Dari Pace Hingga Personal Best, Ketahui 24 Istilah Khas Olahraga Lari yang Perlu Dipahami Artinya

Kenali sejumlah istilah yang biasa digunakan oleh pelari dan penting kita ketahui.

Rizky Wahyu Permana
Oleh Rizky Wahyu Permana - Reporter
Dari Pace Hingga Personal Best, Ketahui 24 Istilah Khas Olahraga Lari yang Perlu Dipahami Artinya
Tips Makan Banyak tapi Tetap Kurus (freepik.com)

Dalam dunia lari, ada titik di mana olahraga ini menjadi lebih dari sekadar hobi sesekali dan berubah menjadi bagian dari gaya hidup. Saat itulah istilah-istilah teknis lari mulai bermunculan.

Bagi mereka yang hendak melakukan olahraga lari, terdapat beberapa istilah yang biasa digunakan oleh pelari. Mulai dari “pace” hingga “personal best”, memahami bahasa para pelari bukanlah hal yang mudah, tetapi penting untuk meningkatkan performa dan menikmati olahraga ini sepenuhnya.

Dilansir dari Runna, istilah-istilah berikut akan membantu Anda memahami percakapan lari dengan lebih baik, entah itu dengan teman sesama pelari atau dalam dunia maya. Mari kita mulai dengan beberapa istilah dasar yang sering digunakan.

Distance

Istilah ini jelas dan mudah dipahami, yakni jarak yang ditempuh selama lari. Baik itu 5K, 10K, atau maraton, semua mengacu pada panjang lintasan yang Anda lalui.

Pace

Pace menggambarkan kecepatan Anda berlari, biasanya diukur dalam menit per kilometer atau mil. Kecepatan ini akan bervariasi tergantung pada jarak dan medan yang Anda lalui.

Cadence

Cadence merujuk pada jumlah langkah yang Anda ambil per menit. Meningkatkan cadence dapat membantu memperbaiki postur dan mengurangi risiko cedera.

VO2 Max

VO2 Max adalah ukuran maksimal oksigen yang dapat digunakan tubuh Anda saat berlari. Meningkatkan VO2 Max adalah kunci untuk meningkatkan performa lari, dan hal ini sering kali menurun ketika Anda berhenti berlatih.

Threshold

Threshold adalah titik di mana tubuh Anda mulai menggunakan energi anaerobik. Berlatih di dekat ambang ini merupakan cara efektif untuk meningkatkan daya tahan.

Hill Repeats

Ini adalah latihan di mana Anda berlari naik-turun bukit beberapa kali untuk memperkuat otot dan daya tahan tubuh, serta persiapan yang sempurna untuk menghadapi rute yang menantang.

Fartlek

Dalam bahasa Swedia, "fartlek" berarti permainan kecepatan. Ini adalah latihan lari yang melibatkan pergantian antara interval cepat dan lambat.

Interval Training

Latihan interval terdiri dari serangkaian lari intensitas tinggi yang diselingi dengan periode istirahat atau pemulihan. Metode ini berguna untuk meningkatkan kecepatan dan ketahanan.

Taper

Dalam periode menjelang lomba besar, Anda akan mengurangi volume dan intensitas latihan untuk menyimpan energi dan memastikan tubuh dalam kondisi terbaik saat hari lomba.

Recovery Run

Recovery run adalah lari santai dengan intensitas rendah yang membantu tubuh memulihkan diri dari latihan berat, sambil meningkatkan kebugaran aerobik dasar.

Cross-Training

Cross-training mengacu pada jenis latihan lain selain lari yang bertujuan memperbaiki kondisi fisik secara keseluruhan, seperti latihan kekuatan, bersepeda, atau berenang.

Stride

Stride bisa merujuk pada dua hal: langkah pendek yang cepat untuk memperbaiki bentuk lari, atau hanya langkah biasa saat berlari.

PR atau PB

PR (Personal Record) atau PB (Personal Best) adalah istilah untuk waktu tercepat yang pernah Anda capai dalam jarak tertentu, seperti 5K atau maraton.

Negative Split

Negative split terjadi ketika Anda berlari lebih cepat di paruh kedua lomba dibandingkan dengan paruh pertama. Strategi ini sering digunakan untuk mencapai hasil optimal.

Fueling

Fueling adalah istilah untuk konsumsi makanan atau minuman selama lari, baik itu sebelum, saat, atau setelah berlari untuk menjaga energi dan menghindari dehidrasi.

Hydration

Memastikan tubuh terhidrasi dengan baik sangat penting sebelum, selama, dan setelah berlari untuk menjaga performa optimal dan mencegah dehidrasi.

Compression

Memakai pakaian kompresi, seperti kaos kaki kompresi, bertujuan meningkatkan sirkulasi darah, mengurangi kelelahan otot, dan mempercepat pemulihan.

Shoe Drop

Shoe drop merujuk pada perbedaan tinggi antara tumit dan ujung sepatu lari. Sepatu dengan drop rendah membantu mendorong langkah kaki yang lebih alami.

Pronation

Pronation adalah gerakan alami kaki yang berputar ke dalam saat mendarat. Beberapa pelari mengalami overpronation, yang dapat meningkatkan risiko cedera.

DOMS (Delayed Onset Muscle Soreness)

DOMS adalah nyeri otot yang terjadi 1-3 hari setelah latihan intens. Ini tidak selalu menunjukkan latihan yang efektif, tetapi sering kali berarti tubuh Anda belum terbiasa dengan intensitas tertentu.

Rest Day

Hari istirahat adalah bagian penting dari program latihan pelari, yang memungkinkan tubuh pulih dari stres latihan dan mencegah overtraining.

Dynamic / Static Stretching

Dynamic stretching melibatkan gerakan aktif untuk memanaskan otot sebelum lari, sementara static stretching dilakukan dengan menahan posisi untuk melemaskan otot setelah lari.

Carbo Load

Carbo load adalah teknik mengonsumsi lebih banyak karbohidrat beberapa hari sebelum perlombaan untuk mengisi simpanan energi tubuh, sangat berguna untuk lomba yang berlangsung lebih dari 90 menit.

Cool-Down

Cool-down adalah fase terakhir dari latihan lari, dengan tujuan mengembalikan detak jantung dan pernapasan ke level normal, biasanya melibatkan jalan santai atau peregangan.

Memahami istilah-istilah ini akan membantu Anda berkomunikasi lebih baik dengan sesama pelari, dan yang lebih penting, membantu meningkatkan performa dan pengalaman berlari Anda secara keseluruhan.

Rekomendasi