Ada 8 Menteri Nyaleg di Pemilu 2024, Jokowi Kasih Syarat Agar Tak Kena Reshuffle

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menanggapi soal beberapa menteri Kabinet Indonesia Maju yang akan kembali bertarung dalam pemilihan legislatif di tahun 2024. Jokowi mengaku tidak keberatan, karena berdasarkan peraturan, menteri ikut nyaleg juga diperbolehkan.

Alma Fikhasari
Oleh Alma Fikhasari - Reporter
Ada 8 Menteri Nyaleg di Pemilu 2024, Jokowi Kasih Syarat Agar Tak Kena Reshuffle
jokowi di musra. ©2023 Merdeka.com/alma fikhasari

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menanggapi soal beberapa menteri Kabinet Indonesia Maju yang akan kembali bertarung dalam pemilihan legislatif di tahun 2024. Jokowi mengaku tidak keberatan, karena berdasarkan peraturan, menteri ikut nyaleg juga diperbolehkan.

"Kalau dari saya yang penting tidak ganggu tugas keseharian," kata Jokowi, saat ditemui di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (14/5).

Berita terkait Pemilu 2024 bisa dibaca di Liputan6.com

Jokowi mengatakan, dia juga selalu mengevaluasi kinerja para menterinya. Jika proses pencalegan mengganggu kinerja, dia menegaskan akan melakukan perombakan kabinet atau reshuffle kabinet.

"Ketiga, saya selalu evaluasi, kalau ganggu memang kerjanya terganggu ya ganti bisa. Gitu saja. Udah," tegasnya.

Sejumlah menteri Kabinet Indonesia Maju pimpinan Presiden Jokowi dikabarkan bakal mencalonkan diri sebagai anggota legislatif (caleg) Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Pemilu 2024.

Seperti diketahui, Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI telah membuka pendaftaran caleg selama 1-14 Mei 2023.

Para menteri yang maju dalam Pemilu 2024:

1. Zulkifli Hasan (Menteri Perdagangan)

2. Ida Fauziyah (Menteri Ketenagakerjaan)

3. Abdul Halim Iskandar (Mendes PDTT)

4. Afriansyah Ferry Noor (Wamenaker)

5. Johnny G Plate (Menkominfo)

6. Syahrul Yasin Limpo (Mentan)

7. Yasonna Laoly (Menkumham)

8. Angela Tanoesoedibjo (Wamenparekraf)

Rekomendasi