Tak Hanya Apel, Pisang Juga Bisa Menjadi Buah yang Bisa Buat Seseorang Panjang Umur

Penelitian mengungkap apel dan pisang memiliki manfaat signifikan kedua buah ini dalam menjaga kesehatan.

Dyah Puspita Wisnuwardani
Tak Hanya Apel, Pisang Juga Bisa Menjadi Buah yang Bisa Buat Seseorang Panjang Umur
Ilustrasi buah apel. Sumber: Pixabay (© 2024 Liputan6.com)

Sejak lama, mengonsumsi apel secara teratur dikenal dapat berkontribusi pada kesehatan. Baru-baru ini, para ilmuwan telah menemukan hubungan baru antara konsumsi buah dan kesehatan secara keseluruhan. Selama sepuluh tahun, tim peneliti dari Rumah Sakit Yangtze di Jinzhou, Tiongkok, telah melakukan pemantauan terhadap 2.184 pria dan wanita paruh baya yang mengalami tekanan darah tinggi. Dalam penelitian yang dipublikasikan di jurnal Frontiers in Nutrition, mereka menemukan bahwa individu yang mengonsumsi tiga hingga empat apel per minggu memiliki risiko kematian 39% lebih rendah dibandingkan mereka yang tidak mengonsumsi apel atau hanya makan kurang dari satu apel dalam sebulan.

Manfaat Pisang

Selain apel, manfaat kesehatan yang serupa juga diperoleh dari mengonsumsi pisang, seperti yang dilansir oleh New York Post. Penelitian menunjukkan bahwa makan buah yang kaya akan pati sebanyak tiga hingga enam kali dalam seminggu dapat mengurangi risiko kematian dini hingga 30 persen. Namun, para peneliti juga menemukan bahwa mengonsumsi berbagai jenis buah dengan frekuensi yang sama dapat menurunkan risiko kematian akibat penyakit hampir setengahnya.

Manfaat Apel

Will Bulsiewicz, MD, seorang ahli gastroenterologi dan penulis buku terlaris New York Times "The Fiber Fueled Cookbook," pernah menjelaskan manfaat apel. Ia menyatakan bahwa apel adalah sumber serat yang sangat baik, di mana satu apel berukuran sedang mengandung sekitar 4,4 gram serat. Selain itu, apel juga kaya akan fitokimia, yaitu senyawa nabati yang dapat berperan dalam pencegahan penyakit kronis.

Kandungan Probiotik di Dalam Apel

Buah yang dikenal sebagai sumber segala pengetahuan ini juga menyediakan probiotik, seperti pektin, yang berfungsi untuk memberi nutrisi pada bakteri usus yang bermanfaat. Apel dengan kulit berwarna merah tua atau ungu, contohnya apel merah lezat, umumnya mengandung tingkat antioksidan yang lebih tinggi dibandingkan dengan apel yang memiliki kulit berwarna lebih terang.

Menurut sebuah penelitian yang dilakukan sebelumnya, wanita yang mengonsumsi satu atau lebih apel setiap hari memiliki risiko 28% lebih rendah untuk mengembangkan diabetes tipe 2 dibandingkan dengan mereka yang tidak mengonsumsi apel sama sekali. Hal ini menunjukkan bahwa kebiasaan makan apel dapat berkontribusi pada kesehatan jangka panjang dan pencegahan penyakit.

Kandungan Luar Biasa Pisang

Pisang mengandung 12% Nilai Harian (DV) vitamin C, 7% DV riboflavin, 10% DV potasium, dan 8% DV magnesium. Sebagai sumber potasium yang sangat baik, pisang dapat berkontribusi dalam menurunkan tekanan darah serta mengurangi risiko hipertensi. Selain itu, pisang juga kaya akan dopamin dan katekin yang berfungsi untuk mencegah serangan stres oksidatif yang dapat menyebabkan penuaan. Menurut American Heart Association, disarankan untuk mengonsumsi empat hingga lima porsi buah dan sayuran setiap harinya untuk menjaga kesehatan yang optimal.

Rekomendasi