar berolahraga. Bagaimana tetap menjaga kebugaran tubuh sambil menjalankan ibadah puasa? Pertanyaan ini dijawab oleh para ahli kebugaran, Jansen Ongko dan Melita Mutia, yang memberikan rekomendasi olahraga aman dan efektif selama bulan Ramadan. Mereka menekankan pentingnya penyesuaian intensitas dan durasi latihan untuk menghindari dampak negatif terhadap kesehatan.

Jansen Ongko, seorang pelatih kebugaran ternama, menyarankan pengurangan kecepatan, durasi, dan jarak tempuh, khususnya bagi para pelari. Hal ini disebabkan pergeseran jam aktivitas selama Ramadan yang mengharuskan tubuh beradaptasi. "Kalau kita bicara bulan puasa, jamnya kan bergeser nih. Tubuh kita harus beradaptasi lagi," jelas Jansen, seperti dikutip dari ANTARA.

Sementara itu, Melita Mutia dari Asosiasi Pelatih Kebugaran Indonesia (APKI) merekomendasikan latihan beban sebagai pilihan utama selama bulan puasa. Ia menekankan pentingnya menyesuaikan intensitas dan durasi latihan sesuai kondisi tubuh masing-masing. Pilihan ini didasarkan pada upaya meminimalisir risiko penurunan massa otot yang sering terjadi selama berpuasa.

Latihan Beban: Pilihan Tepat untuk Kebugaran di Bulan Puasa

Mereka yang Disebut Sebagai "Weekend Warrior" Hanya Berolahraga Saat Akhir Pekan
Orang-orang yang sengaja menunggu weekend untuk berolahraga sering disebut sebagai weekend warriors © 2023 dream.co.id

Melita Mutia menjelaskan, penurunan massa otot selama puasa disebabkan oleh beberapa faktor, antara lain berkurangnya aktivitas fisik, defisit kalori, dan berkurangnya asupan protein. Dengan melakukan latihan beban atau strength training, risiko tersebut dapat ditekan secara signifikan. Latihan beban membantu mempertahankan massa otot dan kekuatan tubuh, sehingga tetap bugar meskipun dalam kondisi berpuasa.

Ia menyarankan untuk mengurangi frekuensi latihan kekuatan. Jika biasanya latihan dilakukan lima kali seminggu, bisa dikurangi menjadi dua atau tiga kali. Hal ini penting untuk memberikan waktu istirahat yang cukup bagi tubuh agar dapat beradaptasi dengan perubahan pola aktivitas dan asupan nutrisi.

Selain mengurangi frekuensi, intensitas latihan juga perlu diperhatikan. Pilih beban yang sesuai dengan kemampuan tubuh dan hindari memaksakan diri. Prioritaskan teknik yang benar daripada mengejar beban berat. Ingat, tujuan utama adalah menjaga kebugaran, bukan memacu diri hingga kelelahan.

Melita juga menyarankan untuk memperhatikan waktu latihan. Hindari berolahraga di waktu-waktu puncak terik matahari atau saat tubuh dalam kondisi dehidrasi. Waktu terbaik untuk berolahraga adalah setelah berbuka puasa atau sebelum sahur, dengan memperhatikan kondisi tubuh masing-masing.

Tips Tambahan untuk Olahraga di Bulan Puasa

  1. Hidrasi yang cukup: Konsumsi air putih yang cukup sebelum, selama (jika memungkinkan), dan setelah latihan.
  2. Asupan nutrisi seimbang: Perhatikan asupan nutrisi, terutama karbohidrat kompleks, protein, dan vitamin, untuk menjaga energi dan mendukung pemulihan otot.
  3. Istirahat yang cukup: Tidur yang cukup sangat penting untuk pemulihan tubuh dan menjaga energi selama berpuasa.
  4. Dengarkan tubuh: Jangan memaksakan diri jika merasa lelah atau tidak nyaman. Hentikan latihan dan istirahat jika diperlukan.

Dengan memperhatikan tips dan rekomendasi dari para ahli ini, kita dapat tetap menjaga kebugaran tubuh selama bulan Ramadan tanpa mengabaikan ibadah puasa. Yang terpenting adalah mendengarkan tubuh dan menyesuaikan intensitas latihan sesuai kondisi fisik masing-masing. Semoga Ramadan kali ini menjadi bulan yang penuh berkah dan kesehatan.

Rekomendasi