Bupati Karawang Ajak Seluruh ASN Tingkatkan Kinerja dan Pelayanan Publik di Awal Tahun 2026

Bupati Karawang Aep Syaepuloh menyerukan seluruh ASN untuk meningkatkan kinerja dan pelayanan publik di awal tahun 2026, seiring penyesuaian SOTK dan sidak mendadak.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Bupati Karawang Ajak Seluruh ASN Tingkatkan Kinerja dan Pelayanan Publik di Awal Tahun 2026
Bupati Karawang Aep Syaepuloh menyerukan seluruh ASN untuk meningkatkan kinerja dan pelayanan publik di awal tahun 2026, seiring penyesuaian SOTK dan sidak mendadak. (AntaraNews)

Bupati Karawang Dorong Peningkatan Kinerja ASN untuk Pelayanan Publik Optimal

Bupati Karawang, Aep Syaepuloh, mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Karawang untuk terus meningkatkan kinerja mereka. Ajakan ini disampaikan pada hari pertama kerja di tahun 2026, menekankan pentingnya pelayanan publik yang optimal bagi masyarakat.

Himbauan ini berlaku bagi seluruh ASN, termasuk para pegawai yang baru saja dilantik pada malam pergantian tahun baru, agar segera beradaptasi dengan tugas dan tanggung jawab baru. Dengan adanya Struktur Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) yang baru, diharapkan setiap ASN mampu berkontribusi lebih baik dalam menjalankan fungsinya.

Tujuan utama dari peningkatan kinerja ini adalah untuk mewujudkan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat serta bersama-sama membangun Karawang menjadi lebih maju. Bupati Aep Syaepuloh menegaskan bahwa kerja keras dan kolaborasi adalah kunci kemajuan daerah di tahun-tahun mendatang.

Optimalisasi Kinerja ASN dan Penyesuaian Struktur Organisasi

Bupati Karawang Aep Syaepuloh menekankan pentingnya peningkatan kinerja individu dan kolektif di kalangan ASN, terutama dengan diberlakukannya SOTK baru. Penyesuaian ini bertujuan untuk menciptakan birokrasi yang lebih efisien dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat Karawang.

Dalam SOTK terbaru, terjadi perampingan signifikan di berbagai tingkatan pemerintahan daerah. Di tingkat kecamatan, jumlah seksi dikurangi dari lima menjadi tiga, mengoptimalkan fokus kerja dan efisiensi birokrasi.

Beberapa organisasi perangkat daerah (OPD) juga mengalami penggabungan untuk efisiensi anggaran dan peningkatan efektivitas. Sebagai contoh, Dinas Perindustrian dan Perdagangan kini digabung menjadi satu dengan Dinas Koperasi dan UMKM.

Selain itu, Dinas Perikanan dilebur menjadi satu dengan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, menciptakan sinergi dalam sektor pangan dan kelautan. Jumlah kepala bagian di lingkungan Pemkab Karawang juga dirampingkan dari sebelas menjadi delapan, termasuk penyesuaian pada jabatan kepala bidang dan struktur pengawasan.

Sidak Awal Tahun Pastikan Disiplin dan Kebersihan Lingkungan Kerja

Untuk memastikan kelancaran hari pertama kerja di tahun 2026, Bupati Aep Syaepuloh melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah instansi pemerintah. Sidak ini bertujuan untuk memastikan tidak ada pegawai yang bolos dan seluruh aktivitas berjalan normal setelah libur tahun baru.

Kantor Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) menjadi sasaran pertama sidak Bupati Karawang. Di sana, Bupati langsung memeriksa absensi pegawai dan menemukan beberapa aset yang kurang terawat.

Salah satu temuan adalah kendaraan roda dua yang tidak terawat, yang kemudian diminta untuk dikembalikan ke aset daerah karena dianggap merusak estetika dan kebersihan kantor. Hal ini menunjukkan komitmen Bupati terhadap kerapian dan pengelolaan aset pemerintah.

Sidak dilanjutkan ke beberapa dinas yang ada di Gedung Pemda II, di mana Bupati kembali mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan dan kelayakan sarana prasarana. Penekanan pada lingkungan kerja yang bersih dan terawat diharapkan dapat mendukung peningkatan kinerja ASN dan pelayanan kepada masyarakat.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi