Isu reshuffle kabinet kembali menguat jelang dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia menegaskan keputusan perombakan kabinet sepenuhnya berada pada hak prerogatif Presiden.
Pernyataan itu disampaikan saat Bahlil ditanya mengenai kemungkinan adanya reshuffle lanjutan. Teranyar, posisi Menteri Keuangan berganti dari Purbaya Yudhi Sadewa kepada Suahasil Nazara.
"Menyangkut reshuffle, itu adalah hak prerogatif Bapak Presiden, ya," ujar Bahlil di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (16/9/2026).
Bahlil tidak merinci lebih jauh mengenai peluang perombakan berikutnya. Dia kembali menekankan bahwa pengangkatan maupun pemberhentian anggota kabinet merupakan kewenangan Presiden.
"Setiap menteri, setiap wakil menteri, setiap anggota kabinet diangkat atau diberhentikan, kita harus hargai hak prerogatif Bapak Presiden, ya," tandasnya.
Advertisement
Riwayat Reshuffle Kabinet Era Prabowo
Perombakan perdana dilakukan pada 19 Februari 2025. Brian Yuliarto dilantik sebagai Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi menggantikan Satryo Soemantri Brodjonegoro.
Pada saat yang sama, Muhammad Yusuf Ateh ditunjuk sebagai Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) bersama Agustina Arumsari sebagai Wakil Kepala BPKP.
Di lingkup statistik dan siber, Amalia Adininggar Widyasanti dipercaya memimpin Badan Pusat Statistik (BPS) dengan Sonny Harry Budiutomo Harmadi sebagai wakil, sementara Nugroho Sulistyo Budi dilantik menjadi Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).
Reshuffle kedua berlangsung pada 8 September 2025. Salah satu perubahan utama ialah penunjukan Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menteri Keuangan menggantikan Sri Mulyani Indrawati.
Pada kesempatan itu, Mukhtarudin dilantik sebagai Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia menggantikan Abdul Kadir Karding, sedangkan Ferry Juliantono dipercaya menjadi Menteri Koperasi menggantikan Budi Arie Setiadi.
Prabowo juga melantik Mochamad Irfan Yusuf sebagai Menteri Haji dan Umrah, dengan Dahnil Anzar Simanjuntak sebagai wakil menterinya.
Sembilan hari kemudian, pada 17 September 2025, perombakan kembali dilakukan. Djamari Chaniago ditetapkan sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan menggantikan Budi Gunawan, sementara Erick Thohir menjadi Menteri Pemuda dan Olahraga menggantikan Dito Ariotedjo.
Di jajaran wakil menteri, Afriansyah Noor diangkat sebagai Wakil Menteri Ketenagakerjaan menggantikan Immanuel Ebenezer. Prabowo juga menunjuk Rohmat Marzuki sebagai Wakil Menteri Kehutanan serta Farida Faricha sebagai Wakil Menteri Koperasi menggantikan Ferry Juliantono.
Perubahan turut terjadi di lembaga pemerintah. Angga Raka Prabowo menjadi Kepala Badan Komunikasi Pemerintah; Sonny Sanjaya dan Nanik Sudaryati Deyang ditetapkan sebagai Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN); dan Sarah Sadiqa memimpin Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP).
Ahmad Dofiri juga dilantik menjadi Penasihat Khusus Presiden Bidang Keamanan, Ketertiban Masyarakat, dan Reformasi Kepolisian. Adapun Muhammad Qodari berpindah tugas sebagai Kepala Staf Kepresidenan.
Reshuffle keempat digelar pada 8 Oktober 2025. Benjamin Paulus Octavianus dilantik sebagai Wakil Menteri Kesehatan dan Akhmad Wiyagus sebagai Wakil Menteri Dalam Negeri.
Pada hari yang sama, Anggito Abimanyu diangkat sebagai Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).
Di sektor BUMN, Dony Oskaria dipercaya sebagai Kepala Badan Pengaturan BUMN, dengan Aminudin Maruf dan Teddy Barata sebagai wakil kepala. Prabowo juga menunjuk Dirgayuza Setiawan sebagai Asisten Khusus Presiden Bidang Komunikasi dan Analisa Kebijakan serta Agung Gumilar Saputra sebagai Asisten Khusus Presiden Bidang Analisa Data Strategis.
Selain itu, Velix Wanggai ditetapkan sebagai Ketua Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua beserta jajaran anggotanya.
Perombakan kelima berlangsung pada 27 April 2026. Enam pejabat dilantik di Istana Negara, Jakarta.
Mereka adalah Muhammad Jumhur Hidayat sebagai Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup; Hanif Faisol Nurofiq sebagai Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan; Dudung Abdurachman sebagai Kepala Staf Kepresidenan; Muhammad Qodari sebagai Kepala Badan Komunikasi Pemerintah; Hasan Nasbi sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Komunikasi; dan Abdul Kadir Karding sebagai Kepala Badan Karantina Indonesia.
Reshuffle keenam dilakukan pada Senin (14/9/2026). Dalam perubahan ini, Prabowo mengganti Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dengan Suahasil Nazara.
Sebelumnya menjabat Wakil Menteri Keuangan, Suahasil kemudian dilantik sebagai Menteri Keuangan di Istana Negara, Jakarta.
Dengan pergeseran tersebut, Purbaya tercatat hanya sekitar satu tahun menjabat sebagai Menteri Keuangan. Ia sebelumnya dilantik menggantikan Sri Mulyani pada September 2025.