Intip Kekayaan Menlu Arrmanatha Nasir: Tembus Rp16,2 Miliar dan Tak Punya Utang

Punya kekayaan Rp16,27 miliar, Menlu Arrmanatha Nasir tercatat tak memiliki utang sama sekali di LHKPN KPK

Idris Rusadi Putra
Oleh Idris Rusadi Putra - Reporter
Intip Kekayaan Menlu Arrmanatha Nasir: Tembus Rp16,2 Miliar dan Tak Punya Utang
Menteri Luar Negeri (Menlu) Arrmanatha Nasir dan Mantan Menlu Sugiono.

Sebelum resmi dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto sebagai Menteri Luar Negeri (Menlu), Arrmanatha Christiawan Nasir tercatat memiliki total harta kekayaan senilai Rp16.269.281.934 (sekitar Rp16,27 miliar).

Angka tersebut merujuk pada dokumen Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) periodik 2025 yang ia sampaikan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada 31 Maret 2026, sewaktu dirinya masih mengemban amanat sebagai Wakil Menteri Luar Negeri.

Berdasarkan data dari situs resmi LHKPN KPK yang diakses pada Kamis (1/10/2026), porsi aset terbesar Arrmanatha didominasi oleh kepemilikan tanah dan bangunan yang tersebar di wilayah Bogor dan Jakarta Selatan. Total nilai dari enam bidang tanah dan bangunan tersebut mencapai Rp11.799.524.000 (sekitar Rp11,8 miliar).

Aset properti tersebut mencakup tanah dan bangunan seluas 50 m²/100 m² di Bogor bernilai Rp500 juta, hingga hamparan tanah terluas berukuran 6.000 m² di Bogor dengan taksiran nilai Rp1,2 miliar.

Untuk sarana transportasi, mantan diplomat ini memiliki dua unit kendaraan dengan total nilai Rp1.786.450.000 (sekitar Rp1,79 miliar). Koleksinya terdiri atas satu unit mobil Land Rover Defender keluaran 2015 senilai Rp1.781.450.000 dan sepeda motor Honda Scoopy tahun 2014 senilai Rp5.000.000.

Selain aset properti dan kendaraan, LHKPN mencatat kepemilikan harta bergerak lainnya senilai Rp166.000.000, portofolio surat berharga sebesar Rp2.033.310.555, serta kas dan setara kas berjumlah Rp483.997.379. Laporan tersebut juga mengonfirmasi bahwa Arrmanatha bersih dari kewajiban utang.

Pelantikan Arrmanatha sebagai Menlu dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo Subianto di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta. Agenda pelantikan tersebut juga mengukuhkan belasan pejabat negara lainnya, termasuk Komisaris Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto yang dilantik sebagai Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri).

Rekomendasi