10 Pohon yang Akarnya Tidak Merusak Paving, Cocok Ditanam di Halaman Rumah

Temukan 10 pohon yang akarnya tidak merusak paving. Cocok ditanam di halaman rumah untuk menghadirkan suasana teduh tanpa merusak lantai.

Tantiya Nimas Nuraini
Oleh Tantiya Nimas Nuraini - Reporter
10 Pohon yang Akarnya Tidak Merusak Paving, Cocok Ditanam di Halaman Rumah
Ide Pohon Kecil yang Rimbun Tapi Akar Tetap Aman untuk Rumah Model Ketapang Kencana/ Ilustrasi gambar oleh AI

Menanam pohon di halaman rumah menjadi salah satu cara terbaik untuk menciptakan suasana yang lebih teduh, sejuk, dan asri. Selain meningkatkan kualitas udara, pohon juga dapat mempercantik tampilan fasad rumah sekaligus memberikan nilai estetika pada taman. Namun, pemilihan jenis pohon tidak boleh dilakukan sembarangan, terutama jika area halaman menggunakan paving block atau batu alam.

Beberapa jenis pohon memiliki sistem perakaran yang agresif dan tumbuh mendatar di dekat permukaan tanah. Seiring waktu, akar tersebut dapat mengangkat paving, meretakkan jalur pejalan kaki, bahkan mengganggu fondasi bangunan apabila ditanam terlalu dekat. Karena itu, memilih pohon dengan sistem perakaran yang lebih dalam dan tidak terlalu invasif menjadi langkah penting agar halaman tetap aman dalam jangka panjang.

Lantas apa saja pohon yang akarnya tidak merusak paving dan cocok ditanam di halaman rumah? Melansir dari berbagai sumber, Jumat (24/7/2026), simak ulasan informasinya berikut ini.

1. Pohon Tabebuya

Ide Pohon Kecil yang Rimbun Tapi Akar Tetap Aman untuk Rumah Model Pohon Tabebuya
Ide Pohon Kecil yang Rimbun Tapi Akar Tetap Aman untuk Rumah Model Pohon Tabebuya (AI Generated)

Pohon tabebuya menjadi salah satu pilihan favorit untuk halaman rumah karena memiliki bunga yang sangat indah dengan warna kuning, merah muda, putih, maupun ungu. Saat berbunga, tampilannya sering disamakan dengan bunga sakura sehingga mampu memberikan nilai estetika yang tinggi pada taman rumah. Tajuknya juga cukup rapi sehingga cocok untuk berbagai gaya hunian, mulai dari minimalis hingga modern.

Dari sisi perakaran, tabebuya umumnya memiliki akar yang tumbuh cukup dalam dan tidak seagresif beberapa pohon peneduh berukuran besar seperti beringin atau trembesi. Selama ditanam dengan jarak yang memadai dari paving dan bangunan, risiko akar mengangkat permukaan lantai relatif lebih kecil. Namun, karena ukuran pohon dapat terus berkembang, ruang tumbuh tetap perlu diperhitungkan sejak awal.

Tabebuya juga termasuk pohon yang cukup tahan terhadap cuaca panas dan tidak memerlukan perawatan yang rumit. Penyiraman secara teratur pada masa awal pertumbuhan, pemangkasan ringan untuk menjaga bentuk tajuk, serta pemupukan berkala sudah cukup untuk membuat pohon tumbuh sehat dan menghasilkan bunga yang lebat setiap musim.

2. Pohon Kamboja (Plumeria)

6 Pilihan Pohon Kamboja untuk Rumah Tropis yang Adem, Halaman Lebih Asri
Pilihan Pohon Kamboja untuk Rumah Tropis yang Adem. (AI Generated)

Pohon kamboja merupakan salah satu tanaman hias berkayu yang banyak digunakan untuk mempercantik halaman rumah. Selain memiliki bunga yang harum dengan beragam warna, pohon ini juga dikenal memiliki bentuk batang yang artistik sehingga tetap menarik meski sedang tidak berbunga. Ukurannya yang tidak terlalu besar membuat kamboja cocok ditanam di halaman depan maupun samping rumah.

Sistem perakaran kamboja cenderung tidak seagresif pohon peneduh berukuran besar. Akar utamanya tumbuh cukup dalam untuk menopang batang, sementara akar sampingnya umumnya tidak menyebar secara ekstrem hingga mengangkat paving apabila tersedia ruang tumbuh yang cukup. Meski demikian, tetap disarankan memberikan jarak tanam sekitar 1,5–2 meter dari area berpaving atau fondasi bangunan.

Kamboja juga dikenal tahan terhadap cuaca panas dan relatif mudah dirawat. Pohon ini tidak membutuhkan penyiraman berlebihan serta mampu tumbuh baik di tanah dengan drainase yang bagus. Dengan pemangkasan berkala, bentuk tajuknya dapat tetap rapi sehingga halaman rumah terlihat semakin elegan.

3. Pohon Ketapang Kencana

Jenis Pohon yang Akarnya Cenderung Aman untuk Halaman Berubin
Pohon Ketapang Kencana. (AI Generated)

Ketapang kencana menjadi pilihan populer sebagai pohon peneduh di kawasan perumahan karena memiliki tajuk bertingkat yang lebar dan sangat menarik. Bentuk percabangannya yang simetris membuat halaman rumah tampak lebih teduh tanpa memberikan kesan terlalu penuh. Selain itu, daun-daunnya yang kecil juga lebih mudah dibersihkan dibandingkan pohon dengan daun besar.

Akar ketapang kencana umumnya lebih terkendali dibandingkan kerabatnya, ketapang biasa. Meskipun tetap membutuhkan ruang tumbuh yang memadai, sistem akarnya cenderung tumbuh lebih dalam apabila ditanam pada media tanah yang gembur. Karena itu, pohon ini sering dipilih sebagai penghijauan di area jalan maupun taman kota yang menggunakan paving.

Agar tetap aman, tanamlah ketapang kencana dengan jarak minimal sekitar 3 meter dari jalur paving dan fondasi rumah. Pemangkasan tajuk secara berkala juga membantu menjaga keseimbangan pertumbuhan antara bagian atas dan sistem perakarannya sehingga risiko akar berkembang secara berlebihan dapat dikurangi.

4. Pohon Palem Raja

Palem Raja (Ravenea Rivularis)
Palem Raja (Ravenea Rivularis). (Gambar: Forest and Kim Starr - Wikimedia Commons/CC BY 3.0 US)

Palem raja merupakan pilihan ideal bagi Anda yang menginginkan halaman bergaya tropis modern. Batangnya tumbuh tegak lurus dengan tajuk yang berada di bagian atas sehingga tidak memakan banyak ruang horizontal. Tampilan ini membuat halaman terlihat lebih elegan sekaligus tetap lapang.

Salah satu keunggulan palem adalah sistem perakarannya yang bersifat serabut. Berbeda dengan akar pohon besar yang menyebar secara agresif, akar serabut palem cenderung terkonsentrasi di sekitar pangkal batang dan jarang menyebabkan kerusakan pada paving jika ditanam dengan benar. Hal inilah yang membuat berbagai jenis palem sering digunakan di area perumahan, hotel, maupun taman kota.

Selain aman, palem raja juga mudah dirawat. Pohon ini cukup tahan terhadap panas, membutuhkan penyiraman secukupnya, dan hanya memerlukan pemangkasan daun tua secara berkala agar tampilannya tetap bersih dan rapi.

5. Pohon Sawo Kecik

Pohon Buah dalam Pot Bentuk Rapi untuk Penghias Teras
Pohon Buah Sawo Kecik dalam Pot Bentuk Rapi untuk Penghias Teras (AI Generated)

Sawo kecik merupakan pohon asli Indonesia yang telah lama dikenal sebagai tanaman peneduh sekaligus tanaman hias. Tajuknya yang rimbun, daun hijau mengilap, serta buah kecil yang dapat dimakan menjadikan pohon ini memiliki nilai estetika sekaligus fungsional.

Perakarannya relatif stabil dan tidak termasuk tipe akar yang agresif. Dengan kondisi tanah yang baik, akar sawo kecik lebih banyak berkembang ke arah bawah sehingga risiko mengangkat paving lebih kecil dibandingkan pohon-pohon berakar permukaan. Meski demikian, jarak tanam tetap perlu diperhatikan agar pohon memiliki ruang berkembang secara optimal.

Perawatan sawo kecik juga cukup mudah karena tahan terhadap berbagai kondisi cuaca. Pemupukan organik secara berkala dan penyiraman pada musim kemarau sudah cukup untuk menjaga pertumbuhannya tetap sehat selama bertahun-tahun.

6. Pohon Bungur

Ide Pohon Kecil yang Rimbun Tapi Akar Tetap Aman untuk Rumah Model Pohon Bungur
Ide Pohon Kecil yang Rimbun Tapi Akar Tetap Aman untuk Rumah Model Pohon Bungur (AI Generated)

Bungur terkenal karena keindahan bunganya yang berwarna ungu, merah muda, atau putih. Saat memasuki musim berbunga, tajuknya dipenuhi bunga yang membuat halaman rumah tampak jauh lebih menarik. Pohon ini juga memiliki batang dengan tekstur unik yang menambah nilai dekoratif.

Dari sisi perakaran, bungur memiliki sistem akar yang relatif lebih dalam dan tidak terlalu invasif apabila dibandingkan dengan pohon peneduh berukuran besar seperti trembesi atau beringin. Dengan ruang tumbuh yang cukup, risiko kerusakan pada paving dapat diminimalkan.

Supaya pertumbuhannya optimal, bungur membutuhkan lokasi yang mendapatkan sinar matahari penuh. Pemangkasan cabang secara berkala juga membantu menjaga bentuk tajuk tetap proporsional sekaligus mengurangi beban pohon saat berbunga lebat.

7. Pohon Magnolia

Jenis Pohon Kerdil Berbunga Cantik/Gemini AI
Jenis Pohon Magnolia (AI Generated)

Magnolia merupakan pohon hias yang dikenal karena bunganya yang besar dan harum. Kehadirannya mampu memberikan kesan elegan pada halaman rumah, terutama jika dipadukan dengan taman bergaya klasik maupun modern. Tajuknya yang tidak terlalu melebar juga membuatnya cocok untuk lahan berukuran sedang.

Akar magnolia umumnya berkembang secara stabil dan tidak dikenal sebagai akar yang sangat agresif. Selama mendapatkan ruang tanam yang memadai dan tidak ditanam terlalu dekat dengan jalur paving, pohon ini relatif aman untuk ditanam di pekarangan rumah.

Magnolia membutuhkan tanah yang subur dengan drainase baik. Penyiraman rutin pada masa awal pertumbuhan dan pemupukan berkala akan membantu pohon berbunga lebih optimal sekaligus mempertahankan kesehatan sistem perakarannya.

8. Pohon Jeruk

Pohon Jeruk
Pohon Jeruk di Halaman Dekat Pagar Rumah (AI Generated)

Selain menghasilkan buah, pohon jeruk juga menjadi pilihan menarik sebagai penghias halaman rumah. Ukurannya yang relatif kecil membuatnya cocok untuk pekarangan dengan luas terbatas. Daunnya yang hijau mengilap serta buah berwarna cerah mampu memberikan kesan segar pada taman.

Perakaran pohon jeruk umumnya tidak berkembang secara agresif sehingga lebih aman ditanam di dekat area berpaving dibandingkan banyak jenis pohon peneduh lainnya. Meski demikian, pohon tetap memerlukan ruang tanam yang cukup agar akar dapat berkembang dengan sehat.

Agar produktif, pohon jeruk memerlukan sinar matahari penuh, penyiraman teratur, serta pemupukan sesuai fase pertumbuhan. Dengan perawatan yang tepat, pohon ini tidak hanya mempercantik halaman tetapi juga menghasilkan buah yang dapat dipanen sendiri.

9. Pohon Jambu Air

Model Teras Rumah dengan Pohon Peneduh Tanpa Membuat Gelap
Teras Fruit Garden dengan Jambu Air/Mangga. (AI Generated)

Jambu air merupakan pohon buah yang cukup populer untuk halaman rumah. Tajuknya rimbun, ukurannya tidak terlalu besar, dan mampu memberikan keteduhan tanpa mendominasi area taman. Selain itu, buahnya juga dapat dinikmati langsung ketika musim panen tiba.

Sistem akar jambu air relatif lebih bersahabat terhadap paving selama mendapatkan ruang tanam yang memadai. Akar tidak cenderung menyebar secara ekstrem di permukaan tanah sehingga risiko mengangkat paving lebih kecil dibandingkan beberapa jenis pohon besar lainnya.

Perawatan pohon ini cukup mudah karena mampu beradaptasi dengan iklim tropis Indonesia. Pemangkasan setelah panen, penyiraman teratur, dan pemupukan organik akan membantu menjaga produktivitas sekaligus mempertahankan bentuk tajuk tetap rapi.

10. Pohon Kersen

Pohon Buah Kersen/Gemini AI
Pohon Buah Kersen (AI Generated)

Kersen atau talok menjadi pilihan yang menarik bagi pemilik rumah yang menginginkan pohon peneduh sekaligus penghasil buah kecil yang manis. Pohon ini tumbuh cukup cepat, memiliki tajuk yang rindang, dan sering dimanfaatkan sebagai tempat berteduh karena daunnya yang lebat.

Perakaran kersen umumnya tidak termasuk yang paling agresif apabila dibandingkan dengan pohon peneduh berukuran besar. Namun, karena pertumbuhannya cepat, pohon sebaiknya tetap ditanam dengan jarak aman dari paving dan bangunan agar perkembangan akarnya tidak mengganggu area sekitar.

Kersen juga terkenal mudah tumbuh di berbagai jenis tanah dan tidak memerlukan perawatan intensif. Penyiraman pada masa awal tanam, pemangkasan untuk mengendalikan ukuran tajuk, serta pemupukan secara berkala sudah cukup untuk menjaga pohon tetap sehat dan indah.

Pertanyaan & Jawaban Seputar Pohon yang Akarnya Tidak Merusak Paving dan Cocok Ditanam di Halaman Rumah

1. Apakah ada pohon yang benar-benar tidak merusak paving?

Tidak ada pohon yang dapat dijamin 100% tidak memengaruhi paving. Namun, beberapa jenis pohon memiliki sistem akar yang relatif lebih dalam atau kurang agresif sehingga risikonya jauh lebih kecil jika ditanam dengan jarak yang tepat dan dirawat dengan baik.

2. Berapa jarak ideal menanam pohon dari paving?

Umumnya disarankan menanam pohon minimal 1,5–3 meter dari area berpaving, tergantung ukuran dan karakter pertumbuhan pohonnya. Pohon berukuran besar sebaiknya diberi jarak yang lebih jauh.

3. Mengapa akar pohon bisa mengangkat paving?

Akar membutuhkan ruang untuk tumbuh dan mencari air serta nutrisi. Pada beberapa spesies yang berakar dangkal atau agresif, akar dapat berkembang ke arah permukaan tanah dan mendorong paving hingga terangkat.

4. Apakah pohon palem aman ditanam dekat paving?

Ya. Sebagian besar jenis palem memiliki sistem akar serabut yang lebih terkonsentrasi di sekitar pangkal batang sehingga relatif aman untuk area berpaving, selama tetap tersedia ruang tanam yang memadai.

5. Selain memilih jenis pohon, apa yang bisa dilakukan agar paving tidak rusak?

Pastikan tersedia area tanah terbuka di sekitar batang, gunakan root barrier (penghalang akar) bila diperlukan, pilih media tanam yang gembur agar akar tumbuh ke bawah, serta lakukan pemangkasan dan perawatan rutin agar pertumbuhan pohon tetap terkendali.

Rekomendasi