Kunjungi Pasar Tomohon, Ganjar Terkejut Lihat Daging yang Dijual: Ekstrem yang Ada di Sini

“Huah (kelelawar). Yang ekstrem tadi,” kata Ganjar sembari menunjuk daging tersebut

Nanda Perdana Putra
Oleh Nanda Perdana Putra - Reporter
Kunjungi Pasar Tomohon, Ganjar Terkejut Lihat Daging yang Dijual: Ekstrem yang Ada di Sini
Kunjungi Pasar Tomohon, Ganjar Terkejut Lihat Daging yang Dijual: Ekstrem yang Ada di Sini (Merdeka.com)

Ganjar Pranowo terlihat terkejut dengan berbagai daging dari hewan yang tidak biasa dikonsumsi

Calon presiden (capres) nomor urut tiga Ganjar Pranowo terlihat terkejut dengan berbagai daging dari hewan yang tidak biasa dikonsumsi atau ektrem saat mengunjungi Pasar Tomohon, Kota Tomohon, Sulawesi Utara.


“Huah (kelelawar),” kata Ganjar sembari menunjuk daging tersebut di Pasar Tomohon, Selasa (1/2).

Ganjar mengaku senang dapat mengunjungi Pasar Tomohon dan berinteraksi secara langsung dengan masyarakat dan pedagang setempat.


“Yang ekstrem tadi, ternyata banyak binatang liar yang ada di sini, sesuatu yang unik di sini. Saya senang sambutan masyarakat hangat, menyenangkan,” ungkapnya.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Para pedagang pun mengambil kesempatan untuk berkeluh kesah dan curhat langsung ke mantan Gubernur Jawa Tengah tersebut.

Salah satunya seorang pedagang, Meity yang curhat perihal harga bahan pokok yang sering melonjak tinggi dan tidak stabil. Dia berharap harga dapat kembali normal sehingga pedagang dan pembeli bisa mendapatkan manfaat dari proses jual beli di pasar


"Semoga harga-harga turun Pak," ujar Meity.

Dia mengaku yakin jika Ganjar terpilih menjadi presiden RI, maka masalah harga sembako dapat selesai dengan tuntas dan meningkatkan daya beli masyarakat. Terlebih, dia melihat sosok mantan Gubernur Jawa Tengah itu yang sederhana dan merakyat.


"Pak Ganjar mau membaur, enggak pilih-pilih, buktinya dia tadi minumnya di piring kecil," tuturnya.

Janji Ganjar Ciptakan Harga Bahan Pokok yang Murah dan Stabil

Kepada para pedagang, Ganjar Pranowo pun menegaskan komitmennya untuk menciptakan situasi harga bahan pokok yang murah dan normal.


Strategi stabilisasi harga pasar pun disampaikan, salah satunya dengan pemanfaatan sistem informasi untuk pedagang dan berbagai elemen pasar.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Terlebih, Ganjar telah menerapkannya lewat aplikasi Sistem Informasi Harga dan Produk Komoditi (SiHaTi) ketika menjabat Gubernur Jawa Tengah.

"Sebenarnya sistem informasinya yang mesti ada yah. Kalau saya kasih contoh waktu itu kami dibantu BI umpama di Jateng ada SiHaTi, kalau kita bisa ketahui, maka perdedaran atau pergerakan barang bisa dipantau dari pasar. Nah ketika terjadi kekurangan, maka di tambah lagi. Produksi ada di mana ketika terjadi kekurangan, maka di tambah lagi," terang Ganjar.


Dia turut menyoroti pentingnya peningkatan peran perdagangan antar daerah. Dengan begitu, mereka bisa bekerjasama ketika ada kebutuhan pangan atau pun barang.

"Sebenarnya stabilisasi itu kita hanya butuh bicaranya telaten, tiap hari menginformasikan, tiap hari menginformasikan. Dan perdagangan antar daerah mesti ditingkatkan," kata Ganjar.


Selain itu, lanjutnya, intervensi pemerintah sangat dibutuhkan agar harga bahan pokok dapat murah dan stabil.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

"Intervensi harga bisa dilakukan. Maka kalau itu semua bisa dilakukan, maka stabilisasi akan terjaga," Ganjar menandaskan.

Rekomendasi