Tragis! Bayi 8 Bulan Meninggal, Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual

Ayah korban membuat laporan resmi ke Polres Labuhanbatu atas dugaan tindak pidana pemerkosaan terhadap anak di bawah umur.

Uga Andriansyah
Oleh Uga Andriansyah - Reporter
Tragis! Bayi 8 Bulan Meninggal, Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual
Bayi 8 Bulan di Labura meninggal dunia diduga jadi korban kekerasan seksual. (istimewa)

Malang nian nasib seorang bayi perempuan berusia 8 bulan asal Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura), Sumatra Utara. Bayi malang tersebut mengembuskan napas terakhir di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Rantauprapat pada Sabtu (3/10) malam usai sempat menjalani perawatan intensif akibat diduga menjadi korban kekerasan seksual.

Sebelum meninggal dunia, korban sempat kritis dan dirawat di ruang Pediatric Intensive Care Unit (PICU) RSUD Rantauprapat. Kejadian ini terbongkar setelah keluarga menemukan kondisi kesehatan korban yang mengkhawatirkan.

Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kabupaten Labuhanbatu, Muhammad Azhar Harahap, yang melakukan pendampingan menyatakan, pihak keluarga awalnya membawa korban ke bidan dan rumah sakit swasta sebelum akhirnya dirujuk ke RSUD Rantauprapat.

"Keterangan dari pelapor, korban sempat dibawa ke bidan, lalu dirujuk ke rumah sakit swasta, dan terakhir di RSUD Rantauprapat. Kondisi dubur dan kelaminnya robek, diduga akibat benda tumpul yang masuk," ujar Azhar, Senin (5/10).

Melihat kondisi tragis tersebut, LPA Kabupaten Labuhanbatu langsung mendampingi ayah korban untuk membuat laporan resmi ke Polres Labuhanbatu atas dugaan tindak pidana pemerkosaan terhadap anak di bawah umur.

Pihak RSUD Rantauprapat telah melakukan pemeriksaan medis serta visum terhadap jasad korban guna membantu proses penyidikan kepolisian. Kendati demikian, hingga kini pihak rumah sakit belum mengeluarkan keterangan resmi mengenai detail hasil visum tersebut.

"Kami meminta Polres Labuhanbatu mengusut tuntas kasus ini dan menangkap pihak yang bertanggung jawab," ucap Azhar.

Kini, jenazah bayi 8 bulan tersebut telah dibawa keluarga ke rumah duka untuk dimakamkan. Sementara itu Polres Labuhanbatu masih melakukan penyelidikan mendalam untuk menguatkan bukti-bukti serta mengungkap kronologi dan pelaku di balik peristiwa tragis tersebut. Namun, polisi belum memberikan keterangan resmi terkait kasus tersebut.

Rekomendasi