Transformasi Digital Pendidikan: Ketua DPR Tegaskan Kesejahteraan Guru Kunci Keberhasilan Digitalisasi Sekolah Nasional
Ketua DPR RI Puan Maharani menyoroti pentingnya kesejahteraan guru dalam mendukung Transformasi Digital Pendidikan nasional, memastikan pemerataan dan adaptasi teknologi di sekolah.
Ketua DPR RI Puan Maharani menyoroti pentingnya transformasi digital dalam sektor pendidikan nasional. Langkah pemerintah mendistribusikan perangkat teknologi seperti Interactive Flat Panel (IFP) dan smart TV ke sekolah bertujuan memperkuat sistem pendidikan. Ini diharapkan dapat menciptakan pembelajaran yang lebih merata dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.
Program digitalisasi pembelajaran ini merupakan bagian dari upaya besar untuk menghadirkan keadilan akses pendidikan berbasis teknologi di seluruh Indonesia. Inisiatif ini sejalan dengan Instruksi Presiden Nomor 7 Tahun 2025 tentang Revitalisasi Satuan Pendidikan. Tujuannya adalah memperkuat ekosistem digital classroom secara menyeluruh dan inklusif.
Namun, Puan Maharani menekankan bahwa keberhasilan program ini sangat bergantung pada kesiapan dan kesejahteraan para guru. Tanpa dukungan memadai bagi pendidik, perangkat teknologi canggih tidak akan memberikan dampak optimal dalam proses belajar mengajar. DPR RI berkomitmen mengawal kebijakan ini agar berjalan baik.
Pentingnya Kesejahteraan Guru dalam Era Digital
Puan Maharani menegaskan bahwa guru adalah faktor utama dalam pendidikan, dan kesejahteraan mereka tidak boleh diabaikan. Transformasi digital hanya akan berhasil jika dibarengi dengan peningkatan kualitas hidup dan pelatihan guru. Jika kualitas hidup dan pelatihan belum memadai, perangkat teknologi tidak akan berdampak optimal.
Banyak guru masih menghadapi tantangan signifikan, termasuk ketimpangan penghasilan, beban kerja tinggi, dan keterbatasan akses pelatihan teknologi. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan kebijakan yang komprehensif untuk memperhatikan kesejahteraan guru di semua jenjang dan wilayah. Kesejahteraan guru harus menjadi prioritas agar mereka dapat fokus pada peran pentingnya dalam pembelajaran.
Guru yang sejahtera akan lebih siap beradaptasi dengan perubahan, termasuk penggunaan teknologi pendidikan. Puan mendorong pelatihan intensif dan berkelanjutan untuk penggunaan teknologi secara efektif. Selain itu, skema insentif dan tunjangan khusus bagi guru yang mengoperasikan perangkat digital juga perlu dipertimbangkan.
Kebijakan penghasilan layak bagi guru, termasuk guru honorer di daerah, juga perlu diperhatikan secara serius. Pendidikan digital bukan hanya tentang perangkat keras, tetapi juga tentang kesiapan para pendidik. DPR RI akan terus mengawal kebijakan ini agar pelaksanaannya tidak hanya fokus pada aspek teknis.
Target dan Implementasi Program Digitalisasi Sekolah
Pemerintah telah memulai penyaluran program digitalisasi pembelajaran ke seluruh sekolah di Indonesia. Program ini bertujuan menghadirkan keadilan dan pemerataan akses pendidikan berbasis teknologi. Inisiatif ini juga memperkuat ekosistem digital classroom yang menyeluruh dan inklusif di berbagai daerah.
Presiden Prabowo Subianto menekankan bahwa digitalisasi sekolah adalah ikhtiar strategis untuk mewujudkan Asta Cita. Ini termasuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan memperluas akses pendidikan berkualitas. Program ini juga bertujuan menguatkan daya saing bangsa di kancah global.
Targetnya adalah dalam setahun ke depan, seluruh sekolah di Indonesia memiliki Interactive Flat Panel (IFP) atau layar digital untuk pembelajaran. Dengan demikian, anak-anak Indonesia di berbagai daerah dapat mengakses materi berkualitas yang sama. Ini diharapkan dapat mengatasi kendala jarak maupun keterbatasan tenaga pendidik.
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) memastikan penyaluran program dilakukan secara bertahap. Hingga Agustus 2025, pengiriman tahap pertama sedang berlangsung untuk 288.865 sekolah sasaran. Selain IFP, sekolah juga akan menerima perangkat pendukung seperti laptop dan media penyimpanan konten pembelajaran.
Sumber: AntaraNews