Kriteria Capres dari PKS: Religius Nasionalis dan Punya Peluang Menang

Wakil Ketua Majelis Syuro PKS, Hidayat Nur Wahid mengatakan, Majelis Syuro telah mendelegasikan pengambilan keputusan soal capres dan koalisi kepada dewan pimpinan tingkat pusat (DPTP). Bisa juga pengambilan keputusan itu dipercepat.

Ahda Bayhaqi
Oleh Ahda Bayhaqi - Reporter
Kriteria Capres dari PKS: Religius Nasionalis dan Punya Peluang Menang
Wakil Ketua Majelis Syura PKS Hidayat Nur Wahid. ©2022 Merdeka.com

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) akan mengambil keputusan calon presiden yang akan diusung sebelum tahun 2022 berakhir. Hal ini menanggapi deklarasi Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sebagai calon presiden NasDem.

Wakil Ketua Majelis Syuro PKS, Hidayat Nur Wahid mengatakan, Majelis Syuro telah mendelegasikan pengambilan keputusan soal capres dan koalisi kepada dewan pimpinan tingkat pusat (DPTP). Bisa juga pengambilan keputusan itu dipercepat.

“Kemudian memutuskan dan mengumumkan koalisinya, secara prinsip terjadi sebelum 2022 berakhir, tapi bisa juga dipercepat berdasarkan hasil rapat DPTP," katanya kepada wartawan, Selasa (4/10).

Saat ini sikap PKS baru memutuskan kriteria calon presiden yang akan diusung. Yaitu harus religius nasionalis dan punya potensi menang.

"Kriterianya sudah ditentukan yaitu harus religius nasionalis, menghadirkan perubahan untuk Indonesia yang lebih baik, tentu punya potensi menang," jelas Hidayat.

Sementara itu, PKS sudah punya jalinan komunikasi yang baik dengan NasDem serta Demokrat. Bahkan, sebelum diumumkan PKS sudah diberitahu NasDem akan deklarasi calon presiden.

"Tapi komunikasi sangat intensif dengan NasDem, Demokrat, itu sangat intensif. Dan bahkan kemaren sebelum pengumuman NasDem juga berkomunikasi dengan PKS. Jadi kita saling mengerti, mengetahui, dan memahami pilihan waktu pengumuman siapa capres dan pasangan cawapres," ujar Hidayat.

Rekomendasi