Presidium Penyelamat Partai Golkar yang dipimpin Agung Laksono menyatakan tidak ingin melibatkan pihak luar, termasuk presiden dan wakil presiden, terkait konflik yang melanda partai beringin. Namun, Agung dkk dengan tegas menyatakan dukungannya kepada pemerintahan Jokowi-JK."Kita tidak usah membawa-membawa petinggi pejabat apalagi presiden dan wakil presiden. Biar ini menjadi urusan internal, yang pasti kami mendukung Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla," kata Agung, yang juga Ketua Umum Kosgoro 1957.Hal itu dikatakan Agung dalam jumpa pers di Kantor DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta Barat, Rabu (3/12). Hadir juga dalam jumpa pers Ketua Umum MKGR, Priyo Budi Santoso dan pendiri Soksi, SuhardimanAgung juga mengatakan sudah menutup ruang rekonsiliasi dengan Aburizal Bakrie (Ical), yang menang dalam Munas IX di Bali hari ini."Setelah Munas (Bali) selesai sudah tidak ada lagi ruang rekonsiliasi. Kemarin kita menghendaki islah dulu baru Munas dilangsungkan dengan fair," kata Agung.Meski menutup ruang rekonsiliasi, kata Agung, pihaknya akan tetap menjalin silaturahmi dengan kubu Ical. "Tidak pernah putus hubungan. Tapi tetap berteguh dengan keputusan yang sesuai AD/ART," kata Agung.Agung mengatakan, pihaknya juga siap meladeni kubu Ical lewat jalur hukum jika hal itu memang harus ditempuh."Kalau ada yang sifatnya gugatan pengaduan maka sesuai hukum yang berlaku. Kami akan menempuh jalur hukum. Kami mau sebisa mungkin berdiri di atas landasan konstitusional," ujarnya.
Kubu Agung Laksono tegaskan dukung Jokowi-JK
Agung mengatakan, pihaknya juga siap meladeni kubu Ical lewat jalur hukum jika hal itu memang harus ditempuh.
Advertisement
Rekomendasi