Satuan Tugas Batalyon Infanteri (Satgas Yonif) 9 Marinir TNI Angkatan Laut mengamankan tiga orang yang diduga merupakan anggota kelompok TPNPB-OPM di Kampung Franeway, Kabupaten Maybrat, Papua Barat Daya.
Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan III Letjen TNI Lucky Avianto menjelaskan, penangkapan tersebut bermula dari pemantauan terhadap pergerakan salah satu anggota kelompok bernama Matius Aisasior.
“Dari hasil pemantauan, pasukan mendeteksi keberadaan Matius Aisasior saat keluar dari Hutan Aisnak, Distrik Moskona Bintuni, yang diduga selama ini menjadi tempat persembunyian kelompoknya,” kata Lucky dalam keterangan yang diterima di Sorong, Sabtu (31/10/2026).
Menurut Lucky, personel Yonif 9 Marinir lebih dulu melakukan pengamatan mendalam di wilayah Papua Barat Daya sebelum eksekusi penangkapan. Setelah mendeteksi pergerakan Matius, pasukan mengikuti target secara tertutup.
Pembuntutan berlanjut hingga ke sebuah rumah di Kampung Franeway, Distrik Aifat Timur Jauh. Saat pasukan tiba, Yeremias Aisasior dan Zakarias Aikingking telah berada di lokasi tersebut.
Pasukan Yonif 9 Marinir kemudian melaksanakan penyergapan dengan mengedepankan cara persuasif. Ketiga orang itu menyerahkan diri tanpa perlawanan.
Lucky menambahkan, Matius dan kelompoknya yang berafiliasi dengan jaringan OPM pimpinan Denni Moss diduga terlibat dalam berbagai aksi kekerasan di Papua Barat Daya.
Di antaranya penyerangan pos keamanan, serangan terhadap pekerja proyek Jalan Trans Bintuni, serta intimidasi dan tindakan kekerasan terhadap masyarakat, terutama orang asli Papua.
Advertisement
Diimbau Serahkan Diri
Usai operasi tersebut, Lucky mengimbau pimpinan dan anggota OPM yang masih berada di hutan agar menyerahkan diri, meletakkan senjata, dan kembali bergabung dengan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
“Pendekatan persuasif akan terus diutamakan. Namun, apabila terjadi situasi yang mengharuskan tindakan tegas, TNI akan bertindak sesuai ketentuan hukum dan aturan pelibatan yang berlaku,” ujarnya.
Ia menegaskan, keselamatan masyarakat tetap menjadi prioritas utama dalam setiap pelaksanaan tugas TNI di Papua.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9387149/original/074150700_1793436960-1001266350.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9387182/original/010641000_1793440717-WhatsApp-Image-2026-10-31-at-06.35.16.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3536284/original/075617000_1628570742-truth-concept-arrangement-crime-scene.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9387090/original/051703800_1793432397-1001807913.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9387056/original/055780800_1793429487-1001222884.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9387073/original/023910200_1793430308-IMG-20261029-WA0196.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9387036/original/044397900_1793428608-1001809971.jpg)