Ketua DPP Partai Golkar Zainudin Amali menanggapi soal keputusan Hutomo Mandala Putra alias Tommy Soeharto untuk mendirikan Partai Berkarya dan meninggalkan Partai Golkar. Menurutnya, Tommy bebas menyatakan pendapat dan pandangannya.Dia pun mengaku tidak keberatan dengan keputusan putra dari mantan Presiden RI kedua tersebut. "Enggak apa-apa. Yang penting sepanjang itu sesuai dengan perundang-undangan, dalam hal ini Parpol," kata Zainudin saat ditemui di Kompleks Parlemen, Jakarta Pusat, Selasa (18/10).Dia membebaskan siapapun termasuk Tommy Soeharto untuk mendirikan partai baru. Dia hanya berharap, partai baru tersebut akan tetap bertahan pada pemilihan umum (Pemilu) nanti."Nah, ujiannya saat pemilu. Banyak partai yang muncul, tapi begitu muncul pemilu cuma 10. Jadi silakan (bikin partai)," tuturnya.Dia pun mengatakan, kepergian Tommy Soeharto dari Partai Golkar tidak memberikan pengaruh besar kepada partai tersebut. Baginya, peran Tommy di partai tidak lebih besar dari seorang dewan pembina.Sebelumnya, Menteri Hukum dan HAM mengesahkan keberadaan Partai Berkarya yang diinisiasi oleh putra Presiden RI kedua Soeharto, Hutomo Mandala Putra (Tommy Soeharto). Dengan demikian, Partai Berkarya sudah berbadan hukum dan sah sebagai partai politik."Pada Senin 17 Oktober 2016 hari ini Partai Berkarya sudah berbadan hukum dan sah sebagai partai politik sesuai SK Menkum HAM Nomor: M.HH-20.AH.11.01 tahun 2016," ujar Sekretaris Jenderal Partai Berkarya, Badaruddin Andi Picunang, Senin (17/10).SK itu berisi tentang pengesahan Partai Berkarya beserta Susunan Pengurus DPP Partai Berkarya periode 2016-2021."SK pengakuan Partai Berkarya sudah ditandatangani Menteri Hukum dan HAM sejak 13 Oktober 2016," ujar Badaruddin.Dia menjelaskan Partai Berkarya merupakan hasil penggabungan Partai Nasional Republik dan Partai Beringin Karya. Dalam partai ini, putra Presiden RI kedua Soeharto, Hutomo Mandala Putra (Tommy Soeharto) menjabat selaku Ketua Dewan Pembina.Selain Tommy, turut tampil nama mantan Politisi Partai Nasdem yang pernah menjabat Menko Polhukam Tedjo Edhy Purdijatno, yang ditunjuk sebagai Ketua Dewan Pertimbangan Partai Berkarya.Partai Berkarya dipimpin oleh Ketua Umum Neneng A Tutty, Wakil Ketua Umum Yockie Hutagalung dan Sekjen Badaruddin Andi Picunang.
Golkar harap partai besutan Tommy Soeharto bertahan sampai pemilu
Golkar harap partai besutan Tommy Soeharto bertahan sampai pemilu. Ketua DPP Partai Golkar Zainudin Amali menanggapi soal keputusan Hutomo Mandala Putra alias Tommy Soeharto untuk mendirikan Partai Berkarya dan meninggalkan Partai Golkar. Menurutnya, Tommy bebas menyatakan pendapat dan pandangannya.
Advertisement
Rekomendasi