Konflik dengan Prabowo, tak pengaruhi sikap Habibie di pilpres

Habibie jarang berbicara soal politik saat berbicara dengan anak buahnya di PD DI, ataupun perusahaan lain.

Fariz Fardianto
Oleh Fariz Fardianto - Reporter
Konflik dengan Prabowo, tak pengaruhi sikap Habibie di pilpres
Habibie dan Prabowo di Jerman. ©2013 merdeka.com/handout/prabowo

Ketua Presidium IABIE wakil Jepang, Arif Budi S mengatakan, sentimen-sentimen konflik yang pernah terjadi antara Presiden Ketiga BJ Habibie dengan Prabowo Subianto ketika menjabat sebagai Danjen Kopassus diperkirakan tidak akan mempengaruhi sikap mentornya tersebut untuk memilih salah satu presiden di pilpres nanti.Dia mengatakan, hal itu karena BJ Habibie sangat jarang membahas persoalan politik nasional dalam pembicaraan dengan anak buahnya di PD DI, maupun perusahaan penerbangan lainnya."Beliau itu lebih banyak menekankan bagaimana caranya memberikan proses pembangunan berkelanjutan menjadi Indonesia yang lebih maju," ungkap dia, Sabtu (24/5).Para ilmuwan penerbangan di jepang, kata dia, selama ini juga kerap memantau perkembangan isu-isu politik Indonesia. Selama ini, bekas pekerja PT DI maupun alumni IABIE yang telah malang melintang bekerja di Jepang lebih mengenal dua sosok tokoh capres yang bertarung di pilpres."Jadi rata-rata kami yang ada di Jepang tahunya ya Pak Jokowi (capres yang diusung PDIP, PKB, NasDem, Hanura) sama Pak Prabowo (Gerindra, PAN, PKS, PPP). Tapi secara keseluruhan kami harap keduanya bisa bersaing secara sehat," papar dia.Lebih jauh lagi, dia berharap para alumni bisa bersinergi dengan presiden Indonesia pada periode berikutnya demi meningkatkan pembangunan nasional, menuju kejayaan bangsa Indonesia."Karena mereka dulu merupakan orang-orang pilihan untuk belajar ke luar negeri, maka setelah kembali ke sini mereka kami harapkan bisa bekerja lebih produktif untuk membangun negeri ini menjadi hebat," kata dia.Saat ini, jumlah ilmuwan penerbangan yang tergabung dalam organisasi IABIE telah mencapai 2500-3000 orang. Jumlah ilmuwan sebanyak itu, rata-rata pernah disekolahkan oleh BJ Habibie di tujuh negara, meliputi Australia, Jepang, USA, Belanda, Austria, Prancis, Jerman selama periode 1980-1995 silam.

Rekomendasi