Reshuffle Kabinet: Sarmuji Jadi Menperin, Punya Harta Rp14,9 Miliar dan Kapal Rp5,5 Miliar

Sarmuji diisukan menggantikan Agus Gumiwang sebagai Menperin. Ia tercatat memiliki harta Rp14,93 miliar, termasuk kapal senilai Rp5,56 miliar.

Febika Indriyani
Oleh Febika Indriyani - Reporter
Reshuffle Kabinet: Sarmuji Jadi Menperin, Punya Harta Rp14,9 Miliar dan Kapal Rp5,5 Miliar
Sekretaris Jenderal Partai Golkar Muhammad Sarmuji tiba di Istana Negara, Jakarta Pusat. (Foto: Tangkapan Layar Youtube Liputan6).

Sekretaris Jenderal Partai Golkar, Muhammad Sarmuji resmi menjadi Menteri Perindustrian menggantikan Agus Gumiwang Kartasasmita dalam reshuffle kabinet Prabowo Subianto, Kamis (1/10).

Sarmuji mengaku mendapat telepon dari Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya terkait kemungkinan penugasan untuk membantu Presiden Prabowo Subianto di bidang perindustrian. 

Didapuk jadi menteri perindustrian, laporan harta kekayaan Sarmuji sebagai penyelenggara negara turut menjadi perhatian.

Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), Sarmuji tercatat memiliki total harta kekayaan sebesar Rp14.931.644.686 setelah dikurangi utang.

Punya Kapal Rp5,5 Miliar

Salah satu aset yang cukup mencolok dalam laporan kekayaan Sarmuji adalah kapal laut.

Sarmuji tercatat memiliki kapal laut atau perahu jenis Jeanita Kapal SPOB tahun 2017 dengan nilai Rp5.568.750.000. Aset tersebut dilaporkan sebagai hasil sendiri.

Nilai kapal tersebut menjadi bagian terbesar dari aset alat transportasi dan mesin yang dimiliki Sarmuji. Secara keseluruhan, kategori ini mencapai Rp6.203.994.375.

Selain kapal, Sarmuji tercatat memiliki sejumlah kendaraan.

Di antaranya Honda Beat tahun 2015 senilai Rp1.425.000, Toyota Innova tahun 2018 senilai Rp72.250.000, Toyota tahun 2021 senilai Rp252.381.875, serta Honda tahun 2022 senilai Rp309.187.500.

Punya Tanah dan Bangunan Rp10,4 Miliar

Porsi terbesar kekayaan Sarmuji berasal dari tanah dan bangunan. Total nilainya mencapai Rp10.462.451.760.

Aset tersebut tersebar di Surabaya, Sidoarjo, Jakarta Selatan, hingga Kediri.

Di Surabaya, Sarmuji tercatat memiliki tanah seluas 364 meter persegi senilai Rp725.211.760.

Kemudian terdapat tanah seluas 27.530 meter persegi di Surabaya dengan nilai Rp5.891.420.000.

Sarmuji juga memiliki tanah seluas 120 meter persegi di Sidoarjo senilai Rp102.720.000.

Sementara di Jakarta Selatan, terdapat dua tanah dan bangunan. Pertama seluas 163 meter persegi dengan nilai Rp1.848.000.000.

Kedua, tanah dan bangunan seluas 172 meter persegi dengan nilai Rp1.097.600.000.

Adapun di Kediri, Sarmuji tercatat memiliki tanah dan bangunan seluas 1.000 meter persegi dengan nilai Rp797.500.000.

Simpan Kas Rp3,2 Miliar

Selain properti dan kendaraan, Sarmuji juga tercatat memiliki harta bergerak lainnya senilai Rp139.645.000.

Ia juga melaporkan kepemilikan surat berharga sebesar Rp537.331.948.

Sementara kas dan setara kas yang dimiliki mencapai Rp3.240.601.000.

Dalam LHKPN tersebut, Sarmuji tidak tercatat memiliki harta lainnya.

Jika dirinci, total harta Sarmuji terdiri atas:

  • Tanah dan Bangunan: Rp10,46 miliar
  • Alat Transportasi dan Mesin: Rp6,20 miliar
  • Harta Bergerak Lainnya: Rp139,64 juta
  • Surat Berharga: Rp537,33 juta
  • Kas dan Setara Kas: Rp3,24 miliar

Total harta; Rp20,58 miliar

Utang: Rp5,6 miliar

Total harta kekayaan: Rp14,93 miliar.

Sarmuji saat ini menjabat sebagai Sekretaris Jenderal Partai Golkar sekaligus Ketua Fraksi Partai Golkar di DPR RI. Namanya mencuat dalam isu reshuffle Kabinet Merah Putih setelah datang ke Istana dan menyebut mendapat kemungkinan penugasan membantu Presiden di bidang perindustrian.

 

Rekomendasi