Menko PMK Pratikno menanggapi kabar yang menyebut dirinya sakit dan akan mundur dari jabatan. Ia menegaskan kondisinya sehat dan saat ini berada di kawasan Bromo untuk rapat koordinasi percepatan pemadaman kebakaran, Selasa (11/8/2026).
Klarifikasi itu disampaikan ketika Pratikno meninjau penanganan kebakaran di Bromo. Ia menyebut agenda di lapangan berfokus pada percepatan pemadaman api bersama unsur terkait.
"Padahal saya sehat dan sedang di Bromo, untuk rakor percepatan pemadaman api di Bromo," kata Pratikno kepada awak media saat mengecek penanganan kebakaran di Bromo, Selasa (11/8/2026).
Advertisement
Menko PMK Pratikno Sehat, Mensesneg Sebut Tak Ada Isu
Kabar yang mengaitkan kondisi kesehatan dan posisi Menko PMK Pratikno juga dibantah oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi. Ia mengaku baru mendengar isu tersebut.
"Kata siapa lagi? Saya belum dengar," kata Prasetyo di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (11/8/2026).
Prasetyo menegaskan bahwa informasi yang ia terima menunjukkan Pratikno dalam keadaan baik.
"Sehat, yang saya tahu sehat. Enggak ada kabar bahwa beliau sedang sakit," ujar Prasetyo.
Advertisement
Soal Reshuffle, Istana Buka Peluang Isi Kursi Kosong
Dalam kesempatan berbeda, Prasetyo Hadi menanggapi kabar Presiden Prabowo Subianto akan melakukan reshuffle kabinet pada awal Agustus 2026. Ia menyebut belum ada rencana perombakan, namun membuka peluang pengisian posisi yang lowong.
"Reshuffle? Sementara belum ada. Kalaupun mohon maaf ya, kalaupun misalnya ada, barangkali untuk mengisi kekosongan-kekosongan dari beberapa posisi yang karena perubahan yang kemarin ditinggalkan oleh pejabat yang lama," kata Prasetyo kepada wartawan di Kereta Nusantara Explorer saat perjalanan dari Batang menuju Jakarta, Kamis (30/7/2026).
Ia mencontohkan posisi Wakil Menteri yang kini kosong. Jabatan Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) ditinggalkan Sudaryono setelah Presiden Prabowo menunjuknya sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN). Sementara itu, kursi Wamen Imigrasi lowong usai Silmy Karim dicopot karena ditetapkan sebagai tersangka dugaan korupsi oleh KPK.
"Contohnya seperti Wamentan, (Wamen Imigrasi) itu juga kosong," ujarnya.
Prasetyo memastikan belum ada pembahasan resmi di tingkat Presiden mengenai pergantian anggota kabinet.
"Tapi terus terang kita belum, Bapak Presiden juga belum berdiskusi mengenai rencana adanya pergantian ataureshuffleitu," jelas Prasetyo.