Waspadai 5 Tanda Dehidrasi Akibat Kurang Minum, Jangan Sampai Terlambat!

Berikut adalah beberapa tanda dehidrasi yang sering diabaikan orang akibat kurangnya konsumsi air putih.

Edelweis Lararenjana
Oleh Edelweis Lararenjana - Reporter
Waspadai 5 Tanda Dehidrasi Akibat Kurang Minum, Jangan Sampai Terlambat!
Ilustrasi Air Minum/ Pixabay (© 2025 Liputan6.com)

Banyak dari kita menyadari bahwa air adalah elemen yang sangat penting bagi tubuh, di mana sekitar 70% dari tubuh manusia terdiri dari air. Sayangnya, perhatian banyak orang lebih tertuju pada pola makan ketimbang pada asupan air. Padahal, memastikan kecukupan asupan air sangatlah krusial agar tubuh dapat berfungsi secara optimal. Meskipun disarankan untuk mengonsumsi setidaknya 8 gelas air putih setiap hari, kenyataannya banyak yang tidak memenuhi anjuran tersebut.

Berbagai aplikasi dan botol air telah dirancang untuk membantu kita memantau konsumsi air, namun banyak orang tetap lupa untuk mencukupi kebutuhan hidrasi harian mereka. Akibatnya, kita berisiko mengalami dehidrasi, bahkan dalam tingkat yang ringan, yang dapat berdampak pada kesehatan tubuh. Masalahnya, kita sering kali tidak menyadari bahwa tubuh kita mengalami dehidrasi karena tidak selalu merasakan haus.

Oleh karena itu, penting untuk mengenali tanda-tanda dehidrasi ringan agar kita dapat merawat tubuh dengan baik dan memastikan kita minum cukup air setiap hari. Berikut adalah beberapa indikator bahwa tubuh Anda mungkin mengalami dehidrasi, seperti yang dikutip Merdeka dari Diyopic.

1. Kulit yang Kering

6 Tanda Dehidrasi Akibat Kurang Minum Air Putih, Jangan Diabaikan
Ilustrasi Air Minum/ Pixabay © 2025 Liputan6.com

Kulit merupakan organ terbesar di dalam tubuh, sehingga penting untuk menjaga hidrasi secara konsisten. Sebagai contoh, kulit yang kering sering kali menjadi indikator pertama dari dehidrasi yang dapat memicu masalah kesehatan yang lebih serius.

Ketika tubuh kekurangan air, produksi keringat pun berkurang, yang berdampak pada menurunnya kemampuan tubuh dalam mengeluarkan racun dan lemak yang terakumulasi sepanjang hari.

Oleh karena itu, untuk mencegah berbagai masalah ini, Anda perlu membiasakan diri untuk meningkatkan asupan air sebelum melakukan aktivitas lainnya.

2. Mata yang Mengalami Kekeringan

6 Tanda Dehidrasi Akibat Kurang Minum Air Putih, Jangan Diabaikan
Ilustrasi Air Minum/ Pixabay © 2025 Liputan6.com

Anda pasti sudah menyadari bahwa dampak mengonsumsi air lebih luas dari sekadar melembapkan mulut dan tenggorokan. Kekurangan cairan dalam tubuh dapat mengakibatkan kondisi mata yang kering dan merah. Jika tubuh tidak mendapatkan cukup air, saluran air mata akan mengalami dehidrasi.

Sebelum Anda berpikir, "Bagaimana saya bisa menangis dalam keadaan ini?", penting untuk dipahami bahwa ketidakmampuan untuk menangis dapat berisiko merusak kesehatan mata Anda, terutama jika Anda adalah pengguna lensa kontak setiap hari.

Oleh karena itu, menjaga kecukupan asupan air sangat penting untuk kesehatan secara keseluruhan. Selain membantu menjaga kelembapan mata, air juga berperan dalam berbagai fungsi tubuh lainnya.

Dengan mengonsumsi cukup air setiap hari, Anda tidak hanya melindungi mata dari masalah, tetapi juga mendukung sistem tubuh agar berfungsi dengan baik. Pastikan Anda memperhatikan kebutuhan cairan tubuh Anda agar terhindar dari berbagai masalah kesehatan yang dapat timbul akibat dehidrasi.

3. Waktu Pemulihan setelah Sakit

6 Tanda Dehidrasi Akibat Kurang Minum Air Putih, Jangan Diabaikan
Ilustrasi Air Minum/ Pixabay © 2025 Liputan6.com

Memastikan tubuh terhidrasi dengan baik sangat penting untuk proses pengeluaran racun secara terus-menerus. Meskipun beberapa organ dalam tubuh secara otomatis menyaring "limbah", kinerja mereka akan terganggu jika asupan air tidak mencukupi.

Ketika tubuh mengalami dehidrasi, organ-organ mulai mengambil air dari sumber penyimpanan seperti darah, yang dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan yang baru.

Oleh karena itu, penting untuk selalu menyediakan air yang cukup agar semua sistem tubuh dapat berfungsi dengan optimal. Tanpa pasokan air yang memadai, tubuh akan berusaha mengatasi kekurangan tersebut, yang justru dapat menimbulkan efek negatif bagi kesehatan secara keseluruhan.

"Apa yang terjadi pada tubuh yang kering adalah organ mulai mengambil air dari tempat penyimpanan seperti darah, yang mengarah pada munculnya serangkaian masalah baru."

4. Selalu Merasa Lelah dan Lesu

6 Tanda Dehidrasi Akibat Kurang Minum Air Putih, Jangan Diabaikan
Ilustrasi Air Minum/ Pixabay © 2025 Liputan6.com

Ketika tubuh mengalami dehidrasi, ia akan "meminjam" air dari darah. Hal ini mengakibatkan penurunan kadar air dalam darah yang berujung pada berkurangnya pasokan oksigen ke seluruh tubuh.

Kita semua menyadari bahwa kurangnya oksigen dapat menyebabkan rasa kantuk dan kelelahan yang menyeluruh.

Jika stamina Anda menurun, mungkin Anda akan merasa seolah-olah hari Anda sudah berakhir pada pukul 2 siang, atau bahkan lebih awal. Perlu diingat, konsumsi kopi tidak akan menjadi solusi jangka panjang untuk mengatasi masalah ini.

5. Mengalami Gangguan Pencernaan

Tubuh 'Protes' Setelah Makan Daging Kurban Berlebihan? Ini 7 Sinyal Awalnya
Kenali dan hindari dampak buruk mengonsumsi santan berlebihan, agar mendapatkan manfaatnya yang luar biasa bagi tubuh! (Sumber: Freepik/msgrowth). © 2025 Liputan6.com

Memadai asupan air sangat berpengaruh terhadap produksi lendir di mulut dan tenggorokan kita, serta mendukung fungsi optimalnya. Hal ini juga berlaku untuk sistem pencernaan secara keseluruhan.

Jika kita tidak mendapatkan hidrasi yang cukup, maka jumlah serta kekuatan lendir lambung akan menurun, yang dapat menyebabkan asam lambung mengakibatkan kerusakan serius pada organ dalam.

Kondisi inilah yang sering dikenal sebagai maag atau gangguan pencernaan. Dalam konteks kesehatan, pentingnya menjaga kecukupan cairan tidak bisa dianggap remeh. Air berperan krusial dalam menjaga keseimbangan lendir dalam tubuh, dan ketika tingkat hidrasi tidak terjaga, risiko gangguan pencernaan meningkat.

"Tanpa hidrasi yang tepat, jumlah dan kekuatan lendir lambung berkurang, memungkinkan asamnya menyebabkan kerusakan serius pada organ dalam." Oleh karena itu, memastikan asupan air yang cukup adalah langkah preventif yang vital untuk kesehatan pencernaan kita.

Rekomendasi