Kenali Penyebab Vertigo dan Cara Mengatasinya

Vertigo merupakan kondisi yang membuat penderitanya merasakan sensasi berputar secara tiba-tiba dan membuat penderitanya hilang keseimbangan bahkan mual. Vertigo dapat mengganggu aktivitas Anda sehari-hari. Maka dari itu, Anda perlu mengenali penyebab dari vertigo agar dapat melakukan pengobatan yang tepat.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Kenali Penyebab Vertigo dan Cara Mengatasinya
Ilustrasi pusing. ©2015 Merdeka.com/shutterstock/9nong

Vertigo merupakan kondisi yang membuat penderitanya merasakan sensasi berputar secara tiba-tiba dan membuat penderitanya hilang keseimbangan. Kondisi ini juga sering membuat penderitanya merasa mual.

Serangan vertigo dapat berlangsung beberapa detik hingga berjam-jam. Pada kondisi yang parah, vertigo dapat bertahan selama beberapa minggu hingga berbulan-bulan.

Vertigo bisa terasa menakutkan, tetapi kondisi ini tergolong cukup umum dan sering dialami oleh orang yang berusia 20 tahun ke atas. Ketika berada pada usia lanjut, maka efek dari vertigo akan lebih parah dan menyakitkan.

Gejala vertigo mungkin sulit untuk dideteksi dan dapat mengganggu aktivitas Anda sehari-hari. Maka dari itu, Anda perlu mengenali penyebab dari vertigo agar dapat melakukan pengobatan yang tepat. Simak beberapa penyebab vertigo di bawah ini

Penyebab Vertigo

Dilansir dari My Cleveland Clinic, penyebab dari vertigo cukup beragam. Terdapat beberapa kondisi yang dapat menyebabkan timbulnya vertigo, antara lain adalah sebagai berikut:

1. Benign Paroxysmal Positional Vertigo (BPPV)

BPPV merupakan penyebab paling umum dari vertigo. Kondisi ini biasanya dipicu oleh adanya perubahan posisi kepala secara tiba-tiba, seperti ketika berbaring, duduk, atau membalikkan badan ketika tidur.

2. Meniere Disease

Kondisi ini disebabkan oleh adanya cairan yang menumpuk di dalam telinga. Cairan tersebut memicu timbulnya vertigo. Selain itu, penyakit ini juga disertai dengan tinnitus atau telinga berdenging.

3. Labyrinthitis

Labyrinthitis merupakan kondisi ketika telinga bagian dalam mengalami peradangan atau infeksi. Labirin pada telinga menyimpan saraf yang mengirimkan informasi ke otak mengenai suara, posisi dan gerakan kepala. Orang dengan labyrinthitis akan sering mengalami sakit kepala, gangguan pendengaran dan penglihatan.

4. Vestibular Neuritis

Merupakan kondisi ketika saraf vestibular mengalami peradangan. Kondisi ini mirip dengan labyrinthitis, tetapi tidak mengganggu pendengaran. Orang yang mengidap penyakit ini akan mengalami gangguan penglihatan, vertigo, dan mual

5. Cholesteatoma

Kondisi ini disebabkan oleh adanya pertumbuhan kulit pada telinga di bagian tengah. Kulit tersebut dapat tumbuh karena adanya infeksi berulang yang terjadi di dalam telinga. Cholesteatoma dapat menyebabkan penderitanya pusing, vertigo dan mengalami gangguan pendengaran.

6. Stroke

Serangan stroke dapat mengganggu indra pendengaran dan fungsi vestibular. Hal ini menyebabkan penderita stroke dapat mengalami gangguan keseimbangan dan kemampuan perpindahan posisi tubuh sehingga menimbulkan vertigo.

7. Gangguan pada Otak, seperti Tumor

Vertigo yang dipicu oleh keberadaan tumor disebut vertigo sentral. Keberadaan tumor dapat mengganggu saraf yang ada di tubuh manusia dan menyebabkan vertigo.

8. Konsumsi Obat-Obatan yang Menyebabkan Kerusakan Telinga

Obat-obatan tertentu memiliki risiko untuk menyebabkan gangguan pendengaran yang menyebabkan vertigo. Jadi, pastikan Anda mengonsumsi obat sesuai dengan anjuran dokter untuk menghindari gejala vertigo.

Pengobatan Vertigo

Sebelum melakukan pengobatan, Anda perlu mengetahui apa saja penyebab dari vertigo. Dengan begitu Anda bisa memilih cara yang tepat untuk menyembuhkan vertigo. Berikut ini merupakan beberapa cara untuk mengobati vertigo:

Konsumsi Obat

Mengobati penyebab dari vertigo bisa membantu Anda meringankan gejala. Namun, jangan konsumsi obat secara sembarangan. Pastikan Anda telah berkonsultasi dengan dokter!

Terapi Vestibular

Jika vertigo Anda disebabkan oleh saraf vestibular yang mengalami peradangan, maka terapi vestibular dapat membantu mengurangi gejalanya. Terapi vestibular membantu memperkuat bagian telinga sehingga dapat mengurangi terjadinya vertigo.

Canalith Repositioning Procedure (CRP)

Jika Anda merupakan penderita BPPV,  CRP dapat membantu anda memindahkan endapan kalsium ke ruang telinga bagian dalam sehingga dapat mengurangi rasa pusing akibat vertigo. Prosedur ini melibatkan beberapa gerakan manuver kepala sederhana. Prosedur ini efektif untuk meredakan rasa sakit akibat vertigo setelah satu atau dua kali perawatan.

Operasi

Ketika vertigo disebabkan oleh masalah yang serius, tumor otak misalnya. Maka, operasi perlu dilakukan untuk menyembuhkan kondisi tersebut.

Jika Anda merasa bahwa pengobatan ringan tidak dapat membantu mengurangi gejala vertigo, maka segera periksa ke dokter. Konsultasikan mengenai keluhan dan apa yang sebaiknya Anda lakukan untuk mengurangi rasa sakit akibat vertigo.

Reporter: Aulia Fitriana 

Rekomendasi