Tiap tahun SBY gelisah digoyang isu kudeta

Presiden SBY sering diguncang isu kudeta setiap tahun sejak masa periode kedua kepemimpinannya.

Dedi Rahmadi
Oleh Dedi Rahmadi - Reporter
Tiap tahun SBY gelisah digoyang isu kudeta
Presiden SBY di Cikeas. ©Rumgapres/abror rizki

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sering diguncang isu kudeta setiap tahun sejak masa periode kedua kepemimpinannya. Namun hingga hampir masa jabatannya pada 2014, tidak satupun isu tersebut menjadi kenyataan.Walaupun hanya isapan jempol, namun SBY terkesan sudah mengantisipasinya. Bertemu dengan Prabowo, sejumlah purnawirawan jenderal TNI AD, dan ormas Islam, SBY menuai dukungan agar pemerintahannya didukung sampai selesai di 2014.Hari ini, Senin (25/3) isu menggulingkan kepemimpinan SBY kembali merebak. Kabarnya, demonstrasi besar-besaran akan digelar beberapa elemen untuk menjatuhkan rezim SBY.Berikut beberapa cerita kegelisahan SBY terkait isu kudeta yang dihimpun dari berbagai sumber:

Desember 2009

Isu kudeta pertama kali merebak pada periode kedua kepemimpinan Presiden SBY, karena kasus megaskandal Century Rp 6,7 triliun. Saat itu, disebutkan jika aliran dana itu dinikmati oleh penguasa. Isu kudeta itu berembus karena SBY dituding tak bernyali membasmi korupsi.

Oktober 2010

Sejumlah tokoh seperti Din Syamsuddin, Jusuf Kalla (JK), Wiranto, Taufiq Kiemas, Sutiyoso, Mahfud MD, Soetrisno Bachir, Marzuki Alie, dan Rizal Ramli berkumpul di Kantor PP Muhammadiyah, Jakarta, tanggal 8 Oktober 2010.Isu kudeta itu berkembang akibat pernyataan bahwa pemerintah SBY-Boediono telah gagal, padahal pernyataan itu hanya datang dari satu orang, yakni Rizal Ramli.Namun Istana tidak menanggapi isu tersebut.

Maret 2011

Al Jazeera mengungkapkan adanya rencana aksi kudeta oleh Dewan Revolusi Islam terhadap pemerintahan Presiden SBY, ternyata sudah diketahui Istana. Presiden SBY sudah tahu tentang isu itu.Juru bicara kepresidenan Julian Aldrin Pasha menyatakan bahwa Presiden SBY sudah berkomunikasi dengan Menkopolhukam Djoko Suyanto dan menteri-menteri terkait lainnya perihal isu kudeta itu."Pak Menko Polhukam menjelaskan, memang ada indikasi yang terdeteksi kira-kira 10 hari sebelumnya, namun belum jelas disebut Dewan Revolusi Islam. Namun data intelijen tidak mengindikasi ancaman yang nyata dari kelompok yang menamakan diri Dewan Revolusi Islam ini," jelas Julian kepada wartawan di Istana Merdeka, Jakarta.

Maret 2012

Presiden SBY mengaku tidak takut dan gentar menghadapi ancaman dan gerakan aneh dari pihak tertentu yang ingin menggulingkan pemerintahan yang sah.SBY mengatakan, ancaman untuk menggulingkannya selaku pemimpin negara merupakan fenomena politik yang dia cermati belakangan ini."Itu adalah adanya gerakan aneh yang kalau saudara ikuti intinya dan pokoknya pemerintah SBY jatuh sebelum 2014," kata SBY.

Maret 2013

Isu kudeta dalam aksi demonstrasi besar-besaran di tanggal 25 Maret 2013 sudah sampai ke telinga Presiden SBY. "Ya, saya mendengar itu, ada gerakan pada 25 Maret yang isinya menyeramkan," kata SBY.Hal itu diketahui dari pesan pendek yang berbunyi: gerakan agar SBY jatuh dari posisi Presiden. Begitu Presiden jatuh, akan dibentuk presidium yang menjalankan pemerintahan sampai digelar Pemilu 2014.

Rekomendasi