UIN Palembang Gelar Pelatihan Media Dasar, Cetak Jurnalis Kreatif di Era Digital
UIN Palembang sukses menggelar Pelatihan Media Dasar bagi mahasiswa Jurnalistik, membekali mereka dengan keterampilan esensial untuk menjadi jurnalis kreatif dan inovatif di era digital.
Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang baru-baru ini sukses menyelenggarakan program pelatihan penting. Kegiatan ini berfokus pada peningkatan kemampuan media dasar bagi para mahasiswa Program Studi Jurnalistik. Tujuannya adalah untuk membentuk jurnalis muda yang inovatif dan siap menghadapi tantangan industri media.
Pelatihan Media Dasar (PMD) ini dilaksanakan di Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Palembang pada hari Sabtu. Acara tersebut diikuti oleh puluhan mahasiswa yang antusias untuk mendalami dunia jurnalisme. Kepala Program Studi Jurnalistik UIN Palembang, Jufrizal, secara resmi membuka kegiatan ini.
Inisiatif ini dirancang khusus untuk membekali mahasiswa dengan keterampilan esensial dalam dunia jurnalistik dan penyiaran. Dengan pemahaman mendalam tentang teknik penulisan berita, mereka diharapkan mampu menciptakan konten media yang menarik. Pelatihan ini juga membuka wawasan luas mengenai berbagai aspek profesi jurnalis.
Meningkatkan Kompetensi Jurnalistik Mahasiswa
Kepala Program Studi Jurnalistik UIN Palembang, Jufrizal, menjelaskan bahwa pelatihan ini krusial untuk membekali mahasiswa dengan kompetensi yang dibutuhkan. "Dengan adanya pelatihan ini, mahasiswa diharapkan dapat memahami dasar-dasar jurnalistik, teknik penulisan berita, serta kemampuan dalam penyiaran," ujarnya. Pembekalan ini menjadi fondasi penting bagi karir mereka di masa depan, memastikan mereka siap terjun ke lapangan.
Program ini dirancang untuk memastikan setiap peserta memiliki pemahaman kuat tentang etika dan praktik jurnalistik. Mereka diajarkan cara mengumpulkan, memverifikasi, dan menyajikan informasi secara akurat. Keterampilan ini sangat relevan untuk menghasilkan berita yang kredibel dan berkualitas di tengah arus informasi yang deras.
Selain itu, aspek penyiaran juga menjadi fokus utama dalam Pelatihan Media Dasar ini. Mahasiswa dibimbing untuk mengembangkan kemampuan komunikasi yang efektif di depan kamera atau mikrofon. Hal ini mempersiapkan mereka untuk berbagai platform media, baik cetak, daring, maupun elektronik, memperluas jangkauan keahlian mereka.
Menciptakan Konten Digital yang Menarik dan Inovatif
Ketua Pelaksana PMD, Sebastian, menambahkan bahwa kegiatan ini berfungsi sebagai wadah eksplorasi bagi mahasiswa baru. Khususnya bagi Program Studi Jurnalistik, pelatihan ini membantu mereka mendalami dunia digital. Pemahaman dasar ilmu jurnalistik menjadi modal utama untuk berinovasi dan berkarya di era modern.
Sebastian menggarisbawahi pentingnya kemampuan menciptakan konten yang menarik perhatian publik. "Membedah berbagai bentuk, fungsi, dan mengajarkan bagaimana orang-orang media menciptakan konten yang membuat ribuan bahkan jutaan orang tertarik membaca tulisan yang mereka susun, melihat foto yang mereka jepret dan menonton video mereka ciptakan," katanya. Ini menunjukkan fokus pada daya tarik visual dan naratif yang kuat.
Melalui Pelatihan Media Dasar ini, diharapkan mahasiswa tidak hanya memperoleh pembelajaran ilmiah di kampus. Mereka juga mendapatkan pengalaman praktis dalam menciptakan inovasi kreatif digital. Hal ini membuka peluang baru bagi mereka untuk berkontribusi dalam ekosistem media yang terus berkembang dan kompetitif.
Wawasan yang luas tentang dunia jurnalistik dan media digital diharapkan dapat memicu ide-ide segar. Para mahasiswa didorong untuk berpikir di luar kebiasaan dalam menyajikan informasi. Kemampuan ini sangat dibutuhkan untuk bersaing di lanskap media modern yang dinamis dan selalu berubah.
Sumber: AntaraNews