Badan Penanggulangan Bencana (Baguna) DPD PDI Perjuangan DKI Jakarta baru-baru ini menyelenggarakan kegiatan simulasi mitigasi bencana alam. Acara ini fokus pada penanganan situasi darurat, evakuasi, serta penyelamatan korban bencana. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya partai untuk meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dan kadernya.
Simulasi ini diikuti oleh 100 peserta, yang merupakan perwakilan dari seluruh DPC PDI Perjuangan se-DKI Jakarta. Mereka berkumpul di Gelanggang Remaja Kebon Jeruk, Jakarta Barat, pada Kamis (11/9). Inisiatif ini adalah tindak lanjut dari Instruksi DPP PDI Perjuangan Nomor 23/IN/DPP/VIII/2025.
Hardiyanto Kenneth, Kepala Baguna DPD PDI Perjuangan Provinsi DKI Jakarta, menyatakan harapannya. "Melalui kegiatan simulasi ini, kami berharap para peserta dapat menjadi garda terdepan dalam memberikan edukasi dan pertolongan kepada masyarakat bila terjadi bencana di lingkungan masing-masing," ujarnya.
Advertisement
Advertisement
Meningkatkan Kapasitas Kader dan Masyarakat
Kegiatan simulasi mitigasi bencana ini dirancang untuk memperkuat kapasitas diri para peserta dalam menghadapi bencana alam. Peserta tidak hanya menerima materi, tetapi juga melakukan praktik langsung penanganan situasi darurat. Ini termasuk teknik evakuasi dan penyelamatan korban bencana.
Narasumber yang dihadirkan dalam acara ini berasal dari instansi yang sangat relevan. Perwakilan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi DKI Jakarta dan Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Provinsi DKI Jakarta turut serta. Kehadiran mereka memastikan materi yang disampaikan akurat dan praktis.
Menurut Kenneth, kegiatan ini memiliki tujuan ganda. Selain memperkuat kapasitas kader partai dan masyarakat, simulasi ini juga bertujuan membangun sinergi yang kuat dengan pemerintah provinsi. Sinergi ini penting dalam upaya mitigasi dan penyelamatan bencana di masa depan.
Advertisement
Advertisement
PDI Perjuangan: Lebih dari Sekadar Politik
Simulasi ini merupakan salah satu upaya nyata Baguna DPD PDI Perjuangan DKI Jakarta dalam memastikan kesiapsiagaan. Baik masyarakat maupun kader partai diharapkan siap menghadapi segala bentuk bencana alam yang mungkin terjadi. Ini menunjukkan komitmen partai di luar ranah politik.
Hardiyanto Kenneth menegaskan bahwa latihan ini bukan sekadar formalitas belaka. "Latihan ini bukan sekadar formalitas, tetapi merupakan bekal nyata yang bisa diterapkan dalam situasi darurat," katanya. Ini mencerminkan visi PDI Perjuangan sebagai partai pelopor dalam mitigasi dan penyelamatan kehidupan masyarakat.
Melalui simulasi ini, setiap peserta diharapkan mampu mengimplementasikan ilmu dan praktik yang telah diberikan. Tujuannya adalah agar ketika bencana terjadi, para kader tidak panik. Sebaliknya, mereka diharapkan mampu bertindak dengan cepat dan tepat. Ini krusial dalam situasi darurat.
Advertisement
Kenneth, yang juga Anggota Komisi C DPRD DKI Jakarta, menutup dengan harapan positif. "Semoga kegiatan ini dapat memperkuat kapasitas kita semua, membangun sinergi dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, serta meningkatkan kesadaran masyarakat untuk selalu siap menghadapi bencana," pungkasnya. Ini menunjukkan komitmen berkelanjutan untuk kesiapsiagaan bencana.
Sumber: AntaraNews