Hidung merupakan salah satu indra yang sensitif. Hal ini dikarenakan hidung memiliki banyak
pembuluh darah kecil yang mudah terluka. Saat pembuluh darah tersebut terluka, hidung akan
memberikan tanda dengan mengeluarkan darah yang dinamakan mimisan.
Apa Itu Mimisan?
Mimisan adalah suatu penyakit yang terjadi pada hidung saat salah satu pembuluh darah di lapisan hidung pecah. Pecahnya pembuluh darah dapat disebabkan karena adanya cedera, infeksi, reaksi alergi, dan dampak akibat mengorek lobang hidung dengan keras.
Durasi mimisan yang dialami setiap orang berbeda-beda. Biasanya darah yang keluar dari hidung akan berhenti selama beberapa detik, namun terkadang mimisan yang bahaya dapat memakan waktu hingga 20 menit.
Advertisement
Penyebab Mimisan pada Anak
Pada utamanya, mimisan yang dialami oleh anak-anak disebabkan karena pembuluh darah yang dimilikinya lebih rapuh dan mudah pecah. Mimisan dapat dialami anak-anak mulai usia 3-10 tahun.
Selain faktor di atas, penyebab anak sering mimisan adalah:
1. Mengorek Hidung Terlalu Dalam
Saat anak sedang mengorek hidung, anak biasanya tidak mengetahui batas area di dalam hidung yang dapat membuanya infeksi. Akibatnya pembuluh darah dalam hidung terluka dan mengeluarkan darah.
2. Terjadi Benturan yang Mengakibatkan Hidung Cedera
Kecelakaan yang terjadi saat anak sedang bermain pada temannya adalah hal yang biasa. Kurangnya kehati-hatian saat bermain membuat hidung anak terbentur. Benturan inilah yang membuat hidungnya mengeluarkan darah setelah adanya cedera.
3. Bersin Terlalu Keras karena Alergi
Jenis alergi yang dimiliki anak memang berbeda-beda. Contohnya anak memiliki alergi pada
bunga, lalu saat ia tidak sengaja mencium bunga ia otomatis bersin dengan keras. Hal ini
menyebabkan hidung kaget dan terluka sehingga mengeluarkan darah.
Advertisement
Cara Mengatasi Anak Mimisan
Saat orang tua melihat anaknya mimisan, biasanya akan timbul rasa khawatir yang serius. Namun, tidak perlu khawatir karena mimisan yang terjadi pada anak adalah hal yang biasa.
Lakukanlah langkah-langkah di bawah ini:
1. Tunjukkan Sikap yang Tenang
Saat anak melihat dirinya terluka dan berdarah, biasanya anak akan mengalami panic dan khawatir. Maka dari itu, orang tua harus menenangkan anak dengan mengambil tisu dan memberikan ketenangan. Karena kondisi psikologis anak dapat memengaruhi kesehatan tubuhnya.
2. Lakukanlah Pertolongan Pertama
Pertolongan pertama yang dapat dilakukan adalah dengan membiarkan anak duduk dan menyuruhnya untuk mencondongkan tubuh ke depan untuk memperlambat proses keluarnya dari hidung.
3. Periksakan ke Dokter
Saat pertolongan pertama sudah dilakukan, namun darah belum berhenti segeralah bawa
anak ke rumah sakit untuk menghindari masalah yang lebih serius.
Itulah beberapa penjelasan mengenai penyebab anak mimisan dan cara yang dapat dilakukan saat anak mengalami kondisi tersebut. Walaupun mimisan sering dianggap sebagai penyakit ringan, jika mimisan terjadi secara terus menerus janganlah menganggap hal ini remeh karena jika tidak segera diketahui penyebabnya, hal ini dapat menyebabkan masalah yang lebih serius.
Reporter: Zahra Osamia