Satgas Covid-19 Kecam Kerumunan di Tengah PPKM Darurat

Senin, 5 Juli 2021 09:50 Reporter : Supriatin
Satgas Covid-19 Kecam Kerumunan di Tengah PPKM Darurat Kota Tua ditutup selama libur Lebaran. ©Liputan6.com/Faizal Fanani

Merdeka.com - Pemerintah menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Pulau Jawa dan Bali sejak tanggal 3 Juli 2021. Kebijakan diambil untuk menekan laju penularan Covid-19.

Namun, PPKM Darurat tak membuat masyarakat mengurangi mobilitas. Kerumunan masih terjadi di sejumlah titik. Seperti di Banjir Kanal Timur (BKT) Duren Sawit dan Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur.

Juru bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Wiku Bakti Bawono Adisasmito mengecam keras masyarakat yang masih membuat kerumunan di tengah PPKM Darurat.

"Satgas mengecam keras siapa pun pihak yang tidak menjalankan butir peraturan PPKM Darurat demi keselamatan bersama," kata Wiku saat dihubungi merdeka.com, Senin (5/7).

Mantan dekan Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Indonesia (UI) ini mengingatkan, sinergi masyarakat dan pemerintah sangat penting untuk memutus rantai penularan Covid-19. Kebijakan yang dikeluarkan pemerintah tidak akan efektif menekan kasus Covid-19 tanpa dukungan masyarakat.

"Mohon kesediaan seluruh komponen masyarakat demi pelandaian kasus yang segera," ujarnya.

Wiku meminta Satuan Tugas Penanganan Covid-19 di tingkat daerah bahkan kelurahan terus memantau aktivitas masyarakat selama PPKM Darurat. Jika menemukan terjadinya pelanggaran protokol kesehatan, Satuan Tugas Penanganan Covid-19 harus mengambil tindakan tegas.

"Untuk Satgas di tingkat Kelurahan jangan ragu menegakkan kedisiplinan masyarakat dalam protokol kesehatan," tandasnya. [bal]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini